Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI)

Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) adalah organisasi yang memperjuangkan kesamaan kesempatan Perempuan Penyandang Disabilitas di Indonesia

Menjadi perempuan disabilitas yang aktif dalam gerakan dan perjuangan HAM tentu bukan hal yang selalu mudah. Di tengah b...
22/08/2026

Menjadi perempuan disabilitas yang aktif dalam gerakan dan perjuangan HAM tentu bukan hal yang selalu mudah. Di tengah berbagai tuntutan advokasi, kita juga perlu punya ruang untuk berhenti sejenak, merawat diri, berbagi cerita, dan mendapatkan dukungan.
Karena menjaga diri bukan berarti berhenti berjuang. Justru, merawat diri adalah bagian dari menjaga keberlanjutan perjuangan.

Oleh karena itu, *Komunitas Perempuan Bumi* mengajak teman-teman untuk bersama-sama membicarakan tentang wellbeing, perlindungan, serta dukungan bagi perempuan disabilitas pembela HAM dalam Webinar Online bertajuk *MERAWAT DIRI ADALAH AKSI - Jaga Diri, Jaga Perjuangan : Wellbeing dan Perlindungan Aktivis Perempuan Disabilitas*

📅 Sabtu, 22 Agustus 2026
⏰ 09.00–11.00 WIB
💻 Online via Zoom Meeting
https://us06web.zoom.us/j/89883726744?pwd=etZZmNFztxatsyoLQ2ByBIR9Qi68Fp.1
Meeting ID: 898 8372 6744
Passcode: AKSIPB2026
🤟🏻Tersedia Juru Bahasa Isyarat (JBI)

Turut menghadirkan Narasumber :
🔹 Fatum Ade - Direktur Eksekutif Perhimpunan Jiwa Sehat
🔹 Yuniyanti Chuzaifah - Pegiat HAM Perempuan
🔹Rina Prasarani - Ketua II HWDI bidang Advokasi & Peningkatan Kesadaran

Dimoderatori oleh Nurma Dian dari PJS Jawa Timur

Mari hadir, berbagi, dan belajar bersama. Sampai bertemu di ruang aman kita, Sobat Perempuan Bumi 💚

Dirgahayu Republik Indonesia!🇮🇩Kemerdekaan adalah hak setiap warga negara Indonesia, termasuk perempuan dengan disabilit...
17/08/2026

Dirgahayu Republik Indonesia!🇮🇩

Kemerdekaan adalah hak setiap warga negara Indonesia, termasuk perempuan dengan disabilitas, untuk hidup setara, aman, berdaya, dan berpartisipasi penuh dalam setiap aspek kehidupan.

Mari terus memperjuangkan kesetaraan, dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal. Demi Indonesia inklusif, Merdeka!

Mari hadiri Diskusi Panel Nasional HWDI bertajuk“Akses Dana Bantuan dan Pelindungan yang Inklusif bagi Korban Tindak Pid...
04/08/2026

Mari hadiri Diskusi Panel Nasional HWDI bertajuk
“Akses Dana Bantuan dan Pelindungan yang Inklusif bagi Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual."

Tingkatkan pemahamanmu mengenai hak-hak korban, mekanisme pengajuan Dana Bantuan Korban TPKS, serta mengidentifikasi berbagai tantangan dalam pemenuhan layanan yang aksesibel dan inklusif bagi perempuan penyandang disabilitas yang berhadapan dengan hukum.

📅 Rabu, 5 Agustus 2026
🕘 09.00–13.00 WIB
💻 Diselenggarakan online
Zoom Meeting ID : 854 2379 8484 | Passcode: HWDI111
https://us06web.zoom.us/j/85423798484?pwd=6rJ7SXR0TaJAEKOmoKPDCQoJA7njC1.1

Narasumber:
• Sri Nurherwati, S.H. (Wakil Ketua LPSK)
• Tuani Sondang (Koord. Pelayanan Hukum LBH Apik Jakarta)
• Irdanelly (Dept. Pusat Informasi dan Konsultasi Perempuan Penyandang Disablitas HWDI)
• Siska E. Barimbing (Manajer Divisi Hukum, Pertahanan & Keamanan Seknas Fitra)

Moderator oleh Mahretta Maha (Sekretaris Umum HWDI)

Tersedia Juru Bahasa Isyarat (JBI)

Mari menjadi bagian dari diskusi ini dan bersama-sama mendorong terwujudnya sistem pelindungan yang lebih inklusif, aksesibel, dan berpihak pada perempuan penyandang disabilitas korban tindak pidana kekerasan seksual🪷

Melalui Meta Nadya 2026, HWDI membuka ruang bagi perempuan muda penyandang disabilitas untuk belajar, berdialog, saling ...
28/06/2026

Melalui Meta Nadya 2026, HWDI membuka ruang bagi perempuan muda penyandang disabilitas untuk belajar, berdialog, saling menguatkan, dan membangun kepemimpinan yang berakar pada pengalaman hidup, solidaritas, dan keberanian.

