Kabar PA GMNI

Kabar PA GMNI Adalah Fanpage yang dikembangkan oleh DPP Persatuan Alumni GMNI... Berbagi seputar informasi alumni dan GMNI...

Selamat Hari Lahir Putra Sang Fajar...
07/06/2026

Selamat Hari Lahir Putra Sang Fajar...

Selamat memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni.
01/06/2026

Selamat memperingati Hari Lahirnya Pancasila 1 Juni.

Tahukah Anda? Ini adalah inti dari Pidato B**g Karno di depan Sidang I Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan (BPUPK) ...
01/06/2026

Tahukah Anda? Ini adalah inti dari Pidato B**g Karno di depan Sidang I Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan (BPUPK) 1 Juni 1945 di Gedung Chou Shangi In ( eks Gedung Volksraad), Jalan Pejambon No. 6, Jakarta. Ir Sukarno adalah pembicara terakhir dari enam pembicara pada sidang hari itu. Pandangan tentang dasar negara Indonesia merdeka tersebut dilakukan tanpa teks. B**g Karno menjelaskan Pancasila secara runut, sistematis sekaligus dialektis, bak merancang arsitektur bangunan. Kalau diklasifikasi, pidato bersejarah ini ada 12 sub tema yang terdiri dari 106 alinea.

Dasar Negara (alinea 1 - 41)
Kebangsaan (alinea 42 - 64)
Perikemanusiaan (alinea 65 - 69)
Mufakat (alinea 70 - 73)
Kesejahteraan Sosial (alinea 74 - 80)
Resume 1 (alinea 81 )
Ketuhanan (alinea 82 - 87)
Resume 2 (alinea 88 - 90)
Trisila (alinea 91 - 94)
Ekasila (alinea 95 - 97)
Resume 3 (alinea 98 - 104)
Penutup (alinea 105 - 106)

Silakan dibaca dan cermati di teks aslinya:
https://sidoluhur.desa.id/artikel/2020/6/1/pidato-bung-karno-lahirnya-pancasila

Foto generated AI dari Sidang pertama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) pada 29 Mei-1 Juni 1945 di Gedung Chou Shangi In, yang kini dikenal sebagai Gedung Pancasila. Sidang ini membahas dasar negara. (Dok. ANRI, BUPK 2)

Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwaw...
03/05/2026

Resmi Dikukuhkan sebagai Profesor Emeritus di Unbor, Arief Hidayat Siap Lahirkan Generasi Hukum Berintegritas dan Berwawasan Kebangsaan

Marhaenist.id, Jakarta — Universitas Borobudur (Unbor) Jakarta secara resmi mengukuhkan Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus dalam bidang Ilmu Hukum untuk mengajar pada program doktor.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam penguatan tradisi akademik dan kontribusi keilmuan di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam pengembangan hukum konstitusi di Indonesia.

Acara pengukuhan Prof. Arief sebagai Profesor Emeritus dalam bidang Ilmu Hukum tersebut digelar di Aula Universitas Borobudur pada Sabtu (2/5/2026) yang berlangsung khidmat.

Sebelum menyambut pengukuhannya, Prof. Dr. Arief Hidayat SH., MS., menyampaikan pesan mengenai pentingnya integritas akademik dan pengabdian tanpa batas bagi seorang praktisi maupun akademisi hukum.

“Karena sebuah pengabdian kepada ilmu pengetahuan dan hukum tidak mengenal kata purna. Setelah melalui perjalanan panjang di Mahkamah Konstitusi untuk menjaga integritas konstitusi negara, saya merasa terpanggil untuk kembali ke dunia akademik,” ujarnya, kepada awak media.

Bagi Arief Hidayat, dengan mengabdikan dirinya sebagai tenaga pengajar di Universitas Borobudur adalah cara terbaik untuk dapat menciptakan Praktisi Hukum yang berintegritas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.

“Bagi saya, mengajar adalah cara terbaik untuk melahirkan generasi pemikir hukum yang berintegritas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan,” sambung Prof. Arief Hidayat.

