Let's Adopt! (Indonesia)

Let's Adopt! (Indonesia) Saving animals one at a time, through education and partnership. Unlike any other animal rescue groups, we DO NOT have a shelter.

Let's Adopt Indonesia (LAI) -- a part of Let's Adopt Global -- was founded in 2011 as one of the first animal rescue organization in Indonesia. Our primary mission : to educate people more about the importance of spay/neutering, rescue and rehome abandoned animals one at a time. We also aim to talk more about animal welfare issues as these topics aren't commonly talked about even though stray cats

and dogs are already a common sight in every Indonesian city, who often fell victim to abuse, neglect and accidents due to coexisting with humans. Let's Adopt Indonesia is operated solely by a group of volunteers, funded entirely by private donations and merchandise sale. We make use of social media as our main tool to share our vision, to educate and to communicate with people by sharing simple and engaging contents through our official social media accounts. As of 2019, Let's Adopt Indonesia is an official NGO foundation "YAYASAN ADOPSI HEWAN INDONESIA". As of 2020, we reduce our rescue activities to focus more on spay/neuter campaign to reduce stray overpopulation in Indonesia, thus giving them a better life.

"Mereka bukan hama. Mereka hanya bertahan hidup."Di Pasar Induk Kramat Jati, ada kucing-kucing yang setiap hari hidup di...
26/01/2026

"Mereka bukan hama. Mereka hanya bertahan hidup."

Di Pasar Induk Kramat Jati, ada kucing-kucing yang setiap hari hidup di antara kerasnya lingkungan pasar. Mereka lapar, sakit, berisik bukan karena mau, tapi karena alam terus memaksa mereka berkembang biak tanpa henti.

Bersama Sudin KPKP Jakarta Timur dan Pasar Jaya, Let's Adopt Indonesia akan hadir di Pasar Induk Kramat Jati pada 28 dan 31 Januari 2026. Kami hadir bukan hanya untuk mensteril dan memberi vaksin rabies, tapi juga mengobati mereka yang sakit sebelum dilep***an kembali ke tempat asal mereka setelah perawatan p***a operasi.

Dengan steril:
• Tidak ada lagi kelahiran yang berujung kelaparan
• Tidak ada lagi suara2 keras perkelahian
• Bau pesing berkurang
• Kucing jadi lebih tenang dan jinak
• Pasar lebih bersih dan nyaman

Sterilisasi adalah bentuk kasih sayang yang nyata, cara paling aman dan baik untuk menghentikan penderitaan tanpa menyakiti.

Bantu kami melindungi mereka dengan berdonasi ke BCA Yayasan Adopsi Hewan Indonesia di 4976-272625 atau scan QRIS di slide akhir.

Terima kasih sudah memilih untuk peduli dan menjadi bagian dari solusi.

30/12/2025

Mengedit reels rekap 2025 ini dengan perasaan campur aduk. Sungguh Let's Adopt Indonesia tidak akan bisa melangkah sejauh ini tanpa bantuan, support, dan semangat dari teman-teman semua. Dengan bangga dan haru MinLAI umumkan pencapaian tahun 2025; sebanyak 2.274 ekor kucing dan 123 ekor anjing berhasil disteril dan berkesempatan mendapat kualitas hidup yang lebih baik. Angka sebesar ini tidak akan bisa tercapai tanpa dukungan teman-teman semua.

Melihat sejenak ke belakang, banyak sekali cerita dalam setiap kegiatan Let's Adopt Indonesia. Tawa, tangis, marah, kecewa, luka di hati, sampai luka gores di permukaan kulit. Namun kita semua tetap melangkah bersama karena percaya pada satu tujuan. Untuk kesejahteraan kucing dan anjing liar.

Kalian. Kalian yang selalu ada untuk Let's Adopt Indonesia. Kalian yang telah membersamai perjuangan tim Let's Adopt Indonesia lewat berbagai cara. Kalian yang membuat MinLAI percaya bahwa kami masih bisa melangkah maju walau kadang lelah terselip. MinLAI can't thank you enough. Terima kasih telah membersamai kami.

