03/09/2026
Jakarta, IL News – Keberhasilan penerapan Kurikulum Nasional, yang menekankan kepada pembelajaran mendalam (deep learning), harus didukung oleh kemampuan guru dalam berkreasi menyampaikan materi ajar. Guru sebagai aktor utama pembelajaran mendalam perlu mendorong terjadinya proses belajar secara berkesadaran dan bermakna, termasuk melalui internalisasi nilai-nilai keberagaman.
Hal itu diangkat dalam Hybrid Upgrading Workshop (HUW) yang diadakan Institut Leimena di Solo, Jawa Tengah, pada 8-10 Mei 2026. HUW mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Guru Pendidikan Dasar dan Menengah untuk Implementasi Literasi Keagamaan Lintas Budaya (LKLB) dalam Pembelajaran Kurikulum Nasional”.
Associate Professor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Yayah Khisbiyah, menjelaskan Kurikulum Nasional, yang berawal dari Kurikulum Merdeka, mendorong perubahan paradigma dengan menekankan posisi peserta didik sebagai subjek dari proses pembelajaran. Kurikulum ini secara umum membiasakan penghormatan terhadap keragaman dalam praktik pembelajaran di sekolah maupun kehidupan sehari-hari.
Baca selengkapnya (leimena.org/il-news)