04/07/2026
[40 Hari Mak Imas - Permata Adinda]
“Utari, seorang jurnalis, berangkat ke kampung halaman Imas (Jennifer Cahyati), perempuan yang dijatuhi hukuman mati dalam kasus narkotika. Melalui perjalanannya, Utari menemukan sisi lain Imas—bukan sebagai sosok yang dilabeli publik sebagai “ratu narkoba”, melainkan seorang ibu, tetangga, dan perempuan dari desa miskin yang hidupnya dibentuk oleh kemiskinan, migrasi, dan ketidakadilan.
Di tengah upayanya merekam suara-suara yang selama ini dibungkam, Utari mempertanyakan: sejauh mana latar sosial seseorang menentukan nasib yang akhirnya mereka terima? Sebuah kisah tentang kemanusiaan, stigma, dan pencarian keadilan di balik vonis hukuman mati.”
—Mencari Penerang Menuju Jalan Pulang _ Antologi Cerita Pendek Hukuman Mati—
—————————————
*Permata Adinda*
Seorang jurnalis yang berbasis di Jakarta, Indonesia, dengan fokus peliputan pada komunitas-komunitas yang termarjinalkan, khususnya perempuan, anak muda, masyarakat adat, dan kelas pekerja. Karya-karyanya di Project Multatuli telah memperoleh berbagai pengakuan, termasuk Special Mention pada SOPA Awards 2024 untuk liputan berjudul “Between Nickel and a Hard Place: Plight of Indonesian and Chinese Workers Behind the Electric Vehicle Boom”. Liputan tersebut juga masuk dalam daftar pendek (shortlist) True Story Award 2024.
-—
Pindai kode Qr untuk dapat membaca antologi cerita pendek hukuman mati oleh Permata Adinda.