Selama empat hari, peserta akan mengeksplorasi berbagai isu strategis, mulai dari hak perempuan disabilitas, advokasi kebijakan, keamanan digital, keadilan iklim, hingga komunikasi publik. Tak kalah penting, mereka juga akan merumuskan bersama identitas, nilai, dan arah gerak Meta Nadya sebagai ruang kaderisasi perempuan muda HWDI.

Karena regenerasi bukan sekadar mempersiapkan pemimpin baru, tetapi memastikan semangat perjuangan terus hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya💜

HWDI menyelenggarakan FGD dan Asesmen Emerging Leaders Program IN-CLIMATE (Inclusive Climate Action) di Jakarta sebagai ...
28/06/2026

HWDI menyelenggarakan FGD dan Asesmen Emerging Leaders Program IN-CLIMATE (Inclusive Climate Action) di Jakarta sebagai langkah awal dalam memperkuat kepemimpinan perempuan muda penyandang disabilitas untuk menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui diskusi kelompok, wawancara mendalam, dan asesmen partisipatif, peserta berbagi pengalaman mengenai dampak perubahan iklim, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi sebagai perempuan muda penyandang disabilitas, serta menggali potensi kepemimpinan dan kebutuhan dukungan untuk berperan lebih aktif dalam aksi iklim yang inklusif.

Kegiatan ini menjadi fondasi bagi rangkaian Program IN-CLIMATE, yang akan dilanjutkan dengan pelatihan kepemimpinan, penguatan kapasitas, pendampingan, dan kegiatan advokasi. Program ini bertujuan memastikan perempuan muda penyandang disabilitas memiliki ruang yang setara untuk berkontribusi dalam membangun kebijakan dan aksi iklim yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan.

HWDI menyelenggarakan Workshop Penyusunan Strategi Advokasi di Jakarta sebagai bagian dari Program SPARK untuk memperkua...
28/06/2026

HWDI menyelenggarakan Workshop Penyusunan Strategi Advokasi di Jakarta sebagai bagian dari Program SPARK untuk memperkuat kapasitas organisasi perempuan penyandang disabilitas dalam mendorong layanan kesehatan reproduksi yang lebih inklusif, responsif gender, dan berbasis hak.

Melalui workshop ini, peserta bersama-sama merefleksikan perjalanan advokasi yang telah dilakukan, mengidentifikasi tantangan dan peluang, memetakan pemangku kepentingan strategis, serta menyusun rencana advokasi yang lebih terarah untuk memperkuat partisipasi perempuan penyandang disabilitas dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk membangun strategi kolaboratif dalam mendorong layanan kesehatan reproduksi yang aksesibel, memperkuat mekanisme pengaduan yang inklusif, serta memastikan suara perempuan penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan publik.

Melalui advokasi yang berbasis pengalaman dan bukti, HWDI terus berkomitmen mendorong terwujudnya layanan kesehatan yang setara, inklusif, dan bebas diskriminasi bagi seluruh perempuan penyandang disabilitas.

HWDI Kalimantan Barat menyelenggarakan FGD dan Asesmen Kepemimpinan Perempuan Muda Disabilitas Program IN-CLIMATE di Pon...
28/06/2026

HWDI Kalimantan Barat menyelenggarakan FGD dan Asesmen Kepemimpinan Perempuan Muda Disabilitas Program IN-CLIMATE di Pontianak sebagai langkah awal membangun kepemimpinan perempuan muda disabilitas dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Melalui diskusi kelompok, wawancara mendalam, dan pengisian baseline form, peserta berbagi pengalaman tentang dampak perubahan iklim yang mereka rasakan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi sebagai perempuan muda penyandang disabilitas, serta menggali potensi kepemimpinan dan kebutuhan dukungan untuk memperkuat peran mereka dalam aksi iklim yang inklusif.

Kegiatan ini menjadi fondasi bagi rangkaian Program IN-CLIMATE (Inclusive Climate Action) yang akan dilanjutkan dengan penguatan kapasitas, pelatihan kepemimpinan, pendampingan, dan kegiatan advokasi. Bersama, kita mendorong lahirnya pemimpin muda perempuan disabilitas yang mampu menghadirkan perspektif inklusi dalam setiap upaya menghadapi perubahan iklim.

