Perhimpunan Organisasi Pasien TB Indonesia

Perhimpunan Organisasi Pasien TB Indonesia Perhimpunan Organisasi Pasien TB Indonesia (POP TB) adalah asosiasi perkump**an organisasi pasien TB

Perhimpunan Organisasi Pasien Indonesia
merupakan komunitas penyintas atau terdampak TBC yang aktif dalam pendampingan bagi pasien TBC, edukasi dan advokasi.

✨ PENGUMUMAN PEMENANG ✨Lomba Video Kampanye Kreatif POP TB Indonesia 2026Setelah melalui proses penilaian yang matang ol...
04/05/2026

✨ PENGUMUMAN PEMENANG ✨

Lomba Video Kampanye Kreatif POP TB Indonesia 2026

Setelah melalui proses penilaian yang matang oleh dewan juri serta partisipasi luar biasa dari seluruh peserta, akhirnya kami sampai pada momen yang paling ditunggu-tunggu 🎉

Kami dengan bangga mengumumkan:
🏆 Pemenang Lomba Video Kampanye Kreatif
⚡ 5 Peserta Tercepat Pengump**an Karya

Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam menyuarakan kampanye kreatif terkait Tuberkulosis. Setiap karya yang dikirimkan merupakan bentuk kepedulian dan langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat 💙

Untuk nama-nama pemenang silahkan menghubungi cp berikut:
(Nahdlah +62 858-9075-6293)

📌 Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.

Selamat kepada para pemenang! 🥳
Bagi yang belum berkesempatan menang, tetap semangat dan terus berkarya!






IndonesiaSehat

✨Selamat Hari Pendidikan Nasional.✨Pendidikan bukan hanya tentang angka dan nilai, tetapi tentang proses membentuk karak...
02/05/2026

✨Selamat Hari Pendidikan Nasional.✨

Pendidikan bukan hanya tentang angka dan nilai, tetapi tentang proses membentuk karakter, memperluas cara berpikir, dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Setiap ilmu yang kita pelajari, setiap pengalaman yang kita jalani, adalah bagian dari perjalanan untuk menjadi pribadi yang lebih bijak dan bermanfaat.

Mari kita terus menghargai setiap kesempatan untuk belajar, baik di dalam maupun di luar ruang kelas. Karena dari pendidikanlah lahir generasi yang mampu membawa perubahan, menciptakan inovasi, dan membangun Indonesia yang lebih maju.

Terus semangat belajar, berkembang, dan berkarya untuk negeri.

📢 PENGUMUMAN PENTING 📢Halo semuanya! Terima kasih atas antusiasme yang luar biasa dalam tahap penilaian publik lomba vid...
02/05/2026

📢 PENGUMUMAN PENTING 📢

Halo semuanya! Terima kasih atas antusiasme yang luar biasa dalam tahap penilaian publik lomba video kami.

Melalui postingan ini, kami ingin menginformasikan adanya perubahan jadwal pengumuman pemenang. Sedianya pengumuman akan dilakukan pada hari ini (2 Mei), namun untuk memastikan proses penilaian berjalan lebih akurat dan adil, pengumuman resmi diundur menjadi:

🗓 Senin, 4 Mei 2026

Terima kasih atas kesabaran dan dukungan kalian. Siapkan diri kalian, siapa tahu jagoanmu yang jadi juaranya! ✨

✨Selamat Hari Buruh✨Setiap pekerjaan layak dihormati, dan setiap pencapaian pantas dirayakan. Di balik setiap langkah ke...
01/05/2026

✨Selamat Hari Buruh✨

Setiap pekerjaan layak dihormati, dan setiap pencapaian pantas dirayakan.

Di balik setiap langkah kemajuan, ada kerja keras para buruh yang tak kenal lelah.

Mari kita hargai setiap usaha, akui setiap perjuangan, dan rayakan setiap pencapaian mereka.

Selamat Hari Buruh. ✊❤️

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi yang terjadi di Stasiun BekasiTimur.Semoga para korban yang mening...
28/04/2026

Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas tragedi yang terjadi di Stasiun Bekasi
Timur.

Semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.

Doa kami menyertai seluruh korban dan pihak yang terdampak. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan dan kewaspadaan dalam setiap perjalanan.

🖤 Turut berduka cita sedalam-dalamnya.

24/04/2026

TIM PPN

“🌻Ketika TBC Menguji, Tumbuh Harapan Baru yang Menginspirasi🌻

Sahabat Sehat. .
Ibu Juminten yang kaya raya, mempunyai seorang ibu yang positif TBC. Ibu Juminten merasa enggan untuk merawat ibunya, sehingga mengirim sang ibu p**ang ke Malang. Ibu Juminten juga enggan untuk periksa karena merasa sehat dan tidak mungkin tertular.

Petugas kesehatan pun mencoba meyakinkan Ibu Juminten dengan menceritakan kisah Bu Diah.
Bu Diah merupakan seorang penyintas TBC. Beliau tertular dari sang ayah yang menderita TBC Paru. Bu Diah pernah menderita TBC Tulang sampai lumpuh, sudah pengobatan rutin selama 2 tahun dan akhirnya sembuh. Bukan hanya Bu Diah, tetapi anak sulung beliau juga menderita TBC Paru.

Awalnya, Bu Diah juga berberat hati dengan kondisinya, apalagi tanpa dukungan sanak saudara. Akan tetapi apa yang beliau alami ini, mewujudkan harapan baru dalam hati yang menginspirasi.

Sahabat Sehat. .
Setelah mendengar kisah Bu Diah, akhirnya Ibu Juminten pun bersedia untuk periksa. Beliau pun bermaksud menjemput ibunya untuk dirawat sampai sembuh. 🌻

Ingat ya, Sahabat Sehat.
TBC memang penyakit menular, akan tetapi bisa disembuhkan dengan pengobatan rutin.