Dalam pidato ilmiahnya saat pelantikan, Prof. Arief memproyeksikan kehidupan bernegara hingga 25 tahun ke depan yang juga bertepatan dengan di umur ke-100 tahun.

Menurutnya, jika Negara Indonesia mau menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera, ada sejumlah aspek yang perlu diperhatikan untuk dipenuhi oleh penyelenggara negara.

“Untuk mencapai kondisi Indonesia yang demikian, kiranya mau tidak mau kita harus membenahi tata kelola praktik penyelenggaraan negara, baik dalam tataran nasional maupun daerah dan desa,” kata Arief.

Acara pengukuhan Arief Hidayat tersebut dihadiri oleh sejumlah rektor dan guru besar dari Universitas lain yang ada di Indonesia sebagai tamu undangan.

Hadir juga mulai dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Indonesia Mahfud MD, mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Jampidum Asep Nana Mulyana, Anggota DPR RI Abidin Fikri, serta mantan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Terlihat juga sejumlah Hakim MK bekas rekan sejawat Arief, yakni; Suhartoyo, Saldi Isra, dan Arsul Sani.

Pengukuhan itu juga turut dihadiri oleh sejumlah Pengurus DPP PA GMNI antara lain Suko Sudarso, Soekotjo Soeparto, Karyono Wibowo, Abdy Yuhana, dan Jan Prince Permata yang saat ini menjabat bersama Arief Hidayat.

Diketahui, Gelar Profesor Emeritus yang disematkan oleh Universitas Borobudur merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas dedikasi, integritas, dan kontribusi panjang Prof. Arief Hidayat dalam dunia akademik maupun praktik ketatanegaraan.

Sebagai seorang akademisi sekaligus negarawan, Prof. Arief Hidayat dikenal luas atas kiprahnya dalam penguatan sistem hukum dan konstitusi di Indonesia.

Pengalaman beliau sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi serta kontribusi ilmiahnya melalui berbagai karya akademik menjadi landasan kuat bagi pengukuhan ini.

Dalam catatan karier di MK, Arief Hidayat merupakan salah satu hakim dengan pengalaman yang lengkap karena pernah duduk baik dalam jabatan sebagai Hakim MK, Wakil Ketua MK, hingga menjadi ketua MK.

Arief Hidayat tercatat p**a sebagai satu-satunya Ketua MK yang dipilih secara aklamasi dalam Rapat Permusyawaratan Hakim Pemilihan Ketua MK (baik dalam periode pertama maupun kedua

Pria kelahiran 3 Februari 1956 ini telah purna tugas sebagai Hakim MK pada 3 Februari 2026, yang lalu.

Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) periode 2021-2026.

03/05/2026
'Sesuatu bangsa hanyalah dapat mengajarkan apa yang terkandung dalam jiwanya sendiri! Bangsa budak belian akan mendidik ...
03/05/2026

'Sesuatu bangsa hanyalah dapat mengajarkan apa yang terkandung dalam jiwanya sendiri! Bangsa budak belian akan mendidik anak-anaknya di dalam roh perhambaan dan penjilatan; bangsa orang merdeka akan mendidik anak-anaknya menjadi yang merdeka'. (Ir. Sukarno- Mendjadi Guru di Masa Kebangunan)

Lenyapkan steriliteit dalam gerakan mahasiswa! Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen! Agar semangat marhae...
23/03/2026

Lenyapkan steriliteit dalam gerakan mahasiswa! Nyalakan terus obor kesetiaan terhadap kaum Marhaen! Agar semangat marhaenisme bernyala-nyala murni! Dan agar yang tidak murni terbakar mati! (Pidato B**g Karno pada Konferensi Besar GMNI di Kaliurang Yogyakarta 1959).

Selamat merayakan hari kemenangan kembali ke fitrah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga momen ini menjadi bekal menjadi ...
21/03/2026

Selamat merayakan hari kemenangan kembali ke fitrah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga momen ini menjadi bekal menjadi insan yang lebih baik, meningkatkan kesalehan sosial dan negeri ini selalu diberkahi Allah SWT.

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar PA GMNI posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Kabar PA GMNI:

Shortcuts

Share