Pesantren Bina Insan Kamil

Pesantren Bina Insan Kamil Pesantren Bina Insan Kamil adalah lembaga pendidikan yang berupaya menjadikan generasi da'i mandiri, Diasuh oleh Ust. Anshari Taslim Lc, Ust. Mustaqim Lc, Ust. M.

Pesantren BIK dijalankan tanpa memungut biaya (gratis) untuk mencetak kader-kader dakwah. Fairuz Ahmad Lc, Ust. Zainal Muttaqin dll. Pembiayaan pesantren ini diperoleh dari berbagai usaha halal antara lain penjualan hewan qurban, penjualan buku Islam, camilan & makanan khas Hatoya Food, herbal, dll. Pesantren BIK beralamat di Jl Pramuka Sari II Rawasari, Jakarta Pusat

Selain pendidikan dan dakwah, BIK juga melakukan pemberdayaan ekonomi dan sosial untuk kaum marginal.

24/09/2026

💧 **ALIRKAN KEBAIKAN, TAMPUNG AIR HUJAN** 🌱

Bismillahirrahmanirrahim.

Insya Allah, Pesantren BIK akan membangun **sistem tadah/pemanenan air hujan** untuk dimanfaatkan dalam memenuhi kebutuhan air di lingkungan pesantren.

Selama ini, air hujan yang turun begitu saja dapat kita manfaatkan menjadi sumber air yang berguna. Ikhtiar ini juga menjadi bagian dari upaya untuk **menghemat penggunaan air tanah** dan membangun lingkungan pesantren yang lebih ramah lingkungan. 🌿

🤲 Karena itu, kami mengajak Bapak/Ibu dan sahabat semua untuk turut mengambil bagian dalam pembangunan instalasi ini melalui **donasi terbaik yang kita mampu**.

Tidak harus besar.
Karena yang kita harapkan bukan hanya nilai donasinya, tetapi **manfaat yang terus mengalir dari setiap kebaikan yang diberikan.**

_“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya.” -- HR. Muslim_

Semoga setiap tetes air yang tertampung, setiap manfaat yang dirasakan, dan setiap aktivitas yang terbantu dari sistem ini menjadi **amal jariyah** bagi para donatur. Aamiin. 🤲

💚 **Mari bersama-sama wujudkan sistem tadah air hujan untuk Pesantren BIK.**

**OPEN DONASI**
Pembangunan Instalasi Tadah Air Hujan
Pesantren BIK

🏦 **Rekening:**
Bank Syariah Indonesia
*7000 7555 00*
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Jangan lupa! Mohon tambahkan kode transfer 110 di tiga digit terakhir pada saat antum transfer, agar kami mudah untuk memverifikasi datanya:

Contoh: Rp. 200.110,-

_Catatan: Jika donasi program ini melebihi dari jumlah yang dianggarkan, kami meminta keikhlasan sahabat untuk mengalihkan dana tersebut ke program kemanusiaan lainnya._

📱 Konfirmasi donasi:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Jazakumullahu khairan katsiran atas doa, dukungan, dan donasi yang diberikan.

**Semoga kebaikan kita terus mengalir, sebagaimana air yang kita tampung untuk kebermanfaatan bersama.** 💧🌱

PeduliLingkungan Sedekah AmalJariyah BerbagiKebaikan

Hukum Aturan “Keluar Grup, Fee Hangus” dalam Grup Reseller WhatsApp19 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.Pertany...
20/09/2026

Hukum Aturan “Keluar Grup, Fee Hangus” dalam Grup Reseller WhatsApp

19 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Pertanyaan

Ustadz, izin bertanya hukum fikih. Kalau misalnya membuat grup WhatsApp reseller, lalu dibuat aturan grup bahwa yang keluar grup fee-nya hangus, boleh atau tidak? Misalnya fee ditransfer sebulan sekali berdasarkan penjualan, tetapi sebelum bergabung sudah disepakati bahwa jika keluar grup maka fee hangus.

— Diyah, Surabaya.

