04/08/2026
Bagi Ilham Dwi Wijaya, participant Harmony in Action asal Pontianak, merancang program tidak hanya tentang menyusun kegiatan, tetapi juga memastikan ruang tersebut dapat diakses dan diikuti oleh beragam kelompok.
Melalui program Kemah Temu Pemuda Lintas Iman (TEPELIMA): Eco-Faith Leaders for Better Future, ia mempertemukan pemuda lintas agama, adat, perempuan, dan penyandang disabilitas untuk belajar, berdialog, dan berkolaborasi dalam merawat lingkungan. Isu lingkungan menjadi titik temu untuk membangun kerja sama di tengah keberagaman.
Dari proses tersebut, Ilham belajar bahwa setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk berpartisipasi. Karena itu, ruang yang inklusif perlu dirancang agar semua orang memiliki kesempatan untuk terlibat dan menyampaikan gagasannya.
Melalui Harmony in Action, para participant mengembangkan berbagai inisiatif yang berangkat dari kebutuhan dan tantangan di komunitasnya masing-masing. Kisah Ilham menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang membuka ruang bagi lebih banyak orang untuk terlibat.