29/05/2026
Pada tanggal 18–19 Mei 2026, Yayasan Biodiversitas Indonesia bersama Pusat Riset Ekologi, BRIN melaksanakan kegiatan sampling environmental DNA (eDNA) di tiga danau kawasan Bedugul, Bali, yaitu Danau Buyan, Danau Beratan, dan Danau Tamblingan.
Metode eDNA telah muncul sebagai alat yang ampuh untuk penilaian keanekaragaman hayati, yang mampu mendeteksi beragam takson dengan sensitivitas tinggi, termasuk spesies kriptik, langka, atau sulit ditemui yang mungkin kurang terwakili dalam survei konvensional. Pendekatan ini dinilai efektif untuk mendokumentasikan keanekaragaman hayati secara non-invasif, termasuk mendeteksi keberadaan spesies dengan kelimpahan rendah maupun spesies introduksi dan invasif.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data awal mengenai komposisi keanekaragaman ikan native serta mengidentifikasi keberadaan spesies introduksi/invasif pada ekosistem ketiga danau tersebut. Data yang dihasilkan diharapkan dapat mendukung pengelolaan dan konservasi ekosistem perairan di Bali berbasis data ilmiah.
Melalui kolaborasi riset dan konservasi, pemantauan biodiversitas perairan dapat dilakukan secara lebih adaptif, modern, dan berkelanjutan.
BRIN YayasanBiodiversitasIndonesia