SEJARAH SINGKAT BERDIRINYA INGKAMI MAKASSAR
Melihat problem dan kesadaran masyarakat Mawasangka Timur yang masih mengesampingkan tentang pentingnya pendidikan yang memunculkan sikap anti pati terhadap perubahan – perubahan pada daerah sehingga kesadaran untuk membangun daerah jauh dari apa yang kita harapkan. Pendidikan masih menjadi hal yang pokok untuk menjadi GARDA terdepan untuk pembangunan k
esadaran pada masyarakat Mawasangka Timur inilah yang menjadi permasalahan klasik yang sampai hari ini menjadi PR kita bersama sebagai masyarakat Mawasangka Timur. Di samping itu problem lain yang tidak kalah pentingnya dari persoalan pendidikan masih saja menjadi permasalahan yang tak dapat di rubah pada proses bermasyarakat kita. Interaksi sosial antara desa masih belum terjalin dengan baik khususnya pada pemuda sehingga memicu sikap yang arogan kepada desa – desa yang bertikai permasalahan turun temurun inilah yang menjadi penghambat bagi permersatuan masyarakat Mawasangka Timur pada umumnya. Sebagai masyarakat yang sadar seharusnya kita memberikan kesadaran kepada saluruh masyarakat untuk mencapai mawasangka yang lebih harmonis. Atas dasar pemikiran diatas maka mahasiswa Mawasangka Timur yang melanjutkan studi di Makassar merembuk menjadi satu kesatuan yang kokoh yang dewasa ini disebut sebagai satu kesatuan organisasi. Sudah menjadi harapan semua anggota INGKAMI bahwa organisasi ini akan menjadi pelopor perubahan bagi daerah Mawasangka Timur secara keseluruhan. Maka penting bagi anggota ingkami makassar membangun kesadaran intelektual untuk menjadi nilai plus dan sebagai senjata untuk memberantas pemikiran – pemikiran kolot pada masyarakat sehingga di harapkan dapat menciptakan pola pemikiran pembaharu bagi semua masyarakat mawasangka timur khususnya kaum muda yang terpelajar.