Lingkar Studi Muslimah Bali

Lingkar Studi Muslimah Bali Pusat edukasi untuk muslimah Bali. Mengadakan diskusi intensif seputar Islam.

Aksi Balap Liar yang Makin BrutalOleh: Rusmiati Aksi balap liar di kawasan Klungkung, Bali, sudah sangat meresahkan masy...
10/11/2025

Aksi Balap Liar yang Makin Brutal
Oleh: Rusmiati

Aksi balap liar di kawasan Klungkung, Bali, sudah sangat meresahkan masyarakat. Mereka bahkan cukup lihai menghindari patroli aparat. Setelah ditelusuri aparat, ternyata komunitas balap liar yang beraksi di Klungkung memiliki mata-mata yang memantau pergerakan petugas. Mata-mata tersebut adalah seorang remaja perempuan yang rumahnya di barat Polres Klungkung.

Sebelumnya, para pelaku biasa beraksi di kawasan Jembatan Merah, Pusat Kebudayaan Bali (PKB), kini mereka semakin nekat.

Sabtu (18/10/2025) malam, sekelompok remaja menutup Jalan Bypass Ida Bagus Mantra, Kecamatan Dawan, hanya demi adu kecepatan pembohong. Akibatnya, arus lalu lintas sempat macet total.

Mendapat laporan warga, Polres Klungkung langsung menurunkan 53 personel Satlantas untuk membubarkan aksi tersebut.

Namun, begitu petugas tiba, ratusan remaja yang tengah balapan maupun menonton langsung kabur, sebagian bahkan lari ke area persawahan di sekitar GOR Swecapura, Gelgel.

Aksi balap liar semakin banyak terjadi di daerah indonesia, termasuk Bali. Aksi yang semakin meresahkan ini pelakunya memang didominasi oleh remaja. Sungguh sangat miris, di saat masa remaja adalah masa belajar dan meraih prestasi, namun waktunya dihabiskan untuk melakukan kegiatan yang dapat mencelakai diri sendiri maupun orang lain.

Perubahan karakter seseorang diakibatkan dari bagaimana stimulus lingkungan membentuk dirinya. Apabila aturan sering dilanggar karena dianggap tidak ada sanksi, maka wajar jika mereka berbuat sesuka hati dengan maksud ekspresi diri. Sungguh berat beban negara jika generasinya mewarisi mental bodo amat dan tidak paham tanggung jawab.

Program Cicilan Emas, Sesuaikah dengan Syariat? | FokusHarga emas yang makin tinggi mendorong berbagai lembaga keuangan ...
10/11/2025

Program Cicilan Emas, Sesuaikah dengan Syariat? | Fokus

Harga emas yang makin tinggi mendorong berbagai lembaga keuangan menawarkan emas batangan melalui Program Cicilan Emas. Namun, kita perlu memahami terlebih dahulu hukum jual beli emas secara cicilan sebelum kita memutuskan.

https://muslimahnews.net/2025/11/03/39471/

Jangan lupa berkunjung ke website Muslimah News dan sebarkan tulisan kami seluas-luasnya ya!

Adapun dalil ulama yang membolehkan wali menikahkan tanpa seizin anak gadisnya, tidak dapat diterima. Hal ini karena maf...
07/11/2025

Adapun dalil ulama yang membolehkan wali menikahkan tanpa seizin anak gadisnya, tidak dapat diterima. Hal ini karena mafhūm mukhālafah yang dijadikan dalil, tidak dapat diamalkan, karena bertentangan dengan manthūq (makna tersurat/terucap) dari nash hadits yang dengan jelas (eksplisit) tidak membolehkan wali menikahkan anak gadisnya kecuali dengan seizin anak gadisnya (HR. Muslim, no.1421).

Jawaban lengkapnya: https://fissilmi-kaffah.com/frontend/artikel/detail_tanyajawab/712

KRISIS SUDAN DAN URGENSI KEPEMIMPINAN ISLAM GLOBALKuy dibaca sampai akhir!
07/11/2025

KRISIS SUDAN DAN URGENSI KEPEMIMPINAN ISLAM GLOBAL

Kuy dibaca sampai akhir!

