Pemuda Majlis Nurul Musthofa

Pemuda Majlis Nurul Musthofa Akun Resmi Kami PMNM! - Penebar Cinta Dari Negeri Fana
WhatsApp: +6289672314995
đź“§ [email protected]
(3)

Pernah gak sih… kamu memohon sesuatu sampai nangis dalam doa, tapi akhirnya tetap gagal mendapatkannya?Dulu mungkin kamu...
22/05/2026

Pernah gak sih… kamu memohon sesuatu sampai nangis dalam doa, tapi akhirnya tetap gagal mendapatkannya?

Dulu mungkin kamu kecewa. Merasa Allah gak mendengar. Merasa hidup gak adil.
Tapi waktu berjalan mengajarkan satu hal: kadang yang tidak diberikan Allah justru adalah bentuk perlindungan terbesar.

Bisa jadi… kalau dulu kamu diterima di tempat itu, hidupmu malah hancur. Kalau dulu keinginanmu terwujud, mungkin kamu justru makin jauh dari Allah.

Sekarang aku paham, tidak semua doa dijawab dengan “iya sekarang”. Kadang Allah menjawab dengan: “Tidak sekarang, karena Aku sedang menyelamatkanmu.”

Dan mungkin suatu hari nanti, kita semua akan berkata sambil tersenyum:
“Untung Allah tidak mengabulkannya.”

Aku pernah ada di fase dimana rasanya pengen jauh dari semua orang. Capek ngobrol, capek jelasin perasaan, capek pura-pu...
16/05/2026

Aku pernah ada di fase dimana rasanya pengen jauh dari semua orang. Capek ngobrol, capek jelasin perasaan, capek pura-pura kuat padahal hati udah penuh banget.

Anehnya, di saat lagi selelah itu… justru tempat yang paling bikin nyaman adalah majelis.
Datang diam-diam. Duduk paling belakang. Nggak banyak ngobrol. Kadang cuma dengerin sholawat sambil nunduk dan nenangin hati sendiri.
Entah kenapa suasananya beda.

Padahal masalah hidup belum selesai.
Pikiran masih ramai.
Hati masih berantakan.
Tapi setiap denger lantunan sholawat, setiap lihat orang-orang bershalawat bareng, hati rasanya pelan-pelan jadi lebih ringan.

Dan di situ aku sadar… mungkin selama ini yang capek bukan hidupnya, tapi hati yang terlalu jauh dari tempat pulang.

Kadang kita nggak butuh banyak manusia buat memahami isi hati. Kadang kita cuma butuh duduk lebih lama di tempat ngaji, lalu membiarkan Allah menenangkan semuanya.

Dulu aku kira orang-orang yang rajin datang pengajian itu hidupnya adem, hatinya tenang, masalahnya sedikit. Sampai akhi...
16/05/2026

Dulu aku kira orang-orang yang rajin datang pengajian itu hidupnya adem, hatinya tenang, masalahnya sedikit. Sampai akhirnya aku ada di titik dimana dunia rasanya sempit banget.

Mau cerita bingung mulai dari mana, mau nangis juga udah terlalu sering.
Siang hari masih bisa ketawa, masih bisa ngobrol biasa. Tapi malamnya? Rasanya dada penuh, pikiran kemana-mana, hati capek sendiri.

Dan anehnya… justru di saat hidup lagi berantakan itu, kaki ini malah paling sering melangkah ke majelis.
Bukan karena sudah jadi orang baik.
Bukan karena hidup sudah selesai masalahnya.
Tapi karena cuma di tempat itu hati rasanya sedikit lebih tenang.

Denger sholawat rasanya kayak dipeluk.
Denger nasihat ulama rasanya kayak diingatkan kalau hidup ini nggak sendiri.

Dan setiap pulang majelis, walau masalah masih ada… setidaknya hati nggak seberat sebelumnya.
Kadang memang Allah membuat kita hancur dulu, supaya kita tahu ke mana tempat pulang yang sebenarnya.

Kadang hidup memang capek banget.Banyak yang dipikirin, banyak yang dipendem sendiri.Mau cerita takut dianggap lemah, ma...
13/05/2026

Kadang hidup memang capek banget.
Banyak yang dipikirin, banyak yang dipendem sendiri.
Mau cerita takut dianggap lemah, mau diam hati makin sesak.

Tapi sejauh apa pun kamu merasa lelah hari ini, jangan sampai menyerah.

