RBC Indonesia

RBC Indonesia Misi kami adalah agar hikmat Alkitab yang mengubahkan hidup dapat dimengerti dan diterima oleh semua orang. http://santapanrohani.org

RBC Ministries memulai pelayanan pertamanya di Indonesia pada tahun 1979, bekerja sama dengan Yayasan Gloria untuk menerjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan mencetak Our Daily Bread edisi bulanan. Pada tahun 1998, RBC Ministries Indonesia telah resmi terdaftar sebagai yayasan. Kantornya didirikan di Jakarta untuk mendistribusikan Our Daily Bread dalam bahasa Inggris dan Mandarin kepada umat perc

aya. Selain itu, RBC Ministries Indonesia juga memulai siaran program renungan Our Daily Bread melalui stasiun-stasiun radio di Indonesia. Kini program renungan Our Daily Bread disiarkan setiap hari di dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Sejak awal tahun 2008, RBC Ministries Indonesia melakukan sendiri proses penerjemahan, pencetakan, dan pendistribusian Our Daily Bread dalam bahasa Indonesia (yang dikenal dengan nama Santapan Rohani), Inggris, dan Mandarin. RBC Ministries Indonesia juga melayani pendistribusian buklet Seri Terang Ilahi (terjemahan dari buklet Discovery Series), buku panduan PA Seri Hikmat Ilahi (terjemahan dari buku Discovery Series Bibles Studies), Santapan Rohani edisi tahunan, Santapan Rohani edisi khusus, buku Penyejuk Bagi Jiwa, dan buku renungan Our Daily Journe

Mari saksikan Seminar Kebangsaan "Baktiku bagi Negeri" bersama Tracy Trinita, Frans Meroga, dan Engeline Tjia dimulai pk...
15/08/2020

Mari saksikan Seminar Kebangsaan "Baktiku bagi Negeri" bersama Tracy Trinita, Frans Meroga, dan Engeline Tjia dimulai pk. 17:00. Klik tautan ini:

Dampak wabah Covid-19 kepada perekonomian dunia sangat dahsyat. Jumlah PHK dan pengangguran juga meningkat. Banyak dari ...
06/07/2020

Dampak wabah Covid-19 kepada perekonomian dunia sangat dahsyat. Jumlah PHK dan pengangguran juga meningkat. Banyak dari kita mengalami pemotongan gaji hingga dirumahkan. Tentu semua ini tidak mudah.

Tidak heran, banyak dari kita bertanya-tanya: Kapan keadaan akan segera membaik? Bagaimana seharusnya kita merespons guncangan ekonomi ini?

Klik tautan di bawah ini untuk membacanya.

Dampak wabah Covid-19 kepada perekonomian dunia sangat dahsyat. Pada triwulan pertama 2020, resesi telah melanda Singapura, Hongkong, Uni Eropa, Tiongkok, dan banyak negara lainnya. PHK dan jumlah …

Sebagai bagian dari komunitas online, mari kita saling mendukung dalam doa. Apa yang menjadi beban dan pergumulanmu ming...
03/07/2020

Sebagai bagian dari komunitas online, mari kita saling mendukung dalam doa. Apa yang menjadi beban dan pergumulanmu minggu ini? Ucapan syukur apa yang hendak engkau sampaikan?

Tuliskan permohonan doamu dan berikan komentar di pokok doa yang ada agar mereka pun tahu bahwa ada yang turut mendoakan!

Hanya Percikan KecilBaca: Yakobus 3:1-6Lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-pe...
02/07/2020

