14/10/2026
Kekerasan terhadap insan pers kembali menjadi sorotan setelah dua jurnalis dilaporkan menjadi korban dalam bentrokan antara kelompok masyarakat yang diduga berasal dari organisasi kemasyarakatan Harimau Sumatera Bersatu (HSB) dan massa mahasiswa Cipayung Plus Palembang di depan Markas Polda Sumatera Selatan, Selasa (13/10/2026) sore.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Jenderal Sudirman KM 4,5, Kecamatan Kemuning, Palembang, tersebut tidak hanya menyebabkan sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka, tetapi juga mengakibatkan seorang anggota kepolisian dan dua wartawan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Moh. Hasan Palembang.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menyatakan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia memastikan kepolisian akan melakukan evaluasi dan investigasi secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bentrokan tersebut.
"Kami turut prihatin atas apa yang terjadi terhadap masyarakat yang sedang menyampaikan pendapat di muka umum, khususnya rekan-rekan media atau jurnalis yang sedang melaksanakan tugas di lapangan," ujar Rony Samtana
Kapolda menegaskan, insiden tersebut tidak akan dibiarkan tanpa penanganan. Kepolisian akan mendalami kejadian secara menyeluruh dan mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga melakukan kekerasan.
"Kami akan melakukan evaluasi dan investigasi secara menyeluruh serta mencari para pelaku untuk mempertanggungjawabkan peristiwa ini," tegasnya.