12/07/2026
Dulu, setiap kali ingin ke toilet, Chafanno harus berjalan sekitar 50 meter ke rumah tetangga atau saudaranya karena rumahnya belum memiliki toilet. Bagi Chafanno, perjalanan itu bukan hanya menyulitkan, melainkan juga berisiko membatasi aksesnya terhadap sanitasi yang layak.
Bersama mitra terkait, UNICEF mendukung masyarakat untuk mewujudkan sanitasi yang lebih inklusif. Melalui edukasi, pelatihan bagi tenaga kesehatan dan sanitarian, serta pelibatan organisasi penyandang disabilitas, kebutuhan anak dan penyandang disabilitas mulai dipertimbangkan dalam penyediaan fasilitas sanitasi.
Sejak 2023, pendekatan ini telah memberikan manfaat bagi sekitar 63.000 penduduk di 50 desa di Flores Timur, termasuk Chafanno dan keluarganya. Kini, mereka telah memiliki toilet yang ramah penyandang disabilitas di rumahnya, lengkap dengan pegangan tangan dan pintu yang lebih lebar.