07/05/2026
Hari ini Tunanetra Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya. DR. Didi Tarsidi yang telah memimpin Pertuni di tahun 2004-2014. Beliau bukan sekadar pemimpin bagi kami, beliau adalah sosok yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk memberi dampak bagi dunia.
Terima kasih, Bapak, atas setiap semangat, pemikiran cerdas, dan dedikasi tanpa batas yang telah dicurahkan untuk kemajuan tunanetra Indonesia. Jejak perjuanganmu abadi dalam sejarah inklusi negeri ini.
โGajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang, pejuang mati meninggalkan warisan kebaikan.โ
Selamat jalan, selamat beristirahat dengan tenang.
DidiTarsidi