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/konsultasi-agama/hukum-aturan-keluar-grup-fee-hangus-dalam-grup-reseller-whatsapp/

==========================================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK
Website: https://pesantrenbik.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Pertanyaan Ustadz, izin bertanya hukum fikih. Kalau misalnya membuat grup WhatsApp reseller, lalu dibuat aturan grup bahwa yang keluar grup fee-nya hangus, boleh atau tidak? Misalnya fee ditransfer sebulan sekali…

Pentingnya Dukungan dari Orang Lain18 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.Ketika digiring sebagai tersangka denga...
18/09/2026

Pentingnya Dukungan dari Orang Lain

18 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Ketika digiring sebagai tersangka dengan tangan kaki diborgol bak seorang penjahat demi mempertahankan akidah ahlus sunnah, berulang kali Imam Ahmad mendapat semangat dari rakyat jelata yang mengetahui beritanya. Dukungan itu sungguh sangat berkesan di jiwa sang imam.

Sampai beliau menceritakan, “Sejak terjadi masalah ini (masalah pemaksaan kemakhlukan Al Quran) tak ada kata yang paling berkesan di hatiku yang lebih menghujam dibanding semangat yang diberikan seorang Arab badui: Wahai Ahmad, kalau kau terbunuh lantaran kebenaran maka kau mati dalam keadaan syahid, dan kalau kau tetap hidup maka kau hidup dalam keadaan terpuji. Kata-kata itu membuat hatiku makin kuat menghadapi.” (Siyar A’lam An-Nubala, cetakan muassasah Ar-Risalah jilid 11 hal. 241).

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/kisah-hikmah/pentingnya-dukungan-dari-orang-lain/

==========================================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK
Website: https://pesantrenbik.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Ketika digiring sebagai tersangka dengan tangan kaki diborgol bak seorang penjahat demi mempertahankan akidah ahlus sunnah, berulang kali Imam Ahmad mendapat semangat dari rakyat jelata yang mengetahui beritanya. Dukungan itu…

15/09/2026

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Kajian Kitab Bulughul Maram - Episode 034

Bersama:
Ustadz Anshari Taslim, Lc.
Mudir Pesantren Bina Insan Kamil - DKI Jakarta

Tema:
Hukum Menggosok Anggota Wudhu Dengan Tangan

Jadwal Tayang:
Tanggal: Selasa, 15 September 2026
Pukul: 19:45​​ WIB s.d 20:30​​ WIB

Langsung disyiarkan melalui:
- YouTube Pesantren BIK
- Facebook Pesantren BIK

Jangan lupa di like, comment & share ya ikhwah fillah...😊

Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Ikuti informasi seputar Pesantren Bina Insan Kamil lainnya di sosial media:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
Youtube: https://www.youtube.com/
Website: https://pesantrenbik.com

"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." -- HR. Muslim no. 2699

==========================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (Gita)

13/09/2026

Pengesaan Allah Oleh Musyrikin Quraisy Menurut Abu Mansur Al-Maturidi

13 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Kajian atas Ta’wilat Ahl al-Sunnah dan Kitab al-Tawhid:

Pengakuan pada Sebagian Makna Rububiyyah, Doa saat Kesempitan,

serta Pembedaan Implisit antara Uluhiyyah dan Rububiyyah

Abstrak

Makalah ini menelaah pernyataan Abu Mansur al-Maturidi (w. 333 H) dalam Ta’wilat Ahl al-Sunnah dan Kitab al-Tawhid tentang keyakinan musyrikin Arab, khususnya Quraisy, pada masa turunnya Al-Qur’an. Dari rangkaian tafsir atas QS. Ibrahim 14:10, Yunus 10:31, Al-‘Ankabut 29:61, Luqman 31:25, Az-Zumar 39:38, dan Az-Zukhruf 43:9 serta 43:87, tampak bahwa al-Maturidi menetapkan mereka mengesakan Allah pada sebagian makna rububiyyah: penciptaan langit dan bumi, penciptaan diri mereka, dan pemenuhan hajat. Pengakuan itu, menurutnya, bukan semata ucapan lidah, melainkan ilmu yang ada di hati, baik secara idtirar maupun istidlal. Pada Az-Zumar 39:38 beliau menambahkan bahwa saat bencana turun, mereka hanya berlindung kepada Allah, tidak kepada berhala yang sehari-hari disembah. Itu pengesaan situasional dalam doa dan ibadah ketika terdesak. Di penghujung tafsir Surah al-Ikhlas, al-Maturidi menamai surah itu sebagai ikhlas tauhid bagi Allah serta penafian penyerupaan dan sekutu “pada uluhiyyah dan rububiyyah.”

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/kajian-aqidah/pengesaan-allah-oleh-musyrikin-quraisy-menurut-abu-mansur-al-maturidi/

=====

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (Gita)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Menyewakan Lagi Barang Sewaan dengan Marjin Keuntungan8 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.Tanya:Bismillah ustad...
08/09/2026

Menyewakan Lagi Barang Sewaan dengan Marjin Keuntungan

8 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Tanya:

Bismillah ustadzi, ijin bertanya Misalkan mengkreditkan jasa itu apa bisa. Misal begini Si C penyedia internet bayar pertahun Si B tidak mampu bayar segitu, bulanan mampu si A pemilik dana, Si A belikan ke SI C, terus dijual ke si B dengan margin yang sudah disepakati untuk dibayar bulanan. Pripun yang seperti itu?

— Abu Salamah, Semarang.

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/konsultasi-agama/menyewakan-lagi-barang-sewaan-dengan-marjin-keuntungan/

==========================================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK
Website: https://pesantrenbik.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Tanya: Bismillah ustadzi, ijin bertanya Misalkan mengkreditkan jasa itu apa bisa. Misal begini Si C penyedia internet bayar pertahun Si B tidak mampu bayar segitu, bulanan mampu si A pemilik…

Apakah Musyrikin Arab Jahiliyyah Bertauhid Rububiyyah?7 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.PendahuluanDalam kaji...
07/09/2026

Apakah Musyrikin Arab Jahiliyyah Bertauhid Rububiyyah?

7 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Pendahuluan

Dalam kajian akidah Islam, terdapat sebuah kekeliruan konseptual (aghlūṭah mashhūrah) yang cukup populer dan kerap diulang-ulang di beberapa majelis ilmu maupun diskusi keagamaan. Kekeliruan tersebut adalah klaim mutlak bahwa: "Kaum musyrikin Jahiliah pada masa Al-Qur'an diturunkan telah bertauhid secara murni dan sempurna dalam hal Rububiyah (Tauhid Rububiyah), dan penyimpangan mereka hanyalah murni berada pada ranah Uluhiyah (peribadatan)."

Argumen tersebut umumnya bersandar pada pemahaman tekstual atas ayat-ayat Al-Qur'an yang merekam pengakuan kaum musyrikin terhadap Allah sebagai Maha Pencipta dan Maha Pengatur. Di antaranya firman Allah Subḥānahu wa Ta’ālā:

⟨"وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ مَنْ خَلَقَهُمْ لَيَقُولُنَّ اللَّهُ فَأَنَّى يُؤْفَكُونَ" ⟩

“Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: ‘Siapakah yang menciptakan mereka?’, niscaya mereka akan menjawab: ‘Allah’. Maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan?” (QS. Az-Zukhruf: 87).

Juga firman-Nya:

⟨"قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ ... فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ" ⟩

“Katakanlah: ‘Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi...?’ Maka mereka akan menjawab: ‘Allah’.” (QS. Yunus: 31).

Pendalilan dengan ayat-ayat di atas untuk menyimpulkan bahwa kaum musyrikin telah mengimani Tauhid Rububiyah secara murni tanpa cacat sedikit pun adalah konklusi yang tidak cermat. Hakikat yang benar secara metodologis akidah adalah: Kaum musyrikin Jahiliah memang mengimani sebagian sifat dan pokok Rububiyah Allah secara garis besar (fī al-jumlati), namun di saat yang sama mereka juga mengingkari dan menodai sebagian sifat Rububiyah lainnya. Oleh karena itu, mereka secara definitif tidak dapat dikatakan telah bertauhid secara Rububiyah, melainkan hanya sebatas mengimani sebagian dari sifat-sifat Rububiyah Allah semata.

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/kajian-aqidah/apakah-musyrikin-arab-jahiliyyah-bertauhid-rububiyyah/

==========================================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK
Website: https://pesantrenbik.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Oleh: Anshari Taslim Pendahuluan Dalam kajian akidah Islam, terdapat sebuah kekeliruan konseptual (aghlūṭah mashhūrah) yang cukup populer dan kerap diulang-ulang di beberapa majelis ilmu maupun diskusi keagamaan. Kekeliruan tersebut adalah…

Uang Tabungan Nasabah Bolehkah Dibisniskan dan Untungnya Buat Siapa?3 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.Tanya:U...
03/09/2026

Uang Tabungan Nasabah Bolehkah Dibisniskan dan Untungnya Buat Siapa?

