19/07/2024
Alhamdulillah sore ini mendapat kunjungan salah satu pendamping Projek Pendampingan Kewirausahaan Unsoed beberapa tahun lalu.
Ada pelajaran yang bisa dipetik terutama nilai inti model wirausaha sosial pengelolaan sampah organik yang sedang dirintis saat itu.
Ada beberapa hal yang bisa dipetik pada pertemuan sore ini. Saat itu dua hal yang menjadi ketertarikan adalah akuntansi keuangan dan marketing atau mengenalkan. Salah satu pemasaran gagasan dengan mengikuti krenova alhamdulillah sudah terlaksana.
Hal yang dikembangkan cukup menarik dan prospektif sehingga dua hal di atas yang menjadi fokus pendampingan.
Ada feedback menarik, beberapa waktu lalu ingin menanam, tanah yang tersedia jenis padas, kemudian order kompos di tempat kami. Ternyata tanaman bisa tumbuh hijau, setelah padas ditambah kompos order pertama.
Sore ini sembari silaturahim saling cerita keadaan pulang order empat kantong ukuran jumbo.
Saya bercerita, bahwa banyak sumbangan pemikiran diperoleh dan diterapkan sampai sekarang. Dengan pendekatan pentahelix pengembangan model wirausaha sosial pengolahan sampah organik yang sekarang diberi nama Wirus Tribio atau Wirausaha Sosial Trilogi Biomassa, mendapat banyak dukungan.
Lanjut bercerita sekaligus melaporkan progres terkini bahwa kita mendapatkan dukungan selain dari Unsoed yang dulu telah dilaksanakan, juga mendapatkan dukungan dari akademisi lain seperti Politeknik Negeri Cilacap, salah satu akademisi UGM Pak Nasih dengan gagasan trilogi biomassa, Bappeda Cilacap Bidang Riset dan Inovasi Daerah melalui Krenova dan Pameran, praktisi pertanian khususnya pengomposan dan pemilihan produk rakitan dekomposer, dan dukungan dunia usaha.
Kami masih hutang satu ide dari pendampingan yang lalu, yaitu membuat kemassan kompos yang dapat dijinjing.
Terima kasih kawan-kawan yang telah memberikan dukungan pemikiran, finansial, kebijakan, motivasi, peralatan, tempat, packing dan banyak hal lainnya.
Terima kasih Pak Agus, Mas Wawan, Mas Faisal, Prof. Wiwiek Unsoed.