Landscape Alliance Indonesia

Call Directions Website Contact the organization

Landscape Alliance Indonesia CIFOR & ICRAF in action.

Landscape Alliance mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi tindakan nyata untuk memaksimalkan peran pohon, hutan, dan agroforestri dalam mendukung kesehatan bumi dan meningkatkan kesejahteraan manusia. Visi CIFOR adalah dunia yang lebih adil, di mana kehutanan dan bentang alam berperan meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesejahteraan untuk semua.

Sudah makan apa saja kamu hari ini? 🍽️Tahukah kamu, hutan punya peran penting di balik isi piringmu? Hutan menyediakan b...
16/10/2026

Sudah makan apa saja kamu hari ini? 🍽️

Tahukah kamu, hutan punya peran penting di balik isi piringmu? Hutan menyediakan bahan pangan, menjaga keanekaragaman hayati yang menjadi sumber protein hewani, serta menjadi rumah bagi para penyerbuk yang membantu menjaga ketersediaan pangan.

Menjaga hutan berarti menjaga ketersediaan pangan kita.

Kenali lebih jauh peran hutan dalam penyediaan pangan di https://s.id/XWRs

📸 Kompetisi Foto Landscape Alliance 2026 hadir kembali!Bentang Alam yang Hidup. Manusia. Alam. Solusi.Abadikan kisah ten...
13/10/2026

📸 Kompetisi Foto Landscape Alliance 2026 hadir kembali!

Bentang Alam yang Hidup. Manusia. Alam. Solusi.

Abadikan kisah tentang hubungan manusia dan alam melalui lensa kameramu!
Raih kesempatan untuk memenangkan bagian dari total hadiah senilai 1.200 dolar AS

🌿 Terbuka bagi peserta berusia 18 tahun ke atas dari seluruh dunia.
📅 Kirim hingga tiga foto paling lambat 31 Oktober 2026.
🔗 Kirimkan karyamu sekarang melalui photocompetition.landscapealliance.org

Landscape Alliance Photo Competition 2026. Landscapes are more than what we see. They are living systems where people, nature, food, climate and livelihoods come together. Share the stories of people and nature. Win a share of USD 1,200.

Melalui media sosial, kita dapat mengikuti berbagai informasi terkini, mulai dari kondisi suatu kawasan hingga peristiwa...
09/10/2026

Melalui media sosial, kita dapat mengikuti berbagai informasi terkini, mulai dari kondisi suatu kawasan hingga peristiwa yang terjadi di berbagai belahan dunia.

Melihat potensi tersebut, Landscape Alliance bersama para mitra mendorong masyarakat di sekitar Kawasan Konservasi Managalas untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana berbagi cerita tentang wilayah mereka. Dengan begitu, lebih banyak orang dapat mengenal Managalas, masyarakatnya, serta berbagai hal yang terjadi di lapangan.

Namun, berbagi cerita melalui media sosial ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Lokakarya selama empat hari di Managalas mengungkap sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses terhadap telepon pintar dan konektivitas internet hingga kurangnya kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital.

Simak wawancara tim Kabar Hutan dengan Satia Ras, tim komunikasi Landscape Alliance yang memandu pelatihan media sosial tersebut

https://bit.ly/4hQnzbo

Lokakarya media sosial selama empat hari di Kawasan Konservasi Managalas, Papua Nugini, mengungkap tantangan dalam akses terhadap ponsel pintar, konektivitas internet, dan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi digital.

Landscape Alliance di Festival Jejak Pangan Lestari!Akhir pekan makin seru sambil mengenal beragam cerita tentang pangan...
09/10/2026

Landscape Alliance di Festival Jejak Pangan Lestari!

Akhir pekan makin seru sambil mengenal beragam cerita tentang pangan, manusia, dan alam!

Yuk, mampir ke Booth No. 9 Landscape Alliance dan nikmati berbagai kegiatan menarik:

🎯 Permainan interaktif
🎬 Pemutaran film "Menjadi Ayah" dan diskusi bersama
📖 Jelajahi penelitian dan inisiatif kami seputar pangan dan nutrisi.

📅 Besok, 10 Oktober
🕰️ pukul 10.00–18.00 WIB
📍 Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat

Informasi selengkapnya: bit.ly/festival-kspl-2026

Sampai bertemu besok!

Selama dua pekan UNCCD COP17 di Mongolia, Great Green Wall Initiative (GGWI) menjadi sorotan.Pemerintah Afrika, peneliti...
03/10/2026

Selama dua pekan UNCCD COP17 di Mongolia, Great Green Wall Initiative (GGWI) menjadi sorotan.

Pemerintah Afrika, peneliti, mitra pembangunan, dan investor membahas bagaimana bukti dari berbagai upaya restorasi di kawasan GGW dapat mendorong investasi untuk memperluas upaya restorasi.

