Maenpo Cikalong Mancika

Maenpo Cikalong Mancika Tempat komunikasi & informasi tentang silat tradisional Maenpo Cikalong, khususnya komunitas MANCIKA (jalur Gan Uweh - RH Azis Asy'arie). Soleh).

MANCIKA (singkatan dari MAeNpo CIKAlong) adalah wadah pelestarian dan pengembangan silat tradisional dari Cianjur, Maenpo Cikalong, khususnya dari jalur Gan Uweh (RH O. Guru utama MANCIKA adalah RH Azis Asy'arie, murid langsung Gan Uweh. Kegiatan MANCIKA di antaranya adalah:
- pelatihan Maenpo Cikalong
- pelestarian dan pengenalan kembali ibing Maenpo Gan Didi
- dokumentasi sejarah Maenpo Cikalo

ng
- penelitian berbagai aspek Maenpo Cikalong
- inovasi, publikasi, promosi, dan penyebaran informasi Maenpo Cikalong
- kerja sama dengan berbagai pihak untuk memajukan Maenpo Cikalong dan pencak silat pada umumnya

Silaturahmi, Doa, Mengenang Alm RH. Azis Asy’arie Gubes MancikaBandung, 28 Februari 2026 — Silaturahmi Maenpo Cikalong d...
02/03/2026

Silaturahmi, Doa, Mengenang Alm RH. Azis Asy’arie Gubes Mancika

Bandung, 28 Februari 2026 — Silaturahmi Maenpo Cikalong digelar sebagai ruang pertemuan batin dan keilmuan untuk mengenang serta mendoakan sesepuh almarhum H. Azis Asy’arie, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dilaksanakan di Jalan Babakan Jeruk Nomor 38, Terusan Pasteur, Bandung, serta dirangkaikan dengan buka puasa bersama dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.

Hadir dalam kesempatan itu Dadan Ridwan Saleh, M.T., putra almarhum, Dewan Keilmuan Panglipur Abah Asep Gurwawan, Teh Een Suhaeny dari Perguruan Pencak Silat Si Macan Tutul, perwakilan Garis Paksi Kang Ading dan Ferri, budayawan Kang Hawe Setiawan, serta Syahrul Zidane As-Sidiq, Magister Antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM). Para pelatih, anggota, serta pesilat Maenpo Cikalong turut menjadi bagian dari pertemuan yang bukan sekadar seremonial, melainkan penguatan nilai dan identitas keilmuan.

Selain doa bersama, kegiatan ini juga diisi dengan pemutaran film dokumenter perjalanan Uwa Haji Azis dalam menyebarkan dan mengembangkan Maenpo Cikalong. Dokumenter tersebut menjadi medium refleksi lintas generasi, menghadirkan kembali jejak perjuangan, ketekunan, serta visi kebudayaan yang diwariskan almarhum kepada murid-muridnya.

Silaturahmi ini dimaknai sebagai implementasi adab seorang pesilat terhadap guru dan leluhurnya. Dalam tradisi keilmuan, penghormatan tidak berhenti pada ingatan, melainkan diwujudkan melalui konsistensi latihan, disiplin, serta kesetiaan pada nilai-nilai yang diwariskan.

Momentum ini sekaligus menjadi perekat persaudaraan agar Maenpo Cikalong (Mancika) tetap hidup sebagai laku dan kesadaran, bukan sekadar gerak. Abah Asep Gurwawan menyampaikan bahwa keberlanjutan keilmuan Mancika merupakan amanah yang patut dijaga. Ia menegaskan adanya keterkaitan historis dan teknis antara Perguruan Panglipur dan Mancika.

“Gerakan yang dilakukan Panglipur terlengkapi dengan mengambil dari gerakan Mancika melalui pembelajaran para sesepuh terdahulu,” ujarnya.

Ia mengenang Uwa Azis sebagai pribadi yang terbuka dalam berbagi ilmu, menjunjung tinggi etika dan sopan santun, serta menghadirkan keteladanan dalam sikap dan perilaku.