Jauhi penyakitnya, bukan orangnya !!!

Bersama, kita eliminasi TBC 💪

Satu TB (Sinergi Aksi Tuntaskan TB)”





24/04/2026

Generasi TOSS TBC

“a day in my life yang menceritakan pengalaman sebagai mantan penderita tbc karena sering menyepelekan penyakit tb, tapi sekarang sudah sembuh dan lebih peduli dengan kesehatan diri sendiri, misalnya membawa air putih dari rumah, dan melakukan aktivitas fisik. sering mengajak orang orang untuk melakukan pemeriksaan deteksi awal tbc”





24/04/2026

Dery Wahyudi

“TBC merupakan suatu permasalahan kesehatan yang sangat menjadi perhatian di mana salah satu kendala dalam upaya mengatasi penyakit infeksi menular paling mematikan ini adalah stigma. Video kampanye yang diangkat pada kesempatan kali ini berusaha ingin meningkatkan kesadaran kepada audiens atau masyarakat terkait pentingnya menghilangkan stigma pada pasien TBC karena pada hakikatnya yang dijauhi adalah penyakitnya dan bukan orangnya. Selain itu diperlukan juga sinergi aksi berupa kegiatan program seperti investigasi kontak dan TPT untuk membantu memutus rantai penyebaran TBC serta melindungi pasien dan keluarga.





24/04/2026

POKOKNYA ADALAH

“Di sebuah pos ronda pada malam hari, Pak Eko datang dengan raut wajah panik dan gelisah setelah mendengar berita mengenai bahaya Tuberkulosis (TB) yang dapat merusak organ tubuh hingga menyebabkan kematian. Rasa takutnya semakin menjadi karena salah satu warga, Jhonny, mengalami gejala drastis seperti batuk darah dan tubuh yang sangat kurus. Pak RT yang bijak bersama Mas Bayu, seorang pemuda yang melek informasi kesehatan, berusaha menenangkan Pak Eko dengan memberikan pemahaman dasar bahwa TB memang menular melalui udara, namun penderitanya tidak boleh dijauhi, melainkan harus dibantu untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.Mas Bayu kemudian menjelaskan perbedaan penting antara TB Laten dan TB Aktif untuk meluruskan kesalahpahaman Pak Eko. Dalam penjelasannya, terungkap bahwa TB Laten adalah kondisi di mana kuman “”tidur”” di dalam tubuh sehingga pengidapnya tidak bergejala dan tidak menularkan penyakit, meski tetap memerlukan pengobatan agar tidak memburuk. Sebaliknya, TB Aktif adalah kondisi di mana kuman menyerang tubuh secara agresif, ditandai dengan batuk lebih dari tiga minggu, demam, keringat dingin di malam hari, hingga penurunan berat badan drastis, yang mana pada tahap inilah penularan kepada orang lain dapat terjadi.Diskusi berkembang pada solusi deteksi dini, di mana Mas Bayu menyarankan Tes Darah TB sebagai metode yang lebih akurat bagi orang yang sudah pernah menerima vaksin BCG agar hasilnya tidak tertukar dengan sisa vaksin. Melalui arahan Pak RT, ditekankan p**a pentingnya disiplin dalam menghabiskan obat di bawah pengawasan tenaga kesehatan, baik secara langsung maupun daring, agar pasien bisa sembuh total. Video diakhiri dengan perubahan sikap Pak Eko yang kini berani bertindak untuk memeriksakan diri dan membantu tetangganya, seraya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama mengakhiri TB”





24/04/2026

Yang Penting Ikut

“Berawal dari momen sederhana saat menonton video, muncul pemahaman baru tentang tuberkulosis (TB), dipicu dari rasa penasaran, “Emang bisa separah itu?”, yang membawa pada pencarian informasi lebih lanjut. Dari situ terungkap bahwa batuk berkepanjangan bukan sekadar hal biasa, melainkan bisa menjadi tanda penyakit menular yang menyebar melalui udara dan berpotensi menyerang berbagai organ tubuh.

Video ini mengajak penonton memahami perbedaan TB laten dan aktif, pentingnya pengobatan yang teratur hingga tuntas, serta peran tenaga kesehatan dalam memastikan kesembuhan. Di akhir, diingatkan untuk lebih peduli dengan mengenali gejala sejak dini dan tidak mengabaikan tanda-tanda kecil.”





24/04/2026

Ade Soban .penghulu

“Video ini mengangkat kesadaran tentang bahaya Tuberkulosis (TB), penyakit menular yang sering kali dianggap sepele. Berawal dari gejala sederhana seperti batuk berkepanjangan, penonton diajak memahami bahwa di balik keluhan ringan bisa tersembunyi ancaman serius. Dijelaskan bagaimana TB menyebar melalui udara, serta perbedaan antara TB laten yang tidak bergejala dan TB aktif yang berbahaya dan menular.

Melalui penjelasan yang runtut, video ini juga mengajak penonton untuk lebih waspada terhadap gejala seperti batuk lama, demam, keringat malam, dan penurunan berat badan. Selain itu, ditekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan medis serta kepatuhan dalam menjalani pengobatan hingga tuntas.
Di akhir, video ini memberikan pesan kuat bahwa TB bukan hanya bisa dicegah, tetapi juga dapat disembuhkan jika ditangani dengan benar. Kesadaran dan tindakan sederhana dari setiap individu menjadi kunci untuk melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar dari penyebaran TB.”





Address

Jalan Sepat Buntu No. 1
Jakarta

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Perhimpunan Organisasi Pasien TB Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Perhimpunan Organisasi Pasien TB Indonesia:

Share