09/06/2026
Ketika jalan amblas, yang terlihat hanyalah lubang di permukaan.
Namun bagi sektor air, peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa di bawah kaki kita terdapat infrastruktur yang telah melayani masyarakat selama puluhan bahkan ratusan tahun.
Infrastruktur yang bekerja setiap hari, menjaga agar air tetap mengalir hingga ke rumah-rumah pelanggan.
Indonesia terus bergerak menuju target akses air minum aman untuk semua. Berdasarkan Survei Kualitas Air Minum Rumah Tangga Indonesia (SKAMRT) Kementerian Kesehatan tahun 2024, sebanyak 30,45% rumah tangga Indonesia telah memiliki akses air minum aman berdasarkan parameter kualitas air.
Di tengah berbagai tantangan tersebut, hasil survei juga menunjukkan bahwa air perpipaan merupakan sumber air minum dengan tingkat cemaran E.coli terendah dibanding berbagai sumber air minum rumah tangga yang disurvei.
Temuan ini menegaskan bahwa transformasi sektor air tidak hanya tentang membangun infrastruktur baru, tetapi juga menjaga, memperkuat, dan memastikan infrastruktur yang ada tetap mampu menghadirkan layanan yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Karena setiap tetes air yang sampai ke masyarakat adalah hasil dari investasi jangka panjang, pengelolaan yang berkelanjutan, serta kolaborasi berbagai pihak yang bekerja di balik layar setiap hari.
Mari bersama menggunakan air minum perpipaan dan menjadi bagian dari terwujudnya air minum aman untuk semua. 🇮🇩💧