Budayawan Kang Hawe Setiawan memandang sosok Uwa Azis melampaui figur guru dalam pengertian teknis. Menurutnya, Uwa Azis adalah pembimbing yang menuntun pemahaman Maenpo Cikalong hingga menyentuh dimensi filosofis, bahwa pencak silat bukan sekadar keterampilan bela diri, melainkan jalan pembentukan karakter dan kesadaran diri.

“Kita kalau belajar bisa dari YouTube, namun kalau berguru harus langsung berhadapan dengan gurunya. Guru seperti Uwa Azis bisa dibilang manusia langka,” ungkapnya.

Pandangan akademik turut memperkaya makna kegiatan tersebut. Syahrul Zidane As-Sidiq menjadikan Maenpo Cikalong sebagai tesis dalam menyelesaikan studi Magister Antropologi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Baginya, Maenpo Cikalong bukan hanya tradisi gerak, tetapi sistem nilai yang memuat relasi antara tubuh, etika, sejarah, dan identitas budaya masyarakatnya.

Sementara itu, Aki Daus menilai almarhum sebagai pejuang silat berintegritas dan berdedikasi tinggi. Ia memandang Uwa Azis sebagai sosok yang berperan besar dalam perkembangan pencak silat hingga dikenal lebih luas, bahkan di tingkat dunia. Melalui silaturahmi ini, para pesilat diingatkan bahwa warisan sejati seorang guru bukanlah sekadar nama, melainkan nilai yang terus dihidupkan. Maenpo Cikalong diharapkan tetap tumbuh sebagai tradisi yang berpijak pada adab, ilmu, dan kesadaran generasi penerusnya.

(M. Y Mulyadi)

www.medianuansasinarnews.com/silaturahmi-doa-dan-refleksi-menjaga-ruh-keilmuan-maenpo-cikalong/

NOBAR FILM DOKUMENTER MAENPO CIKALONG ABAH AZIS "SENTUHAN RASA"Maenpo Cikalong Mancika mengundang rekan2 di Cianjur meng...
28/01/2026

NOBAR FILM DOKUMENTER MAENPO CIKALONG ABAH AZIS "SENTUHAN RASA"

Maenpo Cikalong Mancika mengundang rekan2 di Cianjur menghadiri pemutaran film dokumenter “Sentuhan Rasa”. Film ini merupakan karya produksi Nusantara Wisdom Trust dan Jurusan Antropologi UGM yang mengangkat Abah Azis sebagai narasumber kearifan Maenpo Cikalong. Acara ini diselenggarakan sebagai ruang berbagi cerita, apresiasi, dan diskusi mengenai Maenpo Cikalong dan almarhum Abah Azis.

Acara dilaksanakan pada:

Hari: Sabtu, 31 Januari 2026
Jam: 15.30 WIB s/d Selesai.
Tempat: Padepokan Mancika Pusat/Rumah kediaman Alm. Abah Azis Asy’arie
Jln. Hasyim Ashari no 65, Warujajar, Cianjur.

Besar harapan kami atas kehadiran dan partisipasi Anda dalam acara.

28/12/2025

Guru besar silat Maenpo Cikalong, R.H. Aziz Asy'arie, wafat di usia 76. Karyanya, dua jilid kitab silat, akan dikenang sebagai warisan budaya Indonesia.

28/12/2025

Tokoh pelestari budaya Cianjur, Abah Aziz, meninggal dunia di usia 76 tahun. Ia berpesan agar Silat Maenpo terus dilestarikan oleh generasi mendatang.

15/09/2025

Seni bela diri tradisional Maenpo Cikalong asal Cianjur, Jawa Barat, turut memeriahkan Pencak Malioboro Festival (PMF) 2025

28/08/2025

Abah Azis dibantu Kang Yayat (Mancika Pusat Cianjur) menjadi narasumber di Lokakarya Penyajian Pencak Silat Tradisi. Diselenggarakan oleh Komite Pencak Silat Tradisi Indonesia (KPSTI), 23 Agt 2025 di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta.
Dokumentasi: Julianus Limbeng

Address

Jalan KH Hasyim Ashari No. 65 Warujajar
Cianjur
43214

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Maenpo Cikalong Mancika posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Maenpo Cikalong Mancika:

Share