13/08/2026
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) secara tegas mengonfirmasi bahwa seluruh bentuk asbes—termasuk krisotil—bersifat karsinogenik bagi manusia, di mana tinjauan sistematis menunjukkan bahwa mayoritas pekerja manual di industri konstruksi global masih sangat rentan terpapar serat berbahaya ini.
Dampaknya terbukti amat fatal secara medis; paparan asbes di tempat kerja diperkirakan memicu lebih dari 200.000 kematian setiap tahunnya, yang mencakup lebih dari 70% dari total kasus kematian akibat kanker yang berhubungan dengan pekerjaan.
Kenyataan pahit inilah yang mendorong lebih dari 50 Negara Anggota WHO melarang penuh penggunaan asbes demi melindungi keselamatan jiwa para pekerja, sebuah langkah krusial yang sudah sepatutnya menjadi perhatian bersama untuk menghadirkan lingkungan kerja yang lebih aman dan terbebas dari risiko kanker paru.