27/04/2026
Yayasan Penyu Indonesia turut berpartisipasi dalam International Sea Turtle Symposium (ISTS) ke-44 di Hawaiʻi, sebuah forum global tahunan yang mempertemukan para ilmuwan, praktisi, dan penggerak konservasi penyu dari seluruh dunia. Mengusung tema Kaiāulu atau “komunitas”, simposium ini menegaskan kekuatan kolaborasi dalam melaksanakan upaya perlindungan penyu.
Yuliana Syamsuni, selaku Deputy Director YPI, aktif berpartisipasi dalam rangkaian acara. Mulai dari sesi workshop, pertemuan regional, hingga sesi pleno dan paralel. Kami berbagi tentang pengalaman tentang upaya konservasi penyu di Indonesia sambil juga mendapatkan insight dari peserta lainnya.
Yuli mempresentasikan proyek pengembangan kapasitas YPI dalam sesi poster yang berjudul “Strengthening capabilities and capacities for sea turtle conservation in Indonesia through organizational development”. Selain itu, mewakili Indonesia untuk melaporkan status konservasi penyu dan isu terkini di Indonesia pada forum regional The Indian Ocean and South-East Asia (IOSEA) regional meeting. Diluar sesi ilmiah, ISTS ke-44 juga menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial, budaya, dan komunitas yang menjadi ruang interaksi dan memperkaya pengalaman peserta.
Partisipasi Yuli didukung oleh pemerintah UK melalui pendanaan Darwin Initiative dan International Sea Turtle Society.
Baca artikel “Partisipasi Yayasan Penyu Indonesia di Simposium Penyu Internasional” selengkapnya di website kami: www.yayasanpenyu.org/berita 🌊💙
KonservasiLaut