Hanya Percikan Kecil

Baca: Yakobus 3:1-6

Lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. —Yakobus 3:5

“Kami sedang berada di perpustakaan, dan kami lihat ada kobaran api di luar!” Ia ketakutan. Kami mengenali suaranya, karena itu suara anak perempuan kami. Namun, di saat yang bersamaan kami tahu kampusnya adalah tempat yang paling aman baginya dan bagi hampir 3.000 mahasiswa lain. Kebakaran Woolsey yang terjadi pada tahun 2018 itu menjalar begitu cepat melebihi perkiraan siapa pun—terutama para petugas pemadam kebakaran. Suhu panas yang tercatat paling tinggi sepanjang sejarah, ditambah kondisi kering di kawasan ngarai California, dan tiupan angin kencang Santa Ana yang legendaris sudah cukup untuk membuat percikan kecil api meluap hingga akhirnya membakar kawasan hutan seluas tiga puluh sembilan ribu hektar, menghanguskan lebih dari 1.600 bangunan, dan menewaskan tiga orang. Dalam foto-foto yang diambil setelah pemadaman api, garis pantai yang dahulu hijau dan subur kini gersang seperti permukaan bulan.

Dalam kitab Yakobus, penulis menyebutkan beberapa hal yang kecil tetapi dahsyat, seperti: “kekang pada mulut kuda” dan “kemudi” kapal (3:3-4). Walaupun contoh-contoh itu cukup lazim bagi kita, tetapi masih terkesan jauh. Namun kemudian, ia menyebutkan contoh lain yang lebih umum, suatu hal kecil yang dipunyai setiap orang, yaitu lidah. Meskipun pasal ini awalnya ditujukan terutama bagi para guru (ay.1), tetapi penerapannya juga berlaku kepada setiap dari kita. Lidah, walaupun kecil, dapat menyebabkan kehancuran fatal.

Lidah kecil kita begitu dahsyat dan berkuasa, tetapi Allah kita yang besar jauh lebih berkuasa. Pertolongan-Nya yang kita alami setiap hari memberikan kekuatan untuk mengendalikan dan mengarahkan ucapan kita.

“Kami sedang berada di perpustakaan, dan kami lihat ada kobaran api di luar!” Ia ketakutan. Kami mengenali suaranya, karena itu suara anak perempuan kami. Namun, di saat yang bersamaan kami tahu ka…

Pisang yang BerbicaraBaca: Kisah Para Rasul 11:19-26Barnabas menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada T...
01/07/2020

Pisang yang Berbicara

Baca: Kisah Para Rasul 11:19-26

Barnabas menasihati mereka, supaya mereka semua tetap setia kepada Tuhan. —Kisah Para Rasul 11:23

Jangan pernah menyerah. Buatlah orang lain tersenyum karena kehadiranmu. Yang penting bukanlah masa lalumu, melainkan masa depan yang akan kamu raih. Beberapa murid sebuah sekolah di Virginia Beach, Virginia, menemukan pesan-pesan tersebut dan banyak lagi pesan lain ditulis pada kulit pisang yang menjadi salah satu menu makan siang mereka. Stacey Truman, sang manajer kantin, sengaja menuliskan pesan-pesan itu pada buah tersebut, yang oleh anak-anak kemudian dijuluki sebagai “pisang yang berbicara.”

Pelayanan yang menunjukkan kepedulian itu mengingatkan saya kepada Barnabas yang memperhatikan para petobat yang masih muda dalam iman di kota kuno Antiokhia (Kis. 11:22-24). Barnabas terkenal karena kemampuannya memberikan semangat kepada orang lain. Barnabas dikenal sebagai orang baik yang penuh dengan Roh Kudus dan iman, dan ia menasihati mereka yang baru percaya untuk “tetap setia kepada Tuhan” (ay.23). Saya membayangkan bagaimana ia menghabiskan waktu bersama-sama mereka yang membutuhkan bantuannya dan mengucapkan kata-kata yang menguatkan seperti: Tetaplah berdoa. Percayalah kepada Tuhan. Tetaplah setia kepada Allah walaupun hidup ini sulit.

Seperti anak-anak, orang-orang yang baru percaya kepada Allah membutuhkan banyak dukungan. Mereka penuh dengan potensi dan masih mencari tahu apa saja kecakapan mereka. Mungkin mereka belum sepenuhnya menyadari apa yang ingin Allah lakukan di dalam dan melalui diri mereka, dan sering kali Iblis berupaya keras untuk menghambat pertumbuhan iman mereka.

