07/04/2026
Sebuah penelitian dilakukan Roland Diel dan Albert Nienhaus yang terbit di International Journal of Environmental Research and Public Health pada tahun 2023 mengungkap bahwa dari 225 anak dengan TBC hanya 3 anak yang terbukti menularkan TBC ke orang lain yakni:
Anak 13 tahun → menularkan ke 9 teman sekolah
Anak 9 tahun → menularkan ke pengasuh dewasa
Anak 9 tahun → menularkan ke anak 8 tahun
Artinya: 👉 Penularan dari anak sangat jarang terjadi
Kenapa TBC pada anak jarang menularkan ke orang lain?
Dalam penelitian tersebut dijelaskan beberapa alasannya antara lain:
1. Jumlah bakteri TBC pada anak lebih sedikit
2. Batuk anak tidak sekuat batuk orang dewasa
3. Jarang memiliki kavasitas paru
Namun perlu diperhatikan bersama bahwa anak masih bisa menularkan, walaupun jarang. Oleh karena itu, tetap perlu investigasi kontak jika anak terkena TBC Terutama di Sekolah, TK dan Rumah tangga.
Langkah yang bisa dilakukan orang tua dan orang dewasa di sekitarnya untuk mencegah risiko penularannya adalah:
1. Segera mulai pengobatan TBC pada anak dan pastikan minum obat secara teratur.
2. Ajarkan anak etika batuk dan bersin. Tutup mulut dan hidung dengan tisu atau siku bagian dalam saat batuk atau bersin, lalu segera buang tisu ke tempat sampah.
3. Gunakan masker saat anak masih dalam fase awal pengobatan terutama saat berada di ruang tertutup atau dekat dengan orang lain.
4. Lakukan investigasi kontak. Pemeriksaan pada anggota keluarga, teman sekolah, atau orang yang sering kontak erat penting dilakukan untuk deteksi dini.
Dampingi anak dalam masa pengobatan TBCnya ya! Hindari stigma dan berikan dukungan agar anak bisa pulih dengan optimal💚