3 September 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Tanya:

Ustadz izin tanya.

Semisal ada orang yang nabung ke kita, lalu kan uang tersebut kita simpanya ke dalam bentuk emas, kira-kira ketika emasnya dijual dan ada beda jumlahnya itu halal tidak ya untuk kita? Kalo ngasih ke orangnya sesuai jumlah yang dia tabung?

Seperti itu boleh tidak ya?

— Kardiani, Jakarta.

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/konsultasi-agama/uang-tabungan-nasabah-bolehkah-dibisniskan-dan-untungnya-buat-siapa/

==========================================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK
Website: https://pesantrenbik.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Tanya: Ustadz izin tanya. Semisal ada orang yang nabung ke kita, lalu kan uang tersebut kita simpanya ke dalam bentuk emas, kira-kira ketika emasnya dijual dan ada beda jumlahnya itu…

Assalamu'alaikum Warohmatullahi WabarokatuhKajian Kitab Bulughul Maram - Episode 033Bersama:Ustadz Anshari Taslim, Lc.Mu...
01/09/2026

Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Kajian Kitab Bulughul Maram - Episode 033

Bersama:
Ustadz Anshari Taslim, Lc.
Mudir Pesantren Bina Insan Kamil - DKI Jakarta

Tema:
Hukum Cuci Tangan Setelah Bangun Dari Tidur

Jadwal Tayang:
Tanggal: Selasa, 1 September 2026
Pukul: 19:45​​ WIB s.d 20:30​​ WIB

Langsung disyiarkan melalui:
- YouTube Pesantren BIK --> https://youtube.com/live/HfcYMT2rpV4/

Jangan lupa di like, comment & share ya ikhwah fillah...😊

_Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh_

Ikuti informasi seputar Pesantren Bina Insan Kamil lainnya di sosial media:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
Youtube: https://www.youtube.com/
Website: https://pesantrenbik.com

"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." -- HR. Muslim no. 2699

==========================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (Gita)

Assalamu'alaikum Warohmatullahi WabarokatuhKajian Kitab Bulughul ...

Kaki Tak Bisa Kena Air Apa Boleh Tayammum Saja?24 Agustus 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.Tanya:Afwan out ustadz.. peng...
24/08/2026

Kaki Tak Bisa Kena Air Apa Boleh Tayammum Saja?

24 Agustus 2026 / Ustadz Anshari Taslim, Lc.

Tanya:

Afwan out ustadz.. pengen nanya

Ibu saya mempunyai luka menahun di kakinya dan lukanya lumayan besar jika sering kena air maka makin parah.. bolehkah ibu saya ini tayamum setiap hari ustadz? Mohon pencerahannya ustadz…

— NN

Baca Selengkapnya: https://pesantrenbik.com/konsultasi-agama/kaki-tak-bisa-kena-air-apa-boleh-tayammum-saja/

==========================================

Yuks!, perbanyak amal jariyah dengan ikut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan kualitas dakwah islamiyah bersama Pesantren Bina Insan Kamil, salurkan donasi terbaik Antum melalui rekening:

Bank Syariah Indonesia
7000 7555 00
a/n Bina Insan Kamil Pramuka

Kode Bank: 451

Konfirmasi Transfer:
https://wa.me/6282298441075 (AdminBIK)

Ikuti juga konten lainnya di sosial media Pesantren Bina Insan Kamil:
Instagram: https://www.instagram.com/pesantrenbik
Fanspage: https://www.facebook.com/pesantrenbik
YouTube: https://www.youtube.com/c/PesantrenBIK
Website: https://pesantrenbik.com

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Tanya: Afwan out ustadz.. pengen nanya Ibu saya mempunyai luka menahun di kakinya dan lukanya lumayan besar jika sering kena air maka makin parah.. bolehkah ibu saya ini tayamum setiap…

Address

Jalan Pramuka Sari II No 10 Rawasari Jakarta Pusat
Jakarta
10570

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Telephone

+62214222717

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pesantren Bina Insan Kamil posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pesantren Bina Insan Kamil:

Shortcuts

Share