31/07/2026
🚢 Jelajah Monumen Kapal Selam (Monkasel) Surabaya
“Dan Dialah yang menundukkan lautan untukmu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya dengan perintah-Nya…” (QS. Al-Jaasiyah: 12)
Anak-anak menyelami sejarah, teknologi, dan kebesaran Allah melalui kunjungan ke Monumen Kapal Selam Surabaya.
Monkasel merupakan museum yang menggunakan KRI Pasopati 410, kapal selam asli milik TNI Angkatan Laut yang pernah bertugas menjaga kedaulatan laut Indonesia. Di dalamnya dapat melihat langsung ruang kendali, ruang mesin, tempat tidur awak, periskop, hingga tabung torpedo.
Selama berkeliling, anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga melakukan misi observasi. Mereka mengamati mengapa kapal selam berbentuk panjang, mengapa pintunya bulat dan sangat tebal, bagaimana awak kapal hidup di ruang yang sempit, bagaimana mesin menggerakkan kapal, serta bagaimana kapal selam dapat menyelam dan kembali ke permukaan.
Monkasel bukan sekadar tempat mengenalkan sejarah, tetapi juga sarana menumbuhkan berbagai fitrah anak.
✨ Fitrah Keimanan
dengan menghubungkan setiap ilmu kepada kebesaran Allah yang menciptakan laut dan hukum-hukum alam.
✨ Fitrah Belajar dan Bernalar
Anak-anak belajar mengamati, bertanya, membuat hipotesis, melakukan percobaan, mencatat hasil, lalu menarik kesimp**an.
✨ Fitrah Bakat
Belajar dari disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama para awak kapal yang menjalankan tugas menjaga negeri.
✨ Fitrah Perkembangan
Setiap anak belajar sesuai tahap usianya. Ada yang fokus mengamati, ada yang banyak bertanya, ada p**a yang belajar melalui bermain dan eksplorasi.
✨ Fitrah Estetika
Menggambar, membuat diorama Monkasel, dan merancang kapal sederhana melatih kreativitas sekaligus ketelitian.
Lanjut di komentar…