Baca selengkapnya di Kabar Hutan: https://bit.ly/4AM5LqA

Dalam COP17 UNCCD di Ulaanbaatar, pemerintah negara-negara Afrika, peneliti, mitra pembangunan, dan investor membahas bagaimana bukti dari berbagai upaya restorasi di kawasan Great Green Wall dapat membantu mengembangkan pendekatan yang telah terbukti menjadi program yang siap mendapatkan investasi.

30/09/2026

Dari musim yang tak menentu sampai kekeringan, petani adalah salah satu kelompok yang paling merasakan perubahan iklim. Sejak 2022, Landscape Alliance melalui proyek riset-aksi Land4Lives yang didukung oleh Kanada Canada in Indonesia bekerja bersama petani di 12 desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur untuk memperkuat penghidupan dan ketahanan pangan dalam menghadapi tantangan iklim.

Kegiatan Land4Lives di NTT berakhir pada September 2026, dan semua hasilnya kini menjadi milik NTT. Semoga manfaatnya bisa terus berlanjut, dan membantu banyak petani menjadi lebih tangguh iklim 🌾✨

--
From unpredictable seasons to droughts, farmers are among those who feel the impacts of climate change most acutely. Since 2022, Landscape Alliance, through the Land4Lives action-research project supported by Canada (Canada in Indonesia), has been working alongside farmers across 12 villages in South Central Timor (TTS) Regency, East Nusa Tenggara, to strengthen livelihoods and food security in the face of climate challenges.

As Land4Lives activities in NTT concluded in September 2026, all outcomes now belong to the people and governments of NTT. Here's to lasting impact and more climate-resilient farmers! 🌾✨



 

NTT TimorTengahSelatan Agriculture FoodSecurity SustainableFarming LocalEmpowerment CanadaInIndonesia

 

Tolong ajak kolab Canada in Indonesia

Tata kelola hutan di Indonesia telah mengalami beragam kemajuan, namun masih memiliki sejumlah aspek yang perlu diperkua...
29/09/2026

Tata kelola hutan di Indonesia telah mengalami beragam kemajuan, namun masih memiliki sejumlah aspek yang perlu diperkuat. Hal ini mencakup penanganan tumpang tindih regulasi, kepatuhan terhadap persyaratan keberlanjutan internasional yang terus berkembang, serta keterlibatan masyarakat lokal dan petani kecil dalam pengelolaan lahan berkelanjutan.

Infobrief terbaru mengidentifikasi lima area utama untuk memperkuat tata kelola hutan berkelanjutan, mulai dari harmonisasi kebijakan hingga penguatan perhutanan sosial, pembiayaan iklim, sertifikasi, dan transfer teknologi.

📖 Baca selengkapnya di: https://bit.ly/4dc1inb

From agroforestry to climate change, landscape restoration to rights and policy – Landscape Alliance publishes over 750 titles every year, in multiple languages.

Sekitar 18 tahun setelah Peru mulai mengembangkan kredit karbon terverifikasi sebagai bagian dari upaya mengatasi peruba...
25/09/2026

Sekitar 18 tahun setelah Peru mulai mengembangkan kredit karbon terverifikasi sebagai bagian dari upaya mengatasi perubahan iklim, para pemangku kepentingan masih mencari tahu seperti apa “karbon berintegritas tinggi” dalam konteks Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation(REDD+) yurisdiksional.

Penelitian terbaru menemukan kesepakatan luas bahwa inisiatif REDD+ yurisdiksional (JREDD+) perlu mempertimbangkan kriteria sosial, selain memenuhi persyaratan lingkungan.

Di tengah beragam penafsiran tentang “karbon berintegritas tinggi”, sebuah koalisi organisasi masyarakat adat mulai mengambil peran melalui program REDD+ yurisdiksional pertama di dunia yang diterapkan di wilayah masyarakat adat.

Dalam pendekatan ini, organisasi masyarakat adat ditempatkan sebagai mitra strategis dalam pengambilan keputusan, bukan sekadar penerima manfaat.

Baca selengkapnya di Kabar Hutan: https://bit.ly/4AxSiTg

Apa yang membuat kredit karbon benar-benar “berintegritas tinggi”? Sebuah penelitian terbaru mengkaji bagaimana koalisi REDD+ yurisdiksional yang dipimpin masyarakat adat di Peru turut mengubah perdebatan dengan menempatkan tata kelola, hak masyarakat, dan partisipasi komunitas sebagai bagian pe...

Tanah vulkanik yang subur dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat Papua Nugini memiliki potens...
12/09/2026

Tanah vulkanik yang subur dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi membuat Papua Nugini memiliki potensi menghasilkan biji kakao berkualitas dunia. Namun, tantangannya tidak sedikit. Hasil panen harus dibawa dari wilayah pedalaman, diolah dengan baik, dan dipasarkan dengan harga yang layak.