Laboratorium Indonesia 2045

Laboratorium Indonesia 2045 Tilik Data | Prediksi | Mitigasi

01/06/2026

Indonesia memegang Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) sebagai doktrin pertahanannya. Namun demikian, doktrin tersebut tidak seharusnya digunakan untuk memperluas peran Tentara Nasional Indonesia (TNI), selaku komponen utama pertahanan, ke sektor-sektor non pertahanan. Ada batas yang seharusnya dijaga.

Pertanyaan selanjutnya, ketika jam dinas prajurit di luar barak terus bertambah, apakah itu tanda profesionalisme atau justru sinyal bahwa hal tersebut mulai bergeser?

31/05/2026

Kenaikan suku bunga BI ke 6,25 persen dinilai tepat dan realistis di tengah pelemahan nilai tukar dan tekanan geopolitik. Nadia Restu Utami, Analis Ekonomi Politik LAB 45, melihat ada sisi yang perlu diperhatikan: pertumbuhan kredit sektor riil makin tertekan, dan risiko pelebaran Yield SBN berpotensi menambah beban bunga utang terhadap penerimaan negara yang dinilai sudah sangat tinggi. Stabilitas keuangan memang penting, tapi jangan sampai mengorbankan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

29/05/2026

Target rasio penerimaan terhadap PDB sebesar 12,4 persen dalam KEM-PPKF dinilai terlalu ambisius. Di tengah kelesuan penerimaan 2025 dan tekanan pembiayaan utang hingga 2027, menjaga defisit di angka 2,4 persen bukan perkara mudah. Nadia Restu Utami, Analis Ekonomi Politik LAB 45, melihat bahwa yang dibutuhkan bukan sekadar angka yang terlihat aman, melainkan disiplin fiskal yang nyata, basis pajak yang lebih konkret, dan belanja yang benar-benar produktif, bukan sekadar populer.

Dalam peluncuran buku Jam Pasir Indonesia: Menakar Masa Depan Indonesia dari Butir Kuasa dan Ketimpangan, dua analis LAB...
22/05/2026

Dalam peluncuran buku Jam Pasir Indonesia: Menakar Masa Depan Indonesia dari Butir Kuasa dan Ketimpangan, dua analis LAB 45 membuka dua pertanyaan yang selama ini jarang diajukan secara bersamaan: seberapa sehat sistem intelijen kita, dan ke mana Indonesia akan melangkah menuju 2045?

Haryadi (Penasihat Senior LAB 45) memproyeksikan tiga skenario Indonesia menuju 2045. Jika konsolidasi oligarki terus berlanjut, visi Indonesia Emas hampir pasti gagal. Kelas menengah menyusut, inovasi terhambat, dan stabilitas politik menjadi artifisial. Satu-satunya jalan keluar yang sesungguhnya adalah reinstitusionalisasi demokrasi.

Diyauddin (Analis Utama Maha Data) mengingatkan bahwa perdebatan reformasi intelijen belum selesai. BIN memiliki dualitas fungsional yang janggal: sekaligus pengumpul intelijen dan koordinatornya. Ia mengusulkan tiga hal konkret: pemisahan fungsi koordinasi, pelibatan masyarakat sipil dalam dewan pengawas, dan deklasifikasi wajib dokumen setelah 25 tahun.

Mulai 13 Mei 2026, Jam Pasir Indonesia sudah bisa dipesan melalui Shopee, Tokopedia, dan tersedia di Gramedia seluruh Jabodetabek. Tautan di bio.

Pembubaran paksa pemutaran dokumenter Pesta Babi memperlihatkan paranoia negara yang memilih memecahkan cermin alih-alih...
21/05/2026

Pembubaran paksa pemutaran dokumenter Pesta Babi memperlihatkan paranoia negara yang memilih memecahkan cermin alih-alih memperbaiki wajahnya. Ketika aparat hingga birokrasi kampus membungkam diskusi atas nama “kondusivitas”, yang terjadi adalah kekerasan simbolik yang menormalkan sensor dalam kepala warga. Ketika proyek strategis nasional tidak lagi mampu dipertahankan lewat argumen, represi justru menjadi promotor terbaik yang menumbuhkan kesadaran kritis publik.