Karena bisa jadi, kamu cuma sedang berada di fase paling berat sebelum Allah kasih jalan terbaik.

Pelan-pelan aja…

Istirahat kalau perlu, nangis kalau sesak, tapi jangan berhenti melangkah.

Sebab tidak semua perjuangan langsung terlihat hasilnya.
Ada yang harus dilewati dengan sabar, doa, dan hati yang tetap percaya.

“Lelah boleh, menyerah jangan.”

Dulu aku pernah berpikir kalau orang yang terlalu banyak menasihati itu menyebalkan. Rasanya seperti hidup selalu diatur...
12/05/2026

Dulu aku pernah berpikir kalau orang yang terlalu banyak menasihati itu menyebalkan. Rasanya seperti hidup selalu diatur. Sedikit-sedikit diingatkan. Sedikit-sedikit dikhawatirkan.

“Jangan tidur terlalu malam.”
“Kalau sampai rumah kabarin.”
“Makan dulu baru lanjut kerja.”
“Hati-hati kalau pergi.”

Waktu itu aku menganggap semua itu berlebihan. Sampai akhirnya aku berada di titik ketika semua perhatian itu hilang perlahan.

Tidak ada lagi yang menanyakan kabarku.
Tidak ada lagi yang marah saat aku terlalu capek.
Tidak ada lagi yang peduli apakah aku sudah makan atau belum.

Dan anehnya, suasana yang dulu terasa “bebas” justru berubah jadi sepi.
Di situ aku sadar… ternyata ada orang yang benar-benar peduli sampai rela menghabiskan waktunya hanya untuk memastikan aku baik-baik saja.

Karena sebenarnya, orang yang tidak peduli akan memilih diam. Mereka tidak akan repot mengingatkan, tidak akan capek khawatir, dan tidak akan menghabiskan energi untuk menjaga seseorang yang tidak berarti baginya.

Kadang kita baru mengerti arti perhatian setelah kehilangan sosok yang paling sering mengingatkan kita.

Dan sejak saat itu aku paham, perhatian paling tulus memang sering datang dari seseorang yang terlihat paling cerewet.

Ada orang yang datang ke majelis dengan senyum, padahal hatinya sedang berisik.Ada yang duduk paling belakang sambil dia...
12/05/2026

Ada orang yang datang ke majelis dengan senyum, padahal hatinya sedang berisik.

Ada yang duduk paling belakang sambil diam, bukan karena tidak menikmati… tapi karena sedang menahan air mata.

Mungkin siang harinya hidup terasa berat.
Pikiran penuh.
Masalah tidak selesai-selesai.
Hati lelah menghadapi dunia.

Lalu malam itu ia datang ke majelis.
Duduk sederhana di antara lantunan sholawat dan suara rebana.

Awalnya biasa saja… sampai perlahan nama Rasulullah ﷺ disebut berulang kali.
Entah kenapa dada mulai sesak.
Hati yang tadinya keras perlahan melembut.
Dan tanpa sadar, air mata jatuh begitu saja.

Bukan karena hidup tiba-tiba sempurna.
Bukan juga karena semua masalah langsung hilang.

Tapi karena malam itu hatinya merasa pulang.
Banyak orang datang ke majelis membawa luka, lalu pulang membawa tenang.

Karena di tengah dunia yang terlalu bising, ternyata sholawat masih menjadi tempat ternyaman untuk bersandar.

HAUL AKBAR HABIB UMAR BIN JA'FAR ASSEGAFMAJLIS NURUL MUSTHOFA BIN JA'FARSabtu 28 Maret 2026Pkl 20.00 WIB - SelesaiBertem...
28/03/2026

HAUL AKBAR HABIB UMAR BIN JA'FAR ASSEGAF
MAJLIS NURUL MUSTHOFA BIN JA'FAR

Sabtu 28 Maret 2026
Pkl 20.00 WIB - Selesai

Bertempat di
Gubah Bin Ja'far Assegaf
Jl. Raya Tapos, Kp. Karakal
Desa Jambuwuluk, Cibedug, Bogor

✨ TRAFFIC RUTE ✨

Jabodetabek:
Jl. Raya Bogor - Simpangan Depok - Pemda Bogor Cibinong - Terminal Baranangsiang - Tajur - Tol Ciawi/Pasar Ciawi - Jl. Raya Sukabumi- RM M Thoha- Jl Raya Tapos - Jl. Karakal Cibedug