Di penghujung tahun ini MinLAI titip cinta dan peluk untuk teman-teman beserta anabul di rumah, juga untuk kucing dan anjing liar di luar sana. Semua cinta untuk semua mahkluk di dunia dan semoga semua mahkluk berbagai.

PS: kucing dan anjing cenderung sensitif dengan suara petasan dan kembang api, pastikan anabul teman-teman berada di tempat yang aman dan nyaman saat pergantian tahun tiba.

#2025

Update Gimoy, induk kucing yang ditemukan di jalan bersama 2 anaknya yang baru lahir di dalam kardus. Gimoy ditemukan se...
29/11/2025

Update Gimoy, induk kucing yang ditemukan di jalan bersama 2 anaknya yang baru lahir di dalam kardus. Gimoy ditemukan seorang bapak yang cukup berumur (Pak Tjatur) yang melihat organ di bagian belakang tubuh Gimoy keluar. Dipikirnya organ itu adalah ari-ari.

Karena tidak memahami kondisi tersebut, Pak Tjatur hanya memberi makan Gimoy selama empat hari dengan harapan ia akan sembuh sendiri. Namun ketika tidak ada perubahan, ia memutuskan membawa kucing itu ke klinik. Sayangnya, kedua anak Gimoy menghilang pada hari kedua, kemungkinan diambil orang.

Setelah diperiksa dokter, ternyata yang keluar dari tubuh Gimoy bukan usus, melainkan rahimnya atau Prolapsus uteri. Kondisinya sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga memerlukan tindakan serius berupa pemeriksaan laboratorium dan operasi.

Karena adanya keterbatasan biaya, membantu menutupi kekurangan biaya operasi dan perawatan Gimoy. Hasil pemeriksaan darah menunjukkan adanya infeksi bakteri dengan peningkatan sel darah putih serta sedikit anemia.

Gimoy kemudian menjalani operasi reposisi dan dilanjutkan dengan sterilisasi untuk mengangkat rahimnya yang sudah rusak. Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar dan Gimoy berhasil pulih. Kini, ia kembali ke rumah Pak Tjatur, penolongnya, dan dirawat di sana.

Terima kasih teman-teman yang sudah membantu pengobatan Gimoy bisa melalui BCA Yayasan Adopsi Hewan Indonesia 4976272625. God bless!

School Visit: Cita Buana School - Early YearsPada 17 Oktober 2025,  diundang untuk datang ke Sekolah  dan bertemu 22 ana...
28/11/2025

School Visit: Cita Buana School - Early Years

Pada 17 Oktober 2025, diundang untuk datang ke Sekolah dan bertemu 22 anak-anak Early Years yang penasaran dan mau belajar tentang hewan peliharaan.

Kegiatan dimulai dengan games supaya anak-anak senang dan lebih semangat, lalu anak-anak diajak mengenal beragam hewan peliharaan seperti kucing, anjing, ayam, burung, ikan, dan kura-kura, melalui foto-foto. Anak-anak senang sekali bercerita tentang hewan peliharaan mereka dan kebutuhan apa saja yang harus ada agar hewan tetap sehat dan hidup nyaman.

Anak-anak juga mencoba kegiatan sederhana seperti menuang air, menyiapkan makanan kucing, dan membersihkan litter box. Momen favorit mereka: Berkenalan dan mengelus Papan, kucing cantik dan ramah yang kami bawa ke sekolah.
Sementara anak-anak mengelus Papan, kami mengajarkan cara berinteraksi dengan kucing secara general supaya anak-anak tetap aman dan terhindar dari kekerasan kucing (Baca: cakaran dan gigitan) 😅😅

Terima kasih Sekolah Cita Buana, para guru yang mendampingi, dan juga anak-anak yang sangat excited. Semoga semakin banyak anak Indonesia tumbuh dengan hati penuh empati dan kebaikan untuk hewan di sekitar mereka.

-----

On October 17, 2025, was invited to visit and meet 22 excited Early Years students eager to learn about pets.

We started the session with fun games to warm up the kids and boost their enthusiasm. Then, through photos, the children were introduced to different kinds of pets—cats, dogs, chickens, birds, fish, and turtles. They happily shared stories about their own pets and learned what animals need to stay healthy and live comfortably.