Tantangan terbesarnya bukan sekadar melawan pembungkaman ruang sipil, melainkan merawat keberanian warga untuk tetap berpikir kritis tanpa swasensor. Selengkapnya di Publikasi Media Eksternal LAB 45.

Kedaulatan ekonomi sebuah negara kini tidak lagi hanya diuji oleh krisis mata uang atau volatilitas investasi riil. Ia d...
20/05/2026

Kedaulatan ekonomi sebuah negara kini tidak lagi hanya diuji oleh krisis mata uang atau volatilitas investasi riil. Ia diuji oleh keputusan sepihak penyedia indeks di New York yang mampu mengikis seperlima mandat investor berdaulat kita dalam semalam. Inilah wajah baru deep state finansial global: sebuah jaringan struktural transnasional tempat keputusan komite indeks dan manajer aset raksasa bisa mendikte arah pasar modal domestik, jauh melampaui otoritas lembaga regulasi lokal.

Tantangan terbesarnya bukan sekadar meratapi arus modal yang keluar. Melainkan membangun arsitektur domestik yang kokoh dan mandiri agar mampu menyerap guncangan ketika rebalancing indeks berikutnya datang. Selengkapnya di Publikasi Media Eksternal LAB 45.

80 tahun merdeka, tapi ada pertanyaan yang masih menggantung: apakah kita benar-benar sudah beranjak, atau hanya berpind...
20/05/2026

80 tahun merdeka, tapi ada pertanyaan yang masih menggantung: apakah kita benar-benar sudah beranjak, atau hanya berpindah tempat sambil membawa masalah yang sama? Buku ini ditulis oleh lebih dari 20 peneliti dan praktisi yang pernah duduk langsung di ruang-ruang kebijakan.

Ini bukan buku yang akan membuatmu merasa lebih baik setelah membacanya. Tapi mungkin justru itu yang kita butuhkan sekarang. Tersedia mulai 13 Mei 2026 di Shopee, Tokopedia, dan Gramedia seluruh Jabodetabek. Tautan di bio.

Kebijakan publik kini tidak lagi diformulasi semata untuk kemanfaatan warga. Ia diformulasi untuk menjaga kepercayaan pa...
19/05/2026

Kebijakan publik kini tidak lagi diformulasi semata untuk kemanfaatan warga. Ia diformulasi untuk menjaga kepercayaan pasar. Inilah politik finansialisasi: ketika logika sektor keuangan menjadi dominan dalam pengambilan keputusan negara, dan ketika persepsi investor bisa mengubah arah kebijakan lebih cepat dari proses demokratis mana pun.

Tantangan terbesarnya bukan menolak finansialisasi. Melainkan mengubahnya dari alat akumulasi elite menjadi alat pembangunan yang benar-benar inklusif dan berkelanjutan. Selengkapnya di Publikasi Media Eksternal LAB 45.

Nonton Bareng 🎬Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita membawa kita melihat lebih dekat realitas yang dih...
19/05/2026

Nonton Bareng 🎬

Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita membawa kita melihat lebih dekat realitas yang dihadapi masyarakat adat Papua. Perjuangan, budaya, dan suara-suara yang selama ini jarang terdengar.

Sutradara: Cypri Dale & Dandhy Laksono

Sindiran berulang terhadap “orang pintar” bukan kekhilafan retoris seorang pemimpin yang gemar bercanda. Ini strategi na...
18/05/2026

Sindiran berulang terhadap “orang pintar” bukan kekhilafan retoris seorang pemimpin yang gemar bercanda. Ini strategi naratif yang dirawat: intelektualitas dihadap-hadapkan dengan patriotisme, pengetahuan dilabeli anti-rakyat, dan pembawa argumen didiskualifikasi sebelum argumennya sempat didengar.

Yang dipertaruhkan bukan harga diri kalangan akademisi. Yang dipertaruhkan adalah kapasitas republik ini untuk mengoreksi diri. Karena setiap kali kekuasaan menertawakan pengetahuan, pada akhirnya pengetahuanlah yang menulis sejarah kekuasaan itu. Selengkapnya di Publikasi Telaah Kebijakan LAB 45.

Address

Jalan Mabes Hankam No. T65, Bambu Apus, Cilangkap Jakarta Timur
Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Laboratorium Indonesia 2045 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share