BPK Oi JAKARTA TIMUR

BPK Oi JAKARTA TIMUR Sebagian besar masih berusia muda dengan rentang usia antara 15 tahun sampai 60 tahun yang berasal dari beragam kalangan profesi, etnis maupun agama.

Organisasi sosial kemasyarakatan (Ormas) wadah pemberdayaan pemuda dan masyarakat bidang seni, olah raga, pendidikan, akhlak, niaga dan sosial yang didirikan oleh Iwan Fals dan fansnya pada tanggal 16 Agustus 1999 di desa Leuwi Nanggung. Badan Pengurus Kota Oi Jakarta Timur merupakan salah satu cabang organisasi Oi di tingkat Kotamadya yang berada di wilayah propinsi DKI Jakarta yang terbentuk dan

didirikan pada tanggal 9 Desember 1999 yang ditetapkan dengan SK Badan Pengurus Pusat Oi tahun 1999. Sejak berdirinya Oi Jakarta Timur telah 5 kali mengalami pergantian kepemimpinan dengan masa bakti selama 2 tahun berdasarkan hasil Musyawarah Kota yang merupakan keputusan organisasi tertinggi tingkat kota. Keanggotaan Oi Jakarta Timur yang terdaftar sampai saat ini sekitar lebih dari 800 anggota yang tersebar di 33 Badan Pengurus Kelompok Oi di 8 kecamatan yang ada di Jakarta Timur. Selain anggota resmi, BPK Oi Jaktim juga memiliki banyak simpatisan yang sebagian besar berasal dari para penggemar Iwan Fals. Pembentukan Badan Pengurus Kelompok minimal 15 orang dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan BPK Oi Jaktim. Perjalanan panjang dari sebuah metamorfosa para fans Iwan fals menjadi organisasi pemberdayaan pemuda, telah mendorong pematangan dan pendewasaan di tubuh Oi Jaktim agar lebih mandiri dan kokoh dalam menjawab tantangan jaman. Dengan kematangan berpikir, para pengurus Oi Jaktim jeli melihat setiap potensi yang ada di tubuh Oi. Yang kemudian diolah menjadi sebuah peluang dan terobosan baru melalui proses pemberdayaan. Kesetiaan terhadap proses dengan sikap- profesionalisme, kebersamaan dan kejujuran pada akhirnya akan membawa Oi Jaktim menuju apa yang dicita-citakan, memberdayakan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Penempatan logo organisasi yang baik dan benar harus menjunjung etika, kesopanan, dan visibilitas (kemudahan untuk dilih...
25/02/2026

Penempatan logo organisasi yang baik dan benar harus menjunjung etika, kesopanan, dan visibilitas (kemudahan untuk dilihat). Meletakkan logo di tempat yang tidak layak seperti di bagian pantat atau kaki tidak hanya merendahkan marwah organisasi, tetapi juga melanggar aturan tata krama umum.

Berikut adalah panduan penempatan logo yang baik dan benar:
1. Pada Seragam, Kaos, atau Kemeja (Atasan)

Dada Kiri (Posisi Utama): Ini adalah standar emas untuk profesionalisme. Dada kiri berdekatan dengan jantung, memberikan kesan penghormatan, dan mudah terlihat saat berjabat tangan atau berpapasan.

Dada Kanan/Tengah: Digunakan sebagai variasi atau untuk meletakkan logo mitra/sponsor, dengan posisi utama (logo organisasi sendiri) tetap di kiri.
Lengan Atas (Kanan/Kiri): Tempat yang tepat untuk logo tambahan, emblem, atau bendera (biasanya lengan kanan).

Punggung Atas: Umum digunakan untuk logo yang lebih besar agar mudah dilihat dari belakang, terutama pada baju seragam lapangan atau kaos komunitas.

Kerah: Bagian belakang kerah sering digunakan untuk logo yang lebih kecil dan minimalis.

2. Pada Jaket
Dada Kiri/Kanan: Bagian atas.

Lengan Atas: Bagian luar lengan.

Punggung Atas/Punggung Bawah: Tepat di bawah kerah belakang.

3. Pada Celana (Jika Terpaksa Ada Logo)
Depan Kaki (Paha Atas): Logo sebaiknya ditempatkan di paha depan bagian atas, bukan di area pantat atau kaki bagian bawah.

Address

SEKRETARIAT BPK Oi JAKARTA TIMUR. , , Jalan Gardu, Rt 11/03. No. 15, Balekambang, Kramat Jati/Jakarta Timur. , , Phone: 081286911890
Jakarta
13760

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPK Oi JAKARTA TIMUR posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share