Dietplastik Indonesia

Dietplastik Indonesia Organisasi yang berfokus pada advokasi kebijakan pengurangan sampah plastik sekali pakai di Indonesia

Dietplastik Indonesia merupakan organisasi nirlaba yang berfokus pada advokasi kebijakan pengurangan sampah plastik sekali pakai di Indonesia. Dietplastik Indonesia berhasil mendorong lebih dari 100 daerah untuk melarang penggunaan plastik sekali pakai setelah menginisiasi uji coba “Kantong Plastik Tidak Gratis” pada tahun 2016 bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Dietplastik Indone

sia bekerjasama dengan para pemangku kepentingan seperti pemerintah, pelaku usaha, dan kelompok masyarakat dalam menjalankan upaya pengurangan sampah yang solutif dan berdampak. Berbagai penghargaan diperoleh Dietplastik Indonesia atas apa yang telah dilakukan dan diliput dalam dua film dokumenter, yaitu The Story of Plastic (2019) yang telah memenangkan Emmy Awards dan Pulau Plastik (2021).

April Jadi Bukti: Sistem Guna Ulang Bisa Bekerja di Berbagai AcaraSelama April 2026, Dietplastik Indonesia bersama para ...
31/05/2026

April Jadi Bukti: Sistem Guna Ulang Bisa Bekerja di Berbagai Acara

Selama April 2026, Dietplastik Indonesia bersama para mitra menerapkan Protokol Guna Ulang di berbagai kegiatan publik. Hasilnya menunjukkan bahwa ketika sistem pendukung tersedia mulai dari wadah guna ulang, fasilitas isi ulang air minum, titik pengembalian, hingga fasilitas pencucian pengurangan sampah plastik sekali pakai dapat terjadi secara nyata.

Di Pesta Media AJI Jakarta, penerapan 270 gelas guna ulang, 3 fasilitas isi ulang air minum, 2 drop point, dan 1 fasilitas pencucian berhasil mencegah 380 plastik sekali pakai. Tingkat pengembalian gelas mencapai 98%, dengan setiap gelas digunakan rata-rata 1,7 kali.

Sementara itu, di Bandung on Bike, penggunaan 1.420 wadah dan gelas guna ulang berhasil mencegah 1.055 plastik sekali pakai, dengan return rate 94% dan reuse rate 1,6 kali. Hasil ini menunjukkan bahwa peserta dapat beradaptasi dengan sistem guna ulang ketika infrastruktur pendukung tersedia dan mudah diakses.

Secara total, sepanjang April, penerapan Protokol Guna Ulang berhasil mencegah 1.435 plastik sekali pakai dari dua kegiatan tersebut.

Angka-angka ini mengingatkan kita bahwa solusi atas krisis sampah plastik tidak cukup hanya mengandalkan perubahan perilaku individu. Yang dibutuhkan adalah sistem yang memudahkan masyarakat untuk menggunakan kembali, mengembalikan, dan mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai.

29/05/2026

Pengurangan sampah di Indonesia menurut kacamata Dietplastik tuh gimana ya kira-kira? Akan lebih cepat mana implementasi peraturan pengurangan sampah di Indonesia? atau timbulan sampahnya?

Yuk temukan jawabannya di podcast Si Paling Reuse di YouTube Dietplastik Indonesia!

Udah 2026 bestieee, udah gak jaman lagii bungkus daging kurban dengan plastik sekali pakaiiii☺️. Sekarang udah banyak ba...
26/05/2026

Udah 2026 bestieee, udah gak jaman lagii bungkus daging kurban dengan plastik sekali pakaiiii☺️. Sekarang udah banyak banget alternatif guna ulang yang ramah lingkungan untuk bungkus daging hewan kurban kamu, salah satunya kotak makan kesayangan ibumuuu💕, eitss tapi inget jangan sampai hilang yaa!

Yuk jadikan Idul Adha lebih berkah tanpa plastik sekali pakai

25/05/2026

[Podcast Si Paling Reuse resmi tayang di YouTube!]

Masalah sampah plastik nggak bisa selesai kalau hanya mengandalkan perubahan individu. Kita butuh perubahan sistem dan sistem guna ulang adalah salah satu kuncinya.

Di episode perdana ini, Dietplastik Indonesia ngobrol soal:
- tantangan pengelolaan sampah di Indonesia
- kenapa reuse penting untuk masa depan bebas plastik
- sampai bagaimana solusi sistem guna ulang bisa diterapkan secara nyata

Yuk ikut ramaikan diskusinya dengan comment, like dan share ke temanmu

Karena semakin banyak yang membahas guna ulang, semakin besar juga dorongan untuk perubahan sistem pengurangan plastik di Indonesia.

Tonton sekarang podcast Si Paling Reuse di YouTube Dietplastik Indonesia!

23/05/2026

Kita sering diajak membawa tumbler. Tapi jarang diajak membangun sistem guna ulang.

Dari berbagai negara, kita bisa melihat bahwa guna ulang bukan sekadar gaya hidup atau aksi individu. Guna ulang dibangun sebagai sistem: ada infrastrukturnya, dukungan kebijakannya, targetnya, sampai industrinya.

