26/04/2026
Ada perbedaan tipis antara merencanakan masa depan dan mengkhawatirkannya secara berlebihan. Manusia memang diajarkan untuk berusaha dan memikirkan langkah ke depan, tetapi ketika pikiran dipenuhi kecemasan tanpa henti, hati perlahan kehilangan ketenangannya.
Rasa khawatir yang berlebih sering kali lahir dari keinginan untuk mengendalikan segala hal. Kita ingin semuanya berjalan sesuai rencana, sesuai harapan. Padahal tidak semua hal berada dalam jangkauan kita. Ada bagian dari hidup yang memang harus diserahkan kepada Allah.
Dalam sudut pandang iman, kekhawatiran yang berlebihan bisa menjadi tanda bahwa kita lupa pada sifat Allah yang Maha Mengatur dan Maha Mengetahui. Seolah-olah kita meragukan bahwa Dia mampu memberikan yang terbaik bagi hamba-Nya. Padahal berkali-kali hidup telah menunjukkan bahwa banyak hal berjalan baik meski tidak sesuai rencana kita.
Mungkin karena itu, ketenangan tidak datang dari berhenti berusaha, tetapi dari belajar percaya setelah berusaha. Ketika seseorang tetap berikhtiar, namun hatinya bersandar kepada Allah, kekhawatiran perlahan berubah menjadi keyakinan. Bahwa apa pun yang terjadi nanti, semuanya berada dalam pengaturan-Nya yang tidak pernah keliru.
اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد