The Indonesian Conservation Community, Warsi

The Indonesian Conservation Community, Warsi http://warsi.or.id WARSI’s aim is to attempt for a sustainable development that can discharge human need without threatening the future life.

That is why WARSI develops a concept called: Conservation with Community”. However WARSI has a motto “ Conservation for Community Prosperity” not to discard community prosperity for Conservation.

03/09/2026

Sebuah video bisa memperlihatkan apa yang terjadi di depan kamera. Tapi tidak selalu menunjukkan apa yang terjadi sebelum dan sesudahnya.

Bentrokan antara Orang Rimba dan aparat tentara di kawasan PT Sari Aditya Loka, Sarolangun, tidak seharusnya hanya dilihat dari potongan video yang beredar. Ada rangkaian kejadian, kondisi masyarakat yang sedang berduka, serta persoalan ruang hidup masyarakat adat yang menjadi bagian dari konteks peristiwa ini.

KKI Warsi tidak membenarkan kekerasan dari pihak mana pun. Namun, memahami persoalan juga berarti memberi ruang untuk melihat situasi dari berbagai sisi, terutama ketika peristiwa melibatkan anak dan remaja serta masyarakat adat yang berada dalam kondisi rentan.

“Jangan berhenti pada apa yang terekam. Lihat juga apa yang melatarbelakanginya.”

14.000 titik panas terdeteksi di seluruh Indonesia dalam 24 jam terakhir.Angka ini bukan sekadar statistik, di baliknya ...
03/09/2026

14.000 titik panas terdeteksi di seluruh Indonesia dalam 24 jam terakhir.

Angka ini bukan sekadar statistik, di baliknya ada 200 ribu hektare hutan dan lahan yang terbakar, tersebar di pulau-pulau besar Indonesia. Kalimantan (5.334 titik panas) dan Sumatera (1.212 titik panas) jadi wilayah paling terdampak.

Yang lebih memprihatinkan, lebih dari 355 perusahaan teridentifikasi memiliki titik api di lahan konsesinya, dengan sekitar 85 ribu hektare lahan konsesi ikut terbakar, dari area tambang, perkebunan, hingga logging.

Dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat: Kemenkes mencatat 400.000 kasus ISPA per minggu akibat karhutla (minggu ke-27–31 2026), hingga sejumlah wilayah terpaksa memberlakukan pembelajaran daring demi melindungi anak-anak dari udara yang tidak sehat.

Satwa liar pun tak luput jadi korban. Per September 2026, tercatat 26 satwa liar mati di Kotawaringin Timur, Kalteng (didominasi ular & biawak), serta kijang dan teledu ditemukan mati di TNBTS, Jawa Timur.

Di tengah krisis ini, penanganan darurat terus disinergikan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah bersama masyarakat bahu-membahu, didukung bantuan pemadaman udara dari negara sahabat seperti Jepang, Malaysia, dan Australia. Perjuangan tanpa kenal lelah dari seluruh pihak ini adalah wujud nyata kepedulian yang patut kita apresiasi bersama.

Tapi perlu diingat: memulihkan hutan yang telah terbakar butuh waktu bertahun-tahun, dan justru membuat lahan semakin rentan terbakar kembali. Satu-satunya cara memutus siklus ini adalah pencegahan sejak dini—melalui pengawasan tata kelola lahan, edukasi bahaya karhutla, dan kesadaran ekologi bersama.

Mari jaga hutan Indonesia, sebelum semuanya terlambat.

Komunitas Konservasi Indonesia Warsi
Konservasi Bersama Masyarakat

03/09/2026

Sebuah video bisa memperlihatkan apa yang terjadi di depan kamera. Tapi tidak selalu menunjukkan apa yang terjadi sebelum dan sesudahnya.

Bentrokan antara Orang Rimba dan aparat tentara di kawasan PT Sari Aditya Lokal, Sarolangun, tidak seharusnya hanya dilihat dari potongan video yang beredar. Ada rangkaian kejadian, kondisi masyarakat yang sedang berduka, serta persoalan ruang hidup masyarakat adat yang menjadi bagian dari konteks peristiwa ini.

KKI Warsi tidak membenarkan kekerasan dari pihak mana pun. Namun, memahami persoalan juga berarti memberi ruang untuk melihat situasi dari berbagai sisi, terutama ketika peristiwa melibatkan anak dan remaja serta masyarakat adat yang berada dalam kondisi rentan.

“Jangan berhenti pada apa yang terekam. Lihat juga apa yang melatarbelakanginya.”

