Jaringan Pemantau Independen Kehutanan

Jaringan Pemantau Independen Kehutanan Terwujudnya tata kepemerintahan kehutanan yang baik serta tata kelola hutan
yang adil & berkelanjutan

Selamat atas terpilihnya Agustinian Natarino sebagai Direktur Eksekutif Daerah JPIK Lampung dan Hermansyah, Adam Sori, R...
27/07/2026

Selamat atas terpilihnya Agustinian Natarino sebagai Direktur Eksekutif Daerah JPIK Lampung dan Hermansyah, Adam Sori, Rini Pahlawanti sebagai Dewan Daerah JPIK Lampung periode 2026–2030.

Semoga kepengurusan baru ini dapat memperkuat peran JPIK Lampung dalam mendorong tata kelola hutan yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan, serta memperkuat gerakan pemantauan independen. Selamat mengemban amanah baru!

Multiusaha Kehutanan (MUK) disebut sebagai salah satu pendekatan baru dalam pengelolaan hutan yang menjanjikan keseimban...
25/07/2026

Multiusaha Kehutanan (MUK) disebut sebagai salah satu pendekatan baru dalam pengelolaan hutan yang menjanjikan keseimbangan antara ekonomi, ekologi, dan sosial.

Namun, bagaimana praktiknya di lapangan?

Potret implementasi MUK di Gorontalo menghadirkan cerita yang lebih kompleks. Di balik narasi pengelolaan hutan berkelanjutan, terdapat sejumlah temuan yang memunculkan pertanyaan tentang bagaimana kebijakan ini dijalankan.

MBG alias Masalah Bumi Gue! 🤭Kalau hutan Indonesia punya menu MBG, mungkin isinya masih lima persoalan yang sama, yaitu ...
15/07/2026

MBG alias Masalah Bumi Gue! 🤭

Kalau hutan Indonesia punya menu MBG, mungkin isinya masih lima persoalan yang sama, yaitu deforestasi, kebakaran hutan dan lahan, alih fungsi lahan, konflik tenurial, serta tata kelola dan perizinan.

Meski bentuknya berbeda di setiap wilayah, isu-isu ini terus memengaruhi keberlanjutan hutan dan kehidupan yang bergantung padanya.

Menjaga hutan Indonesia memang bukan perkara mudah. Dengan kawasan hutan yang begitu luas dan berbagai ancaman yang masi...
13/07/2026

Menjaga hutan Indonesia memang bukan perkara mudah. Dengan kawasan hutan yang begitu luas dan berbagai ancaman yang masih terjadi, muncul wacana penambahan 70.000 Polisi Kehutanan (Polhut) oleh Presiden Prabowo.

Di satu sisi, langkah ini dinilai dapat memperkuat pengawasan kawasan hutan. Namun di sisi lain, muncul pertanyaan apakah penambahan personel saja sudah cukup untuk menjawab berbagai persoalan kehutanan yang ada.

Menurutmu, apakah langkah ini cukup untuk mengatasi berbagai ancaman terhadap hutan Indonesia?

Sumber : Kompas.com

Masih sering bingung pas denger istilah dalam FOLU Net Sink? 🤔Berbagai istilah FOLU Net Sink memang sering muncul di ber...
10/07/2026

Masih sering bingung pas denger istilah dalam FOLU Net Sink? 🤔

Berbagai istilah FOLU Net Sink memang sering muncul di berita atau diskusi soal perubahan iklim, tapi jarang dijelasin dengan bahasa yang sederhana. Nah, kali ini kita bakal bahas semuanya dengan cara yang santai dan anti bikin pusing.

Yuk, swipe sampai habis biar nggak bingung lagi kalau ketemu istilah-istilah ini di berita, media sosial, atau diskusi tentang lingkungan!

Selamat dan sukses atas terpilihnya Badan Pengurus TELAPAK Periode 2026–2030. Ucapan selamat kami sampaikan kepada:1. Pr...
06/07/2026

Selamat dan sukses atas terpilihnya Badan Pengurus TELAPAK Periode 2026–2030.

Ucapan selamat kami sampaikan kepada:
1. Prigi Arisandi – Presiden Telapak
2. Budi Setiawan – Wakil Presiden Telapak
3. Astan Jaya – Wakil Presiden Telapak

Semoga kepengurusan periode ini mampu menghadirkan kepemimpinan yang kolaboratif, berpihak pada keadilan, dan terus menginspirasi lahirnya langkah-langkah nyata bagi terwujudnya masa depan yang lestari dan berkelanjutan.

Selamat mengemban amanah!

02/07/2026

Apakah kalian merasa kalau akhir-akhir ini cuaca panas makin menyengat?

Panas yang kita rasakan hari ini adalah salah satu tanda kalau bumi sedang tidak baik-baik saja. Ternyata salah satu penyebabnya karena berkurangnya kemampuan alam—salah satunya hutan untuk menyerap emisi karbon.

Aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil hingga pola konsumsi energi yang berlebihan ternyata juga dapat memperparah kondisi bumi kita yang sedang tidak baik-baik saja, loh!

Bagaimana menurutmu?

Multiusaha Kehutanan (MUK) hadir sebagai pendekatan yang mendorong pemanfaatan berbagai potensi hutan Indonesia secara t...
25/06/2026

Multiusaha Kehutanan (MUK) hadir sebagai pendekatan yang mendorong pemanfaatan berbagai potensi hutan Indonesia secara terpadu. Namun, MUK bukan sekadar konsep pengelolaan hutan karena penerapannya telah menjadi bagian dari kebijakan kehutanan Indonesia yang didukung oleh berbagai regulasi dan peraturan perundang-undangan.

Kemudian, bagaimana MUK menjadi bagian dari arah perubahan kebijakan kehutanan kita?

Tahukah kamu kalo potensi hutan nggak terbatas pada satu jenis pemanfaatan saja?Di tengah tuntutan untuk menjaga kelesta...
17/06/2026

Tahukah kamu kalo potensi hutan nggak terbatas pada satu jenis pemanfaatan saja?

Di tengah tuntutan untuk menjaga kelestarian sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi dan sosial, pengelolaan hutan membutuhkan pendekatan yang lebih terpadu.

Lalu, mengapa Multiusaha Kehutanan (MUK) menjadi salah satu pendekatan yang dinilai penting pada pengelolaan hutan kita saat ini?

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H! 🌙Mari membuka lembaran baru dengan hati yang lebih bersih, niat yang lebih b...
16/06/2026

Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H! 🌙

Mari membuka lembaran baru dengan hati yang lebih bersih, niat yang lebih baik, dan langkah yang lebih bermakna. Jadikan tahun baru ini sebagai momentum memperkuat kepedulian terhadap lingkungan dan mewujudkan keadilan bagi bumi.

Address

Babakan Sari
Bogor
16153

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+622518397371

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Jaringan Pemantau Independen Kehutanan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Jaringan Pemantau Independen Kehutanan:

Share