The children also tried simple hands-on activities like pouring water, preparing food for a cat, and cleaning a litter box. And of course, their favorite moment: meeting and gently petting Papan, the sweet and beautiful cat we brought to school.
While they interacted with Papan, we taught them general guidelines on how to approach and handle cats safely so they stay safe and not getting scratched or bitten.

Thank you, Sekolah Cita Buana, the teachers who were with us during the sess

Update Kucing Garfield yang ekornya hampir putus dan dioperasi amputasi ekor. Buat yang belum tahu, Garfield adalah kuci...
28/11/2025

Update Kucing Garfield yang ekornya hampir putus dan dioperasi amputasi ekor.

Buat yang belum tahu, Garfield adalah kucing yang ditemukan petugas stasiun di Stasiun Kota dengan kondisi ekor hampir putus dan sudah membusuk. Bagian ekor hanya tersambung oleh satu "tali" yang ternyata adalah tendon.

Garfield kemudian dioperasi amputasi ekor dan diobati, namun lukanya sulit kering. Ternyata Garfield juga menderita FIV yang memperlambat persembuhan.

Selama hampir 2 bulan Garfield sudah 33 kali diakupunktur dan jaringan luka nampak sehat, meskipun luka masih terus basah. Akhirnya Garfield dinyatakan bisa pulang dengan melanjutkan obat dari dokter.

Garfield per hari ini sudah hampir 3 minggu dirawat di foster home. Lukanya sudah mulai mengering, meski sesekali terkelupas dan basah kembali. Garfield sendiri aktif seperti kucing sehat pada umumnya.

Mohon doanya ya teman-teman, agar luka Garfield bisa segera kering.

--------

Teman-teman yang ingin membantu biaya pengobatan Garfield bisa berkontribusi melalui rekening BCA Yayasan Adopsi Hewan Indonesia di 4976272625 atau QR di akhir slide. Terima kasih.

School Visit: SDN Cengkareng Barat 07  (English version below, scroll down)Pada 9 Oktober 2025, Let’s Adopt Indonesia be...
27/11/2025

School Visit: SDN Cengkareng Barat 07
(English version below, scroll down)

Pada 9 Oktober 2025, Let’s Adopt Indonesia berkunjung ke SDN Cengkareng Barat 07 dan bertemu dengan 120 siswa kelas 4 yang begitu antusias belajar tentang hewan.

Kami memulai dengan games seru, lalu berdiskusi tentang hewan peliharaan dan kucing jalanan, dan ternyata banyak yang sudah peduli dan sering memberi makan kucing di sekitar rumah dan sekolah mereka.

Anak-anak juga mempelajari kebutuhan dasar hewan, tantangan yang dihadapi hewan jalanan, serta cara menolong mereka dengan aman dan bertanggung jawab. Di akhir sesi, anak-anak mengikuti game interaktif dan hasilnya: Mereka memahami semua materi dengan sangat baik!

Terima kasih untuk bapak ibu guru yang mendampingi dan anak-anak yang bersemangat hari itu. Semoga semakin banyak anak Indonesia tumbuh menjadi generasi yang penuh empati dan kasih untuk semua makhluk hidup.

------

On October 9, 2025, Let’s Adopt Indonesia visited SDN Cengkareng Barat 07 and met 120 enthusiastic fourth-grade students eager to learn about animals.

We started the session with fun games, followed by a discussion about pets and street cats, and it was heartwarming to see how many students were already aware of and caring for the cats around their homes and school.

The students also learned about animals’ basic needs, the challenges faced by street animals, and how to help them safely and responsibly. At the end of the session, they joined an interactive quiz, and the results were amazing: They remembered everything!

Thank you to the teachers who supported the session and to all the students for their wonderful energy that day. May more children across Indonesia grow into a generation full of empathy and kindness for all living beings.

Address

Jl. Raya Bogor, Jakarta Timur
Jakarta

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Let's Adopt! (Indonesia) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Let's Adopt! (Indonesia):

Share