Exit Tol:
Ciawi

OPEN HOUSE LEBARAN 2026Minggu, 22 Maret 2026Pkl 09.00-15.00 WIBBertempat diPonpes Nurul Musthofa 2Jl. Cendrawasih Raya, ...
21/03/2026

OPEN HOUSE LEBARAN 2026

Minggu, 22 Maret 2026
Pkl 09.00-15.00 WIB

Bertempat di
Ponpes Nurul Musthofa 2
Jl. Cendrawasih Raya, Sawah Baru
Ciputat, Tangerang Selatan

MALAM TAKBIRAN IDUL FITRI 1447 H MAJLIS NURUL MUSTHOFA BIN JA'FARJum'at 20 Maret 2026Pkl 21.00 WIB - SelesaiBertempat di...
20/03/2026

MALAM TAKBIRAN IDUL FITRI 1447 H MAJLIS NURUL MUSTHOFA BIN JA'FAR

Jum'at 20 Maret 2026
Pkl 21.00 WIB - Selesai

Bertempat di
Jl. Jati Bunder Raya
Tanah Abang, Jakarta Pusat
(Pasar Tanah Abang)

✨ TRAFFIC RUTE ✨

DEPOK, CIBINONG dsk:
Jl Margonda Raya-Lt Agung/Tj Barat-Ragunan/Pertanian-Republika-Mampang-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

JAKARTA SELATAN dsk:
Republika-Mampang-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

JAKARTA TIMUR dsk:
Cawang/Kalibata-Pancoran-Mampang/Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

JAKARTA BARAT dsk:
Pasar Tanah Abang

JAKARTA PUSAT, UTARA dsk:
Salemba/Matraman-Cawang-Pancoran-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

KALIMALANG, BEKASI dsk:
UKI Cawang-Cawang-Pancoran-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

Traffic (patokan) Jamaah:
KUNINGAN, MEGA KUNINGAN, ITC KUNINGAN/MALL AMBASSADOR, KARET, PASAR TANAH ABANG

Exit Tol:
SLIPI

Track Umbul-umbul:
REPUBLIKA, MAMPANG, KUNINGAN, KARET BIVAK, TANAH ABANG

✨ LIVE STREAMING ✨

YouTube:
- Nurul Musthofa bin Ja'far

MALAM TAKBIRAN IDUL FITRI 1447 H MAJLIS NURUL MUSTHOFA BIN JA'FARSabtu 20 Maret 2026Pkl 21.00 WIB - SelesaiBertempat diJ...
20/03/2026

MALAM TAKBIRAN IDUL FITRI 1447 H MAJLIS NURUL MUSTHOFA BIN JA'FAR

Sabtu 20 Maret 2026
Pkl 21.00 WIB - Selesai

Bertempat di
Jl. Jati Bunder Raya
Tanah Abang, Jakarta Pusat
(Pasar Tanah Abang)

✨ TRAFFIC RUTE ✨

DEPOK, CIBINONG dsk:
Jl Margonda Raya-Lt Agung/Tj Barat-Ragunan/Pertanian-Republika-Mampang-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

JAKARTA SELATAN dsk:
Republika-Mampang-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

JAKARTA TIMUR dsk:
Cawang/Kalibata-Pancoran-Mampang/Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

JAKARTA BARAT dsk:
Pasar Tanah Abang

JAKARTA PUSAT, UTARA dsk:
Salemba/Matraman-Cawang-Pancoran-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

KALIMALANG, BEKASI dsk:
UKI Cawang-Cawang-Pancoran-Kuningan-ITC Kuningan/Mall Ambassador-Tanah Abang

Traffic (patokan) Jamaah:
KUNINGAN, MEGA KUNINGAN, ITC KUNINGAN/MALL AMBASSADOR, KARET, PASAR TANAH ABANG

Exit Tol:
SLIPI

Track Umbul-umbul:
REPUBLIKA, MAMPANG, KUNINGAN, KARET BIVAK, TANAH ABANG

✨ LIVE STREAMING ✨

YouTube:
- Nurul Musthofa bin Ja'far

Address

Jalan Tanjung Sanyang No. 2 RT 05 RW 08, Cawang
Jakarta
13630

Opening Hours

Monday 10:00 - 17:00
Tuesday 10:00 - 17:00
Wednesday 10:00 - 17:00
Thursday 10:00 - 17:00
Friday 10:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemuda Majlis Nurul Musthofa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemuda Majlis Nurul Musthofa:

Share