Masyarakat Dan Perikanan Indonesia

Masyarakat Dan Perikanan Indonesia Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) was founded in 2013 with the aim of driving responsible and

Masyarakat dan Perikanan Indonesia (MDPI) was founded in 2013 with the aim of driving responsible and sustainable fisheries activities for the well-being of fishing communities and fishery resources across Indonesia. Our motto is โ€œhappy people, many fish.โ€ Our organization started with a simple believe that empowered, financially secure fisher communities are key in achieving fishery sustainabilit

y. We work with small-scale artisanal fisheries to foster sustainable, equitable, and traceable seafood supply chains. MDPI aims for real and robust long-term results in the communities we engage in. Our core competencies are:

Fisheries data and governance, community organization, and creating enabling conditions that are key to long-term fisheries sustainability.

21/08/2026

Belajar lebih siap, melaut lebih aman ๐ŸŒŠ๐Ÿ›Ÿ

Bagi nelayan, laut adalah ruang kehidupan sekaligus ruang yang penuh risiko.

Melalui pelatihan Safety at Sea bersama BASARNAS Kota Ternate, nelayan Fair Trade di Morotai belajar mengenali risiko di laut, memahami keselamatan, serta mempraktikkan langkah-langkah pertolongan dalam situasi darurat.

Karena setiap perjalanan melaut bukan hanya tentang p**ang membawa hasil, tetapi juga tentang p**ang dengan selamat. ๐Ÿ’™๐ŸŸ

Selamat Hari Kemerdekaan, Happy People! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŸBelakangan ramai bahas makanan yang Indonesia banget: kimpul. Sebenarnya kimp...
17/08/2026

Selamat Hari Kemerdekaan, Happy People! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐ŸŸ

Belakangan ramai bahas makanan yang Indonesia banget: kimpul. Sebenarnya kimpul adalah ubi yang sudah lama dipakai oleh nenek moyang kita dalam membuat kue, jajanan, hingga makanan pokok pengganti nasi. Namun belakangan kimpul ramai jadi guyonan warganetโ€”meme kimpul sebagai pengganti segala macam kebutuhan hidup. ๐Ÿฅ”

MDPI berusaha untuk memperkaya diskusi warganet dengan menambah daftar hal yang tak bisa diganti kimpul, terutama di kehidupan masyarakat pesisir. ๐Ÿง๐ŸŒŠ

Kira-kira apa saja? Geser untuk lebih lanjut! ๐ŸŸ๐Ÿ’™๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ

17/08/2026

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-81, Happy People! ๐ŸŸ๐Ÿ’™๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

"Dari laut yang mereka jaga, dari peluh yang mereka perjuangkan, nelayan skala kecil turut menyalakan harapan untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur"

BBM Bersubsidi sulit, nelayan skala kecil ikut terdampak. ๐ŸŽฃSebanyak 91,3% nelayan skala kecil di Maluku Utara mengaku ke...
14/08/2026

BBM Bersubsidi sulit, nelayan skala kecil ikut terdampak. ๐ŸŽฃ

Sebanyak 91,3% nelayan skala kecil di Maluku Utara mengaku kerap mengalami kelangkaan BBM bersubsidi.

Dalam Pertemuan Reguler KPBP-Tuna Maluku Utara Ke-XIV, pemerintah, nelayan, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat sipil bersama-sama membahas perbaikan tata kelola BBM bersubsidi dan rumpon.

Dari persoalan, menuju rencana aksi bersama untuk perikanan tuna yang lebih adil dan berkelanjutan.

๐Ÿ“ Ternate, Maluku Utara, 4 Agustus 2026

Tuna

Bahkan setelah kehancuran, kehidupan tetap menemukan jalannya sendiri. ๐ŸŸ๐ŸชธDi Desa Waprea, Kabupaten Buru, Happy People ak...
10/08/2026

Bahkan setelah kehancuran, kehidupan tetap menemukan jalannya sendiri. ๐ŸŸ๐Ÿชธ

Di Desa Waprea, Kabupaten Buru, Happy People akan menemukan jajaran terumbu karang yang hidup, tetapi terpecah-pecah, di sepanjang perairan pantai. Beberapa bagiannya tampak rusak dan menjadi puing (rubble) akibat kontak fisik dengan aktivitas manusia.

Jenis kontak fisiknya beragam: ada yang terbentur jangkar, terseret pemberat jaring insang, ada p**a yang hancur karena pengeboman ikan oleh nelayan luar desa.