Sementara di Indonesia, budaya guna ulang sebenarnya sudah hidup sejak lama. Dari warung, depot air isi ulang, rantang, sampai berbagai praktik lokal lainnya. Yang masih kurang adalah keberanian menjadikan guna ulang sebagai arah kebijakan yang serius.

Karena polusi plastik tidak akan selesai hanya dengan membakar atau mendaur ulang lebih banyak sampah. Kita perlu mulai mengurangi plastik sekali pakai dari sumbernya. Indonesia sebenarnya mampu. Pertanyaannya: kapan sistem guna ulang benar-benar dibangun?

♻️

“Harga plastik lagi mahal.” Tapi kenapa plastik sekali pakai masih terasa begitu murah dan mudah ditemukan di mana-mana?...
22/05/2026

“Harga plastik lagi mahal.” Tapi kenapa plastik sekali pakai masih terasa begitu murah dan mudah ditemukan di mana-mana?

Sedotan masih otomatis diberikan. Kresek masih berlapis di pasar. Makan di tempat masih pakai alat makan sekali pakai.

Artinya, persoalannya bukan sekadar harga. Tapi sistem yang sejak awal membuat kita bergantung pada plastik sekali pakai.

Lewat tulisan kolaborasi bersama Tiza Mafira di , kita diajak melihat bahwa krisis plastik bisa menjadi momentum untuk membangun sistem yang lebih utuh: bukan hanya daur ulang, tapi mengurangi ketergantungan pada kemasan sekali pakai sejak awal.

Karena pertanyaan pentingnya adalah: sebenarnya kita lebih butuh plastiknya, atau produknya?

Baca artikel selengkapnya di:
https://tempo.co/lingkungan/solusi-kenaikan-harga-plastik-2133185

Guna ulang itu bukan cuma tugas konsumen, tapi tanggung jawab bersama!Biar sistem guna ulang beneran jalan dan gak jalan...
20/05/2026

Guna ulang itu bukan cuma tugas konsumen, tapi tanggung jawab bersama!

Biar sistem guna ulang beneran jalan dan gak jalan di tempat, kita butuh ekosistem serta kebijakan yang kuat. Lewat laporan terbaru “Designing Effective Reuse Policy: Regional Recommendations for Southeast Asia”, ini 4 kunci utamanya:

1. Produsen Harus Terlibat: Melalui penguatan EPR (Extended Producer Responsibility) untuk mendanai infrastruktur.
2. Sistem Lintas Brand & Kota: Butuh refill station dan deposit-return yang terstandarisasi.
3 Insentif Nyata: Perlu adanya cashback pengembalian kemasan dan subsidi sistem guna ulang.
4. Kebijakan Transparan: Aturan harus punya indikator jelas dan bisa dievaluasi secara berkala.

Yuk, cari tahu peta jalan lengkapnya! Scan QR code di slide terakhir untuk unduh dokumennya ya

19/05/2026

Date cancelled versi kamu apa nih ?

Guna ulang tidak akan berjalan hanya mengandalkan perubahan perilaku individu. Tanpa sistem, infrastruktur, dan kebijaka...
17/05/2026

Guna ulang tidak akan berjalan hanya mengandalkan perubahan perilaku individu. Tanpa sistem, infrastruktur, dan kebijakan yang mendukung, plastik sekali pakai akan terus jadi pilihan paling murah dan mudah.

Karena itu, transisi ke guna ulang harus dibangun sebagai sistem, bukan sekadar tren.

Di postingan selanjutnya, kita akan bahas:
→ siapa yang bertanggung jawab membangun sistemnya
→ seperti apa sistem guna ulang yang dibutuhkan
→ dan kenapa insentif penting untuk mengubah perilaku

Mulai 1 Agustus 2026, Jakarta menghentikan praktik open dumping.Langkah ini penting, tapi belum cukup menghentikan emisi...
15/05/2026

Mulai 1 Agustus 2026, Jakarta menghentikan praktik open dumping.

Langkah ini penting, tapi belum cukup menghentikan emisi dari sektor sampah.

Selama sampah terus menumpuk di TPA, gas metana akan tetap terbentuk, terutama dari sampah organik. Padahal, metana adalah gas rumah kaca yang jauh lebih kuat dari CO₂ dalam memanaskan bumi.

Karena itu, solusi tidak bisa berhenti di TPA.
Kita perlu:
- mengurangi sampah dari sumber
- mengolah sampah organik
- membangun sistem guna ulang
- mengukur emisi secara langsung agar kebijakan lebih akurat

Krisis sampah tidak selesai saat sampah dipindahkan.
Solusinya harus dimulai sebelum sampah dibuang

Address

Jakarta

Opening Hours

Monday 10:00 - 18:00
Tuesday 10:00 - 18:00
Wednesday 10:00 - 18:00
Thursday 10:00 - 18:00
Friday 10:00 - 18:00

Telephone

+628112441901

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dietplastik Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Dietplastik Indonesia:

Share