Kita yang sudah sekian lama mengikut Tuhan Yesus tentu mengerti betapa tidak mudahnya hidup bagi Dia. Kiranya kita semua mampu memberi dan menerima dorongan yang menguatkan bersama Roh Allah yang menuntun serta mengingatkan kita akan kebenaran iman yang kita yakini.

Jangan pernah menyerah. Buatlah orang lain tersenyum karena kehadiranmu. Yang penting bukanlah masa lalumu, melainkan masa depan yang akan kamu raih. Beberapa murid sebuah sekolah di Virginia Beach…

Dalam hubungan dengan sesama, terkadang kita sulit untuk bersikap objektif. Namun, kita patut berusaha memperlakukan set...
01/07/2020

Dalam hubungan dengan sesama, terkadang kita sulit untuk bersikap objektif. Namun, kita patut berusaha memperlakukan setiap orang tanpa sikap pilih kasih dan mengasihi setiap orang dalam hidup kita seperti Allah Bapa mengasihi kita (Yoh. 13:34).

Anak KesayanganBaca: Kejadian 37:2-4, 17-24Sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian p**a kamu harus saling mengasi...
30/06/2020

Anak Kesayangan

Baca: Kejadian 37:2-4, 17-24

Sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian p**a kamu harus saling mengasihi. —Yohanes 13:34

Gerrits, adik ipar saya, tinggal hampir 2.000 kilometer jauhnya di wilayah pegunungan Colorado. Walau sudah tinggal berjauhan, ia selalu menjadi kesayangan keluarganya karena ia mempunyai selera humor yang tinggi dan juga baik hati. Sejak dahulu saudara-saudarinya sering bergurau tentang statusnya sebagai anak kesayangan ibu mereka. Beberapa tahun lalu, mereka menghadiahinya kaus oblong bertuliskan, “Aku Anak Emas Mama.” Meskipun gurauan antarsaudara seperti ini lucu, sesungguhnya sikap pilih kasih adalah hal yang tidak main-main.

Dalam Kejadian 37, kita membaca tentang Yakub yang memberi jubah indah kepada anaknya, Yusuf. Hal itu menunjukkan kepada anak-anaknya yang lain bahwa Yusuf istimewa (ay.3) Tanpa perlu sepatah kata pun, pemberian jubah indah itu jelas menyatakan: “Yusuf adalah anak kesayanganku.”

Sikap pilih kasih bisa menimbulkan ketimpangan dalam keluarga. Ribka lebih mengasihi Yakub daripada anaknya yang lain, Esau, hingga timbullah konflik di antara kedua saudara tersebut (25:28). Ketimpangan masih berlanjut ketika kemudian Yakub lebih mencintai Rahel (ibu Yusuf) daripada Lea sebagai istri, hingga timbul perseteruan dan sakit hati (29:30-31). Tidak heran apabila pola tersebut menjadi dasar yang tidak sehat bagi saudara-saudara Yusuf untuk membenci adik mereka, bahkan bersekongkol untuk membunuhnya (37:18).

Dalam hubungan dengan sesama, terkadang kita sulit untuk bersikap objektif. Namun, kita patut berusaha memperlakukan setiap orang tanpa sikap pilih kasih dan mengasihi setiap orang dalam hidup kita seperti Allah Bapa mengasihi kita (Yoh. 13:34).

Gerrits, adik ipar saya, tinggal hampir 2.000 kilometer jauhnya di wilayah pegunungan Colorado. Walau sudah tinggal berjauhan, ia selalu menjadi kesayangan keluarganya karena ia mempunyai selera hu…

Ya Bapa, terima kasih karena Engkau berjanji menjadi Pemanduku. Tolonglah aku menemukan-Mu dan sungguh-sungguh mendengar...
30/06/2020

Ya Bapa, terima kasih karena Engkau berjanji menjadi Pemanduku. Tolonglah aku menemukan-Mu dan sungguh-sungguh mendengarkan suara-Mu ketika Engkau memimpin jalan hidupku.