Kondisi ini mengenaskan, tetapi masyarakat Desa Waprea optimis akan pemulihan. Seburuk apa pun manusia memperlakukan alam, kehidupan tetap menemukan jalan untuk tetap bertahan. Hal ini menginspirasi mereka untuk bertekad menjaga warisan ekosistem laut yang penting bagi kehidupan masyarakat desa yang mayoritas merupakan nelayan.

Per tahun 2025, KKP mengukuhkan perairan laut Desa Waprea sebagai bagian dari Kawasan Konservasi Perairan Daerah (KKPD) di Kabupaten Buru. Menyambut mandat tersebut, MDPI melalui Program TFCCA memfasilitasi dan mendampingi pengukuhan Pokmaswas Desa Waprea yang bertugas untuk mengawasi dan menjaga kawasan konservasi tersebut.

Baca cerita lengkapnya pada https://mdpi.or.id/tfcca-pokmaswas

Terima kasih atas kebersamaan kita selama 13 tahun ini, Happy People! ๐Ÿ’™๐ŸŸTanggal 31 Juli lalu, MDPI bersyukur dapat meray...
04/08/2026

Terima kasih atas kebersamaan kita selama 13 tahun ini, Happy People! ๐Ÿ’™๐ŸŸ

Tanggal 31 Juli lalu, MDPI bersyukur dapat merayakan hari ulang tahun ke-13. Dengan hangat dan sederhana, kami berkumpul bersama masyarakat pesisir, mitra, dan staf untuk merefleksikan kerja keras bersama selama lebih dari satu dekade. ๐ŸŽ‚

Baca refleksi syukur kami selengkapnya pada: https://mdpi.or.id/id/mdpi-13-tahun-berdaya-bersama/

22/07/2026

Kita sering dengar istilahnya, tapi kadang lupa sama artinya?

Yuk, cek lagi artinya! Karena memahami istilah adalah langkah kecil untuk memahami dunia perikanan yang lebih besar.

Ada istilah lain yang sering Happy People dengar tapi masih lupa artinya? Tulis yuk di kolom komentar!

Sliding tackle batu karang? No, no, ya, Happy People. ๐Ÿ˜ฃโ˜๏ธKalau kamu s**a konten ini, mungkin kamu juga bakal s**a baca c...
20/07/2026

Sliding tackle batu karang? No, no, ya, Happy People. ๐Ÿ˜ฃโ˜๏ธ

Kalau kamu s**a konten ini, mungkin kamu juga bakal s**a baca cerita kami bersama nelayan spearfishing di Buru. Cek situs web kami untuk membaca kisahnya!

Halo, masyarakat pesisir Kabupaten Lombok Utara. ๐ŸŸ๐Ÿ‘‹Sejak tahun 2024, MDPI mendampingi masyarakat Desa Sukadana di Kabupa...
16/07/2026

Halo, masyarakat pesisir Kabupaten Lombok Utara. ๐ŸŸ๐Ÿ‘‹

Sejak tahun 2024, MDPI mendampingi masyarakat Desa Sukadana di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Jika Happy People berkunjung ke sini, Anda akan bertemu kampung nelayan di sepanjang hamparan pantai.

Aktivitas perikanan dioperasikan oleh keluarga nelayan, dari rumah ke rumah. Desa yang kecil membuat Happy People mudah mengenali satu sama lainโ€”yang kemungkinan besar saling berkerabat. Terdapat tiga nelayan utama di desa ini: nelayan tuna pancing ulur, nelayan ikan pelagis kecil jaring insang, dan nelayan tuna pukat cincin. Kami mendampingi untuk membantu pendaftaran rumpon bagi kelompok lokal di sana.

Satu hal yang unik dari warga Desa Sukadana adalah nilai adat Sasak yang kokoh. Tetua Adat memegang kebijaksanaan tertinggi dalam struktur sosial, termasuk dalam dinamika usaha perikanan skala kecil. Temuan ini menjadi catatan penting bagi kami untuk menjalankan program Pengembangan Masyarakat Pesisir.

Jika bertemu di jalan, jangan sungkan untuk menyapa kami di Lombok Utara! Happy People juga dapat mengirimkan pesan daring untuk kolaborasi kegiatan di Desa Sukadana. ๐ŸŒŠ

Address

Jalan Kembang Matahari I No. 147, Sumerta, Kec. Denpasar Timur
Denpasar
80237

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Masyarakat Dan Perikanan Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Masyarakat Dan Perikanan Indonesia:

Shortcuts

Share