06/05/2026
Kick Off Walkability Index | Menilik Kelayakan Berjalan Kaki Kota dan Daerah anda.
Data nasional menunjukkan bahwa kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama kematian, puluhan ribu korban setiap tahunnya, di mana kelompok rentan seperti pejalan kaki, pesepeda, anak-anak, dan lansia memiliki risiko yang lebih tinggi. Di kawasan perkotaan seperti Jakarta, kondisi trotoar masih ada yang tidak terhubung, sempit, atau bahkan tidak tersedia, serta minimnya fasilitas penyeberangan yang aman, semakin meningkatkan kerentanan pejalan kaki terhadap kecelakaan lalu lintas. Dari total kurang lebih 7 ribu KM jalan Jakarta saat ini, panjang trotoar hanya 610 KM.
Berjalan kaki merupakan moda transportasi paling dasar, inklusif, dan rendah emisi, serta memiliki peran penting dalam mendorong pergeseran menuju sistem transportasi berkelanjutan. Namun, selain faktor infrastruktur, aspek keselamatan dan persepsi risiko juga sangat mempengaruhi keputusan masyarakat untuk berjalan kaki, terutama bagi perempuan dan kelompok rentan.
Dalam konteks ini, pendekatan berbasis data dan advokasi kebijakan menjadi kunci untuk mendorong perubahan yang sistematis. Walkability Index dikembangkan sebagai instrumen pengukuran yang tidak hanya menilai kondisi fisik infrastruktur, tetapi juga mengintegrasikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan aksesibilitas dari perspektif pengguna. Pendekatan ini diharapkan dapat menghasilkan bukti yang kuat untuk mendorong perbaikan infrastruktur serta kebijakan transportasi yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Seperti apa Kondisi Kelayakan Fasilitas Berjalan Kaki di daerah anda?, silahkan hadir pada:
• Kamis, 7 Mei. 2026
• 10.00 - selesai
• KPBB room, Gd Skyline Lt.16, Jl. MH Thamrin Jakarta Pusat
Live YouTube . koalisi pejalan kaki atau infokpbb
Pastikan anda sebagai bagian dari Penilik di Walkability Index tahun ini..
Salam,
Admin Kopeka