Mengarungi Jeram KehidupanBaca: Mazmur 32:5-11Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; A...
29/06/2020

Mengarungi Jeram Kehidupan

Baca: Mazmur 32:5-11

Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh; Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu. Mazmur 32:8

“Semua yang di sisi kiri, dayung maju kuat-kuat!” teriak pemandu rakit arung jeram kami. Mereka yang duduk di sisi kiri mengayuh hingga rakit kami dapat menjauhi pusaran air yang bergolak. Selama beberapa jam, kami belajar pentingnya mendengarkan instruksi pemandu. Suaranya yang tegas menolong kami berenam yang tidak berpengalaman untuk bekerja sama mencari jalur yang tepat agar jeram itu dapat kami lalui dengan aman.

Kehidupan ini juga mengandung jeram-jeram yang berarus deras. Adakalanya kita mengarungi kehidupan dengan tenang. Namun, dalam sekejap, kita didesak untuk mendayung sekuat tenaga agar bisa lepas dari pusaran air yang kuat. Saat-saat menegangkan itu membuat kita sadar bahwa kita sangat membutuhkan pemandu yang terampil dengan suara yang bisa dipercaya untuk membantu kita berlayar di tengah arus kehidupan yang bergelora.

Dalam Mazmur 32, Allah berjanji untuk menjadi suara itu: “Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kautempuh” (ay.8). Kita bisa membaca di ayat-ayat sebelumnya bahwa sikap mengakui pelanggaran-pelanggaran kita (ay.5) dan sungguh-sungguh berdoa mencari-Nya (ay.6) sangatlah penting agar kita dapat mendengar suara-Nya. Namun, saya semakin terhibur karena Allah telah berjanji, “Aku hendak memberi nasihat, mata-Ku tertuju kepadamu”(ay.8). Ayat ini mengingatkan bahwa bimbingan-Nya keluar sebagai bentuk kasih-Nya. Di akhir pasal, pemazmur menyimpulkan, “orang percaya kepada Tuhan dikelilingi-Nya dengan kasih setia” (ay.10). Ketika kita mempercayai-Nya, kita dapat mengandalkan janji-Nya untuk membimbing kita melewati jalan kehidupan yang terjal dan berliku.

“Semua yang di sisi kiri, dayung maju kuat-kuat!” teriak pemandu rakit arung jeram kami. Mereka yang duduk di sisi kiri mengayuh hingga rakit kami dapat menjauhi pusaran air yang bergolak. Selama b…

Dalam hidup kita, seringkali kita bergumul dengan suatu persoalan karena kita tidak mau bertanya kepada Allah. Maukah En...
29/06/2020

Dalam hidup kita, seringkali kita bergumul dengan suatu persoalan karena kita tidak mau bertanya kepada Allah. Maukah Engkau menolongku? Haruskah aku melangkah? Maukah Engkau menuntunku? Allah tidak membutuhkan pertanyaan-pertanyaan rumit untuk turun tangan menolong kita.

Silakan BertanyaBaca: 2 Raja-raja 5:9-14Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya. Yesaya 65:24Dokter menyatakan b...
28/06/2020

Silakan Bertanya

Baca: 2 Raja-raja 5:9-14

Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya. Yesaya 65:24

Dokter menyatakan bahwa retinanya yang terlepas tidak bisa lagi diperbaiki. Namun, setelah hidup tanpa penglihatan selama lima belas tahun—belajar huruf Braille, memakai tongkat dan dituntun oleh anjing yang khusus melayani orang buta—kehidupan seorang wanita asal Montana berubah drastis ketika suaminya mengajukan pertanyaan sederhana kepada dokter mata lain: “Apakah mata isteri saya bisa disembuhkan?” Jawabannya adalah ya. Sang dokter menemukan ternyata wanita itu hanya mengalami katarak, suatu gangguan mata yang umum, dan kemudian melakukan pengangkatan lapisan katarak yang menyelubungi mata kanannya. Ketika perban matanya dibuka keesokan harinya, penglihatan wanita itu kembali pulih dan normal. Operasi berikutnya terhadap mata kirinya juga berjalan sukses.

Sebuah pertanyaan sederhana juga telah mengubah kehidupan Naaman, seorang panglima besar yang menderita penyakit kusta. Dalam kesombongannya, Naaman sempat marah dan menolak perintah Nabi Elisa untuk “mandi tujuh kali dalam sungai Yordan” agar tubuhnya pulih kembali (2Raj. 5:10). Namun, pegawai-pegawai Naaman mengajukan pertanyaan sederhana kepada sang panglima: “Seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya?” (ay.13). Setelah berhasil diyakinkan, Naaman akhirnya membenamkan dirinya “lalu pulihlah tubuhnya kembali . . . dan ia menjadi tahir” (ay.14).

Dalam hidup kita, seringkali kita bergumul dengan suatu persoalan karena kita tidak mau bertanya kepada Allah. Maukah Engkau menolongku? Haruskah aku melangkah? Maukah Engkau menuntunku? Allah tidak membutuhkan pertanyaan-pertanyaan rumit untuk turun tangan menolong kita. “Sebelum mereka memanggil, Aku sudah menjawabnya,” janji Allah kepada umat-Nya (Yes. 65:24). Jadi, hari ini, silakan bertanya kepada-Nya.

Dokter menyatakan bahwa retinanya yang terlepas tidak bisa lagi diperbaiki. Namun, setelah hidup tanpa penglihatan selama lima belas tahun—belajar huruf Braille, memakai tongkat dan dituntun oleh a…

Harapan PertobatanBaca: Kisah Para Rasul 9:1-4,10-18Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Kisah ...
27/06/2020

Harapan Pertobatan

Baca: Kisah Para Rasul 9:1-4,10-18

Barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan. Kisah Para Rasul 2:21

Rasanya mustahil lelaki itu bisa bertobat. Berbagai tindak pidana telah diperbuatnya, termasuk delapan penembakan (yang menewaskan enam orang), dan memicu sekitar 1,500 peristiwa kebakaran yang meneror kota New York pada dekade 1970-an. Ia meninggalkan pesan di setiap lokasi kejadian untuk mengejek polisi, dan ketika tertangkap, ia pun dijatuhi hukuman penjara dua puluh lima tahun hingga seumur hidup untuk setiap pembunuhan yang ia lakukan.

Namun, Allah berkarya meraih orang itu. Kini, lelaki tersebut adalah seorang pengikut Kristus yang rajin membaca Kitab Suci setiap hari. Ia juga mengungkapkan penyesalan mendalam kepada seluruh keluarga korban kejahatannya dan terus berdoa untuk mereka. Meski sudah dipenjara lebih dari empat dekade, lelaki yang dahulu kelihatannya mustahil bertobat itu menemukan harapan di dalam Allah dan menyatakan: “Kuperoleh kebebasanku dalam satu kata: Yesus.”

Dalam Alkitab juga ada kisah pertobatan yang hampir sama mustahilnya. Sebelum bertemu dengan Kristus yang bangkit di jalan menuju Damaskus, Saulus (yang kemudian menjadi Rasul Paulus) sangat “berkobar-kobar . . . untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan” (Kis. 9:1). Namun, hati dan kehidupan Paulus diubah oleh Tuhan Yesus (ay.17-18), dan ia pun kemudian menjadi salah seorang saksi Kristus yang paling tangguh dalam sejarah. Orang yang pernah merencanakan kematian orang-orang Kristen itu kemudian justru mengabdikan hidupnya untuk mengabarkan Injil sumber pengharapan.

Pertobatan selalu merupakan karya Allah yang ajaib. Tidak semua pertobatan berlangsung dramatis, tetapi kebenaran yang mendasarinya tetap sama: tidak seorang pun dari kita layak memperoleh pengampunan-Nya, tetapi Yesus adalah Juruselamat yang penuh kuasa! Dia “menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah” (Ibr. 7:25).

Rasanya mustahil lelaki itu bisa bertobat. Berbagai tindak pidana telah diperbuatnya, termasuk delapan penembakan (yang menewaskan enam orang), dan memicu sekitar 1,500 peristiwa kebakaran yang men…

Address

Rukan Daan Mogot Baru Tampak Siring
Cengkareng
11840

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+622129028950

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when RBC Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share