02/09/2026

KKI WARSI berkesempatan mengunjungi Kampung Kapeso dan Suaseso di Distrik Mamberamo Hilir, Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua. Kedua kampung ini berada di dalam kawasan Taman Nasional Mamberamo Foja, yang ditetapkan pada Oktober 2024 sebagai taman nasional ke-57 di Indonesia. Di sini, masyarakat adat hidup selaras dengan alam, menjaga Danau Rombebai sebagai sumber kehidupan sekaligus warisan berharga untuk generasi mendatang

Simak selengkapnya di Kanal YouTube KKI Warsi

Komunitas Konservasi Indonesia Warsi



Sehubungan dengan tingginya antusiasme dan proposal berkualitas yang dikirim, proses seleksi proposal Call for Proposal ...
31/08/2026

Sehubungan dengan tingginya antusiasme dan proposal berkualitas yang dikirim, proses seleksi proposal Call for Proposal Warsi Grant Management diperpanjang hingga 9 September 2026.

Hasil seleksi proposal akan diumumkan pada 10 September 2026

Terima kasih atas partisipasi dan kesabarannya. Pantau terus akun kami untuk informasi selanjutnya!

Komunitas Konservasi Indonesia Warsi
Konservasi Bersama Masyarakat

Pengumuman proses pengadaan jasa konsultan pengembangan sistem database dan pengelolaan pengetahuan program RBP REDD+ GC...
27/08/2026

Pengumuman proses pengadaan jasa konsultan pengembangan sistem database dan pengelolaan pengetahuan program RBP REDD+ GCF Output 2 Provinsi Sumatera Barat.

Mohon untuk menunggu informasi selanjutnya terkait proses tender ulang.

SELAMAT & SUKSESKepada Dewan Pengawas dan Dewan Anggota KKI Warsi terpilih periode 2026–2030Dengan penuh rasa syukur dan...
25/08/2026

SELAMAT & SUKSES
Kepada Dewan Pengawas dan Dewan Anggota KKI Warsi terpilih periode 2026–2030

Dengan penuh rasa syukur dan bangga, kami mengucapkan selamat kepada:

DEWAN PENGAWAS KKI WARSI TERPILIH
1. Ketua Dewan Pengawas: Edra Satmaidi
2. Sekretaris: Farida Indriani
3. Anggota: Rakhmat Hidayat

DEWAN ANGGOTA KKI WARSI TERPILIH
1.⁠ Robert Aritonang
2.⁠ Budi Retno Minulya
3.⁠ Novrianty
4.⁠ ⁠Agus Budi Utomo
5.⁠ ⁠Siswaningtyas Tri Nugraheni
6.⁠ ⁠Diki Kurniawan
7.⁠ ⁠Ilham Kurniawan Dartias

Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, menjaga nilai-nilai perkumpulan, serta bersama-sama membawa KKI Warsi semakin maju dan berdampak.

24/08/2026

Satu Komitmen Hingga 2045, Jejak Langkah Perempuan Menjaga Bumi

Dalam reels ini, kita akan menyaksikan dedikasi nyata seorang aktivis perempuan lingkungan. Ia tidak menanam, tetapi mengambil langkah besar dengan mengadopsi pohon hingga tahun 2045. Sebuah janji panjang untuk memastikan napas bumi tetap terjaga, setidaknya sampai Indonesia mencapai usia satu abadnya.

Langkah inspiratif ini adalah bagian dari program Pohon Asuh di kawasan perhutanan sosial, sebuah inisiatif yang terus dijaga KKI Warsi sejak lebih dari satu dekade lalu.

Mengasuh pohon di sini memiliki makna yang jauh lebih luas dan berdampak. Publik bisa ikut mendanai pemeliharaan pohon secara berkala, dan dana tersebut langsung disalurkan kepada masyarakat untuk menggerakkan ekonomi desa, mendukung pendidikan, serta memperkuat patroli untuk perlindungan kawasan.

Saat ini, akar Pohon Asuh telah tersebar di lebih dari 20 lokasi hutan desa di Jambi, Bengkulu, Sumatera Barat, dan Kalimantan Utara.

Mari ikuti jejak langkahnya. Siap mengukir namamu dalam sejarah kelestarian hutan kita? Klik tautan di bio untuk mulai mengasuh pohonmu sendiri!

Komunitas Konservasi Indonesia Warsi
Konservasi Bersama Masyarakat

WARSI Strategic Summit 2026 menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan, berbagi pembelajaran, dan melihat kembali arah...
21/08/2026

WARSI Strategic Summit 2026 menjadi ruang untuk merefleksikan perjalanan, berbagi pembelajaran, dan melihat kembali arah gerakan dalam menjaga hutan dan sumber daya alam.

Selama perjalanan tersebut, pengalaman dari tingkat tapak, pembelajaran bersama masyarakat, serta jejaring yang telah dibangun menjadi bagian penting untuk melihat tantangan dan peluang ke depan.

Melalui ruang ini, berbagai pengalaman dan gagasan dipertemukan untuk memperkuat langkah bersama, menjaga keberlanjutan gerakan, dan memastikan arah ke depan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat serta kelestarian hutan.

Address

Jalan Inu Kertapati No. 12 Pematangsulur Telanaipura
Djambi
36124

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when The Indonesian Conservation Community, Warsi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to The Indonesian Conservation Community, Warsi:

Shortcuts

Share