04/06/2026
Koordinator dan Badan Pengurus JATAM periode 2026-2030, siap menjalankan mandat untuk terus menghadang ekstraktivisme dan meneguhkan veto rakyat.
Komunitas warga di simpul perlawanan JATAM memberikan mandat kepada Melky Nahar untuk kembali mendinamiskan perlawanan menghadang laju ekstraktivisme sebagai Koordinator JATAM Nasional. Sementara untuk Badan Pengurus JATAM, yang mendapatkan mandat dari komunitas warga di simpul perlawanan adalah Hendro Sangkoyo, Jull Takaliuang, Siti Maimunah, Mareta Sari, dan Bambang Catur Nusantara.
Dalam pembacaan situasi yang dilakukan JATAM bersama komunitas warga, ketamakan negara-korporasi yang militeristik kian beringas. Ketamakan untuk terus memperluas zona pengorbanan industri keruk akan mengakumulasi praktik penjajahan dan perampasan ruang hidup warga di berbagai penjuru kepulauan. Karena itu, JATAM akan tetap teguh melaksanakan tiga mandat utama, salah satunya meneguhkan veto rakyat. JATAM bersama seluruh jejaring komunitas warga kepulauan bergerak sebagai satu tubuh perlawanan untuk menghadang laju perluasan operasi ekstraktivisme dan membela keselamatan seluruh rakyat dari pulau Sumatera hingga sisi-Barat pulau Papua.