18/09/2026
PP IBI Perkuat Peran Bidan dalam Penyusunan Kebijakan Nasional Integrated Midwifery Care
Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia menghadiri Expert Meeting Penyusunan Rekomendasi Kebijakan Nasional Penguatan Integrated Midwifery Care yang diselenggarakan oleh Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia pada Selasa 15 September 2026 di Ashley Hotel Jalan K.H. Wahid Hasyim No. 73–75 Jakarta Pusat. Forum strategis ini mempertemukan lintas kementerian dan lembaga serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat akses, kesinambungan, dan mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak.
PP IBI hadir bersama Ketua Umum Dr. Ade Jubaedah, S.Keb, Bdn, MM., MKM., seluruh jajaran Pengurus Harian PP IBI, GM Bidan Delima, serta Tim PP IBI. Turut hadir Ketua I Nunik Endang Sunarsih, SST., S.H., M.Sc., Ketua II Dra. Ropina Saragih, SST., M.M., Sekretaris Jenderal Herlyssa, SST., MKM., Bendahara Dr. Indra Supradewi, MKM., serta Endang Sundari, SST., M.Kes. dari UPBD Pusat.
Pertemuan membahas pengembangan Integrated Midwifery Care sebagai strategi untuk menghubungkan pelayanan kebidanan dari komunitas, TPMB, FKTP hingga fasilitas rujukan dalam satu continuum of care. Pembahasan mencakup posisi strategis bidan, sistem rujukan dan rujuk balik, integrasi dengan JKN dan pembiayaan, kompetensi dan mutu, integrasi data dan teknologi kesehatan, serta tata kelola pelayanan. Wilayah DTPK dan Papua juga menjadi prioritas pembahasan sebagai strategic test bed sebelum model dikembangkan secara lebih luas di tingkat nasional.
Keterlibatan PP IBI dalam forum ini menegaskan peran organisasi profesi dalam memberikan perspektif kebidanan pada proses perumusan kebijakan nasional. IBI terus mendorong terwujudnya pelayanan kebidanan yang terintegrasi, berkesinambungan, bermutu, dan berkeadilan sehingga setiap perempuan dan anak dapat memperoleh pelayanan yang berkualitas di setiap tingkat pelayanan kesehatan sebagai bagian dari penguatan kesehatan ibu dan anak menuju Indonesia Emas 2045.