Karena aksi iklim yang efektif adalah aksi iklim yang melibatkan semua, tanpa terkecuali. 🌱

HWDI Sulawesi Selatan menyelenggarakan Training Mekanisme Pelaporan SP4N-LAPOR! untuk meningkatkan kapasitas penyandang ...
28/06/2026

HWDI Sulawesi Selatan menyelenggarakan Training Mekanisme Pelaporan SP4N-LAPOR! untuk meningkatkan kapasitas penyandang disabilitas dalam memanfaatkan kanal pengaduan pelayanan publik secara mandiri, inklusif, dan aksesibel.

Selama dua hari, peserta mempelajari mekanisme pengaduan melalui SP4N-LAPOR!, pengaduan maladministrasi ke Ombudsman RI, serta kanal pengaduan Pemerintah Kota Makassar, Lontara Plus. Peserta juga melakukan uji aksesibilitas platform SP4N-LAPOR! dan menyusun laporan berbasis pengalaman sebagai bagian dari penguatan advokasi.

Melalui kolaborasi bersama KemenPANRB, Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan, dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, kegiatan ini menjadi ruang dialog untuk mendorong sistem pengaduan pelayanan publik yang semakin inklusif dan responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program SPARK yang dijalankan Koalisi PRIMA bersama HWDI untuk memperkuat akuntabilitas publik serta meningkatkan akses perempuan penyandang disabilitas terhadap layanan kesehatan reproduksi yang inklusif dan responsif gender.

Bersama, kita wujudkan pelayanan publik yang aksesibel, setara, dan bebas diskriminasi. 💙

Selama empat hari, 15 perempuan muda penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam Youth Femi...
28/06/2026

Selama empat hari, 15 perempuan muda penyandang disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam Youth Feminist Disability Training (YFDT) 2026 untuk belajar, berbagi pengalaman, membangun solidaritas, dan memperkuat kepemimpinan melalui pendekatan Feminist Disability Leadership Model (FDLM).

Pelatihan ini menjadi ruang aman bagi para peserta untuk mengenali potensi diri, memahami isu gender, hak perempuan disabilitas, kepemimpinan, advokasi, hingga membangun rencana aksi yang dapat diwujudkan di komunitas masing-masing. Bersama narasumber dan fasilitator, peserta juga mendiskusikan berbagai isu penting, mulai dari kekerasan berbasis gender, keadilan iklim, hingga perlindungan dari kekerasan seksual di transportasi online.

HWDI percaya bahwa kepemimpinan tidak selalu dimulai dari mimbar atau jabatan. Kepemimpinan tumbuh ketika perempuan muda penyandang disabilitas berani menyuarakan pengalaman, saling menguatkan, dan bergerak bersama untuk menciptakan perubahan yang lebih inklusif.

14 April 2026, HWDI menyelenggarakan Training Mekanisme Pelaporan SP4N-LAPOR! sebagai upaya meningkatkan kapasitas perem...
28/06/2026

14 April 2026, HWDI menyelenggarakan Training Mekanisme Pelaporan SP4N-LAPOR! sebagai upaya meningkatkan kapasitas perempuan penyandang disabilitas dan organisasi penyandang disabilitas dalam memanfaatkan sistem pengaduan pelayanan publik secara mandiri, inklusif, dan aksesibel.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Umum HWDI, Revita Alvi, yang menegaskan pentingnya penguatan kapasitas dan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam mewujudkan pelayanan publik yang inklusif. Dukungan juga disampaikan oleh Yuna Farhan, Country Director Indonesia dari IBP, yang menekankan pentingnya tata kelola pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Selama pelatihan, peserta tidak hanya mempelajari mekanisme pelaporan melalui SP4N-LAPOR!, tetapi juga melakukan uji aksesibilitas platform, berdiskusi mengenai standar pelayanan publik dan pengelolaan pengaduan, serta menyusun rekomendasi untuk meningkatkan aksesibilitas sistem bagi seluruh masyarakat.

Melalui kegiatan ini, HWDI berharap semakin banyak penyandang disabilitas yang mampu menyampaikan pengaduan pelayanan publik secara mandiri, sekaligus memperkuat advokasi berbasis data untuk mendorong kebijakan dan layanan publik yang lebih inklusif, responsif, dan tidak meninggalkan siapa pun.

Address

Jalan Lumba-Lumba II No 20 RT 7/RW 6, Jati, Kec. Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
East Jakarta
13220

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI):

Shortcuts

Share