09/09/2026
Bagaimana sebuah ide dapat menjawab kebutuhan nyata di masyarakat?
Perjalanan Social Entrepreneurship Learning Program 2026 bersama Tongali Project dimulai dari ruang diskusi. Para peserta mengenal lebih dekat IBEKA dan paradigma bisnis sosial melalui sesi bersama Iskandar Budisaroso Kuntoadji, Founder IBEKA, sebelum mempresentasikan ide bisnis sosial yang telah mereka kembangkan.
Namun, sebuah ide tidak berhenti di ruang diskusi.
Pembelajaran berlanjut ke SD Sangkuriang, tempat para peserta berkesempatan berinteraksi langsung dengan siswa sekaligus mencoba ide yang mereka bawa. Dari respons, interaksi, hingga hal-hal sederhana yang terjadi di ruang kelas, peserta dapat melihat bagaimana gagasan mereka diterima oleh pengguna secara langsung.
Pengalaman ini menjadi bagian penting dari proses belajar: memahami bahwa inovasi sosial perlu tumbuh dari kebutuhan nyata, diuji bersama masyarakat, dan terus dikembangkan melalui proses mendengar dan belajar.
Melalui SELP 2026, IBEKA bersama Tongali mendorong pertukaran pengetahuan dan perspektif antara Indonesia dan Jepang untuk melihat tantangan sosial dari lebih dekat dan menemukan kemungkinan untuk mencapai solusi bersama.