ALAM PANTAI KELINGKING YANG INDAH, KINI PUDAR SETELAH PROYEK LIFT KACA PARA KAPITALISPenulis: Ami Pertiwi SuwitoKetika p...
05/11/2025

ALAM PANTAI KELINGKING YANG INDAH, KINI PUDAR SETELAH PROYEK LIFT KACA PARA KAPITALIS

Penulis: Ami Pertiwi Suwito

Ketika pertama kali mendengar kata “Nusa Penida”, mungkin yang muncul di benak kita adalah pulau kecil dengan pantai-pantai indah dan bukit-bukit hijau. Namun kini sebagian keindahan alam tersebut pudar akibat pembangunan lift kaca tinggi, tepatnya di pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali. Puncaknya pada akhir bulan Oktober 2025, kondisi pantai Kelingking telah menjadi pembicaraan hangat di dunia pariwisata. Sebab pembangunan lift kaca di pantai Kelingking dinilai masyarakat telah merusak lanskap alam Nusa Penida.

Proyek lift kaca di Pantai Kelingking ini telah dimulai sejak sejak tanggal 7 Juli 2023 dengan peletakan batu sebagai penandaan. Lahirnya proyek ini berawal dari kerjasama antara investor Tiongkok, PT BNP (Bina Nusa Properti) sebagai pemegang kuasa, dan Banjar Adat Karang Dawo di Desa Bungamekar. Komang Suantara selaku direktur PT BNP mengatakan nilai investasi dari pembangunan lift kaca ini sekitar Rp 200 miliar. Terbilang bahwa lift kaca yang dirancang setinggi 180 meter ini bertujuan untuk memudahkan akses manusia dari bukit ke pantai.

Meskipun tujuan pembangunan lift kaca ini terdengar baik, namun ada sejumlah sisi gelap di balik proyek raksasa ini. Pertama, tidak ada urgensi ataupun desakan wisatawan untuk membangun lift di pantai Kelingking. Sebab rata-rata wisatawan menyukai Pantai Kelingking karena keindahan alamnya serta tantangan menuruni bukit hijaunya dengan tangga yang sudah ada. Dengan kata lain, proyek lift ini bukan hasil dari aspirasi masyarakat.

Kedua, fakta bahwa proyek ini memanfaatkan investasi dari negara Tiongkok menunjukkan bahwa Indonesia masih berada dalam cengkeraman negara Tiongkok/ China. Selama bertahun-tahun negera China berinvestasi/meminjamkan uang kepada Indonesia bukan untuk menolong, melainkan untuk menjajah Indonesia dari segi ekonomi. Maka, proyek lift kaca ini hanya akan menambah hutang Indonesia kepada China yang sudah mencapai sekitar Rp 390 Triliun per September 2025.

Ketiga, pembanganan lift kaca ini telah menutupi sebagian pemandangan indah pantai Kelingking meskipun proyeknya belum selesai. Inilah yang memicu berbagai protes besar dari masyarakat Indonesia maupun di luar Indonesia. Sebab proyek yang diklain untuk memudahkan akses pengunjung pantai malah menghalangi pemandangan alam yang justru dicari oleh para wisatawan.

Sudah waktunya kita sadar, bahwa sistem kehidupan kapitalisme telah merusak alam ciptaan Allah SWT dan akan terus merusak jika kita tidak segera mengganti sistem kehidupan. Sejak Indonesia mengalami kolonialisme dari penjajah-penjajah eropa, sejak itu juga kapitalisme merajalela di negeri ini. Pulau Bali pun menjadi korban setelah dipromosikan menjadi tempat wisata internasional. Mulai dari overtourism, berkurangnya area resapan air, penumpukan sampah, hingga muncul banjir bandang pada September 2025 lalu. Penbangunan lift kaca di pantai Kelingking ini merupakan salah satu dari sekian banyak kapitalisasi Provinsi Bali.

Satu-satunya sistem kehidupan yang bisa menjaga kelestarian alam dunia termasuk alam Bali adalah sistem kehidupan Islam. Sebab Islam mewajibkan umatnya untuk menjaga alam bumi ini. Bahkan untuk menebang 1 pohon ada persyaratan-persyaratan yang ketat sehingga pelebangan liar jelas dilarang. Pebangunan pun harus berporos kepada kemaslahatan masyarakat, bukan keuntungan bisnis. Segala proyek yang dibiayai oleh investor kapitalis tidak akan diperbolehkan dalam negara yang menerapkan Islam, terlebih jika investor tersebut ingin menjerat pengguna dana dalam hutang.

Sebagai contoh, pada masa Kekhilafahan Abbasiyah, terdapan proyek irigasi Al Ma’mum yang diawasi oleh Khalifah Al-Ma’mum (pemerintahan 813 - 833 M). Proyek ini mencakup wilayah Mesir, Irak, dan Khurasan. Tujuan dari proyek pembangunan irigasi adalah untuk menghidupkan kembali lahan pertanian yang sebelumnya tidak produktif, sekaligus memastikan pasokan air yang teratur untuk keperluan irigasi.

Antara Kemiskinan dan dimiskinkanOleh: NuryantiBelakangan ini sering sekali terdengar maupun terlihat oleh kita kondisi ...
05/11/2025

Antara Kemiskinan dan dimiskinkan
Oleh: Nuryanti

Belakangan ini sering sekali terdengar maupun terlihat oleh kita kondisi masyarakat yang miskin. Seperti apa sebenarnya yang dikategorikan sebagai masyarakat miskin, masyarakat masih ambigu. Dalam hal ini ada sebagian dari masyarakat yang berpendapat bahwa kita ini adalah masyarakat yang dimiskinkan bukan miskin yang sebenarnya. Pendapat yang seperti ini butuh pembuktian dan ditelaah lebih lanjut. Yang perlu digarisbawahi juga adalah cara Islam dalam menuntaskan kemiskinan yang dialami oleh sebagian masyarakat kita hari ini.

Dikutip dari tribunnali.com Semarapura- Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali memperkuat langkah dalam menekan angka kemiskinan melalui rapat koordinasi atau Team Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Klungkung Bali pada hari Rabu, 22 Oktober 2025 lalu.

Dalam rapat ini disampaikan berbagai program dalam pengentasan kemiskinan telah berjalan dan memberi hasil positif. Seperti Badan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Siswa Miskin (BSM), Program Keluarga Harapan (PKH) hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program-program tersebut dianggap mampu menurunkan angka kemiskinan yang terjadi di daerah Klungkung hingga 5,18 persen. Namun pencapaian ini dianggap belum cukup, butuh gerak yang lebih cepat lagi, ucap Wabup Tjok Surya.

Respon ekonomi dalam hal kemiskinan memberi solusi dari program-program seperti Badan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Siswa Miskin ( BSM), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga pemberdayaan ekonomi, semua itu merupakan solusi percepatan dengan asas manfaat dan tidak menyentuh dari akar permasalahan. Problem yang mendasar adalah kemiskinan jelas tidak tepat jika dilakukan dengan program BPNT, BSM, PKH, hingga pemberdayaan ekonomi, karena hanya bersifat sementara dan bukan tidak mungkin akan menimbulkan problem yang baru.

Solusi pemerintah hari ini hanya bersifat praktis dan pragmatis akibat dari sistem yang diterapkan hari ini adalah kapitais sekuler. Sistem kapitalis sekuler merupakan sistem yang berasaskan pada manfaat dn mencari keuntungan dalam menuntaskan setiap problem, kemudian sekuler adalah menjauhkan seluruh aturan yang merujuk kepada agama (Islam). Atas dasar inilah maka kemudian lahirlah aturan dari manusia yang berkompeten dalam menerapkan aturan-aturannya. Jika sudah aturan di buat oleh manusia maka yang dinilai adalah keuntungan dan kerugian bukan berasaskan syariat Islam.

Maka dari itu, dibutuhkan politik Islam dalam mengatur perekonomian yang berdasarkan pada hukum-hukumnya yaitu syariat Islam. Dalam hukum Islam, Negara adalah pelayan bagi masyarakat dan wajib menjamin kebutuhan dasar setiap individu, seperti, Kebutuhan sandang (pakaian), kebutuhan pangan (makanan dan minuman), dan papan (tempat tinggal). Inilah yang seharusnya dijamin oleh Negara agar tidak ada lagi kemiskinan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat kita hari ini. Maka tidak heran jika hari ini banyak kita lihat disekitar kita masyarakat yang miskin karena sistem (aturan) yang diterapkan bukan sistem Islam.

Dalam Islam, Negara wajib menerapkan sistem ekonomi Islam yang berbasis pada syariat Islam yaitu dalam mengelola harta milik umum untuk kesejahteraan rakyat bukan kepada asing dan aseng, ataupun kepada para pemilik modal/oligarki secara bebas (liberal), seperti yang terjadi hari ini.

Untuk itu, dibutuhkan dukungan dari sistem negara dalam mengatasi kemiskinan yang terjadi hari ini. Jika sistem kapitalis sekuler liberal tidak segera digantikan dengan sistem Islam, maka kemiskinan tidak akan pernah selesai. Inilah yang dinamakan masyarakat kita hari ini dibuat miskin oleh sistem yang diterapkan.

Jika sistem Islam diterapkan hari ini, maka kesejahteraan pasti akan terealisasikan di tengah-tengah masyarakat dan tidak ada lagi kemiskinan yang terjadi. Dan sistem Islam hanya bisa diterapkan dalam institusi pemerintahan Islam yaitu Khilafah yang dipimpin oleh seorang Khalifah.

Wallahua'lambissowab

Fenomena Kidulting, Manipulasi Kebahagiaan dan Krisis Jiwa Kepemimpinan dalam Sistem Kapitalisme | FokusMunculnya fenome...
02/11/2025

Fenomena Kidulting, Manipulasi Kebahagiaan dan Krisis Jiwa Kepemimpinan dalam Sistem Kapitalisme | Fokus

Munculnya fenomena kidulting tidak lepas dari standar hidup masyarakat sekuler yang menempatkan kebahagiaan hanya pada aspek materi, bahkan menjadikannya peluang bisnis yang menguntungkan. Ini berbeda dengan sistem Islam yang memandang kebahagiaan berdasarkan ke-ridha-an Allah Ta'ala.

https://muslimahnews.net/2025/10/28/39358/

Jangan lupa berkunjung ke website Muslimah News dan sebarkan tulisan kami seluas-luasnya ya!

Nama akronim Jeritan Malam yang digunakan untuk menamai sebuah kegiatan Islam, hukumnya makruh alias kurang baik. Ini ka...
02/11/2025

Nama akronim Jeritan Malam yang digunakan untuk menamai sebuah kegiatan Islam, hukumnya makruh alias kurang baik. Ini karena dalam akronim Jeritan Malam, terkandung nuansa mistis dan horor, sesuatu yang kurang cocok untuk menamai sebuah kegiatan yang Islami.

Cobalah cari akronim lain yang maknanya lebih baik. Mungkin dapat menggunakan akronim Renungan Malam, singkatan dari Remaja Pecinta Pegunungan, Masjid, dan Alam. Wallāhu a’lam.

Jawaban lengkapnya: https://fissilmi-kaffah.com/frontend/artikel/detail_tanyajawab/699

NEGARA WAJIB MELAYANI RAKYATNYAKuy dibaca sampai akhir!
02/11/2025

NEGARA WAJIB MELAYANI RAKYATNYA

Kuy dibaca sampai akhir!

Remaja Mengancam Ibu Demi Skincare! | ZillenialsBikin elus dada nggak sih, Sob? Di Pemalang, ada remaja yang saking peng...
02/11/2025

Remaja Mengancam Ibu Demi Skincare! | Zillenials

Bikin elus dada nggak sih, Sob? Di Pemalang, ada remaja yang saking pengennya skincare sampai nekat mengancam ibunya sendiri pakai pisau! 😱 Kenapa ya keinginan sesaat bisa sampai membutakan akal sehat dan bahkan mengikis moral generasi kita? Ternyata ini bukan cuma soal kenakalan remaja, Sob, tapi "alarm" keras bahwa ada yang salah dengan cara kita memandang tujuan hidup. Sebagai sesama remaja kita penasaran dan butuh pencerahan banget kan Sob, yuk temukan jawaban dan solusinya di video ini!

https://youtu.be/P4i6GnWYTHM

Jangan lupa share seluas-luasnya yaa!

Koleksi Mainan Jadi Hobi, Akankah Membawa Ketenangan Hakiki? | Family ZoneFenomena kidulting makin marak, orang dewasa m...
02/11/2025

Koleksi Mainan Jadi Hobi, Akankah Membawa Ketenangan Hakiki? | Family Zone

Fenomena kidulting makin marak, orang dewasa menyukai mainan dan tontonan anak-anak sebagai healing dan membawa kebahagiaan. Tapi, bagaimana pandangan Islam tentang perilaku ini?

https://youtu.be/xPDsRuh-Cgk

Yuk kunjungi channel Youtube Media Muslimah dan sebarkan kontennya seluas-luasnya!

Address

Denpasar
80119

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lingkar Studi Muslimah Bali posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share