Gerakan Pemuda Ansor

Gerakan Pemuda Ansor Fanspage Resmi
Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor

GP Ansor organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan yang berwatak kerakyatan.
(801)

Nomor Rekening BANK MANDIRI,
a.n GERAKAN PEMUDA ANSOR : 123-00-0651762-9

Pertemuan Belanda vs Jepang dalam fase grup F di Piala Dunia 2026 Senin dini hari waktu Indonesia ditunggu-tunggu pecint...
14/06/2026

Pertemuan Belanda vs Jepang dalam fase grup F di Piala Dunia 2026 Senin dini hari waktu Indonesia ditunggu-tunggu pecinta sepak bola dunia.

Bukan saja soal siapa yang menang tapi pertarungan karakter permainan dua tim besar yang berbeda dan lahir dari sejarah yang berbeda membuat pertandingan ini makin seru.

Pertemuan keduanya adalah inspirasi sekaligus motivasi bagi Indonesia. Saat ini kita masih jadi penonton, bukan mustahil 2030 Indonesia jadi pemain di Piala Dunia asal dipersiapkan serius dengan kerja keras, impian tinggi serta keyakinan besar.

14/06/2026

Pendidikan dan ekonomi, menjadi fundamental dalam setiap gerak organisasi. Dua kekuatan, yang apabila diintegrasikan dengan kaderisasi, sangat menentukan denyut dan detak dari setiap napas khidmat dalam ber-Ansor.

Demikian, seperti yang disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusay GP Ansor, Bang Ketum Addin Jauharudin dalam gelaran Inaugurasi Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (12/6).

Selain menghadiri Inaugurasi, Bang Ketum Addin juga menyaksikan dan membuka secara resmi BUMA Kabupaten Bangka. Sebuah sektor usaha untuk memberdayakan ekonomi dan kemandirian organisasi.

Selamat…

Di Istana, Gus Dur pernah menjadi presiden. Di forum-forum pengajian, ia bisa menjadi penceramah. Pun demikian di dalam ...
14/06/2026

Di Istana, Gus Dur pernah menjadi presiden. Di forum-forum pengajian, ia bisa menjadi penceramah. Pun demikian di dalam sepakbola, ia punya pena menganalisisnya, bahkan sangat tajam memahaminya.

Demikian, polemik politik saat dirinya menjabat sebagai Presiden, juga mendapat sorot dari Romo Sindhunata, penulis kumpulan esai dalam buku Bola di Balik Bulan, menghadirkan kririk lewat taktik lapangan hijau.

Di situlah, kritik hadir dengan cara unik, tidak menghardik.

Mahasiswa turun ke jalan, menyuarakan tuntutan, warga tak berpangku tangan. Justru turun tangan, membantu para demonstra...
13/06/2026

Mahasiswa turun ke jalan, menyuarakan tuntutan, warga tak berpangku tangan. Justru turun tangan, membantu para demonstran dengan bagi-bagi makanan dan minimuman serta menyuarakan tuntutan.

Ini potret demonstrasi di mana warga bantu warga.

Kecanggihan AI memunculkan dua arah sekaligus kemajuan dan kemunduran. Ia membantu segala aktivitas manusia agar lebih m...
09/06/2026

Kecanggihan AI memunculkan dua arah sekaligus kemajuan dan kemunduran. Ia membantu segala aktivitas manusia agar lebih mudah. Tapi, jika salah arah, AI dipakai sebagai alat perang maka kehadirannya justru menjadi ancaman bagi kemanusiaan.

Selamat memperingati Hari Laut Sedunia dengan menikmati Humor Gus Dur …sumber referensi: islami.co
08/06/2026

Selamat memperingati Hari Laut Sedunia dengan menikmati Humor Gus Dur …

sumber referensi: islami.co

Bagaimana bisa tokoh sekaliber Kiai Wahid gagal, dan mengapa B**g Hatta harus dirayu oleh NU?
07/06/2026

Bagaimana bisa tokoh sekaliber Kiai Wahid gagal, dan mengapa B**g Hatta harus dirayu oleh NU?

Mengapa yang lokal kerap terpinggirkan, terabaikan, dan ditinggalkan? 🥹
06/06/2026

Mengapa yang lokal kerap terpinggirkan, terabaikan, dan ditinggalkan? 🥹

Dawuh Gus Baha untuk anak muda, beranilah dalam berkhayal. Jangan takut untuk bengong atau ngelamun, lantaran kamu punya...
06/06/2026

Dawuh Gus Baha untuk anak muda, beranilah dalam berkhayal. Jangan takut untuk bengong atau ngelamun, lantaran kamu punya dosa, salah atau pernah melakukan kelalaian.

Selagi lamunanmu ditujukan untuk hal yang positif, bisa jadi itu adalah bentuk awal keyakninamu akan kuasa Allah swt. yang tak terbatas.

Sahabat, kita diingatkan oleh Syaikh Ibnu Athaillah, bahwa manusia itu tidaklah diukur hanya dari seberapa banyak ia bic...
05/06/2026

Sahabat, kita diingatkan oleh Syaikh Ibnu Athaillah, bahwa manusia itu tidaklah diukur hanya dari seberapa banyak ia bicara, tapi seberapa dalam ia menjaga lisan.

Syekh Ibnu Athaillah mengatakan dalam _Al-Hikam_: “orang yang selalu menjawab semua pertanyaan, menceritakan semua yang dilihat, dan memamerkan semua yang diketahui, justru sedang menunjukkan kebodohannya.”

Dengan kata lain, diam bukan berarti kalah, tapi tanda kedewasaan dalam menyikapi ilmu.

Di era banjir informasi hari ini, godaan untuk ikut berkomentar di setiap isu, itu sangat besar. Media sosial membuat kita merasa harus selalu punya opini.

Padahal, menahan diri adalah bagian dari jihad. Tidak semua hal perlu ditanggapi. Tidak semua yang kita tahu harus diumbar.

Ada kalanya, menjaga marwah perlu hanya dengan memilih diam sejenak dari bersuara lantang dan cukup bekerja dalam senyap.

Sikap inilah yang akan membedakan kita dengan yang lain. Kita diajarkan untuk “berbicara dan bertindak dengan ilmu, tidak dengan prasangka dan amarah”. Sebelum menyebar informasi, mari pastikan kebenarannya dahulu.

Sebelum menjawab, mengoreksi, apalagi memberi penilaian atau menyalahkan, pastikan ilmu kita cukup. Karena satu kalimat yang salah itu bisa memecah barisan, tapi satu tindakan nyata bisa membawa kemaslahatan.

Diamnya kader Ansor bukan diam yang kosong, tapi diam yang berisi strategi, adab, dan maslahat.

Wallahu a’lam bish-showaab…

Address

Jalan Kramat Raya, No. 65
Jakarta
10450

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gerakan Pemuda Ansor posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Gerakan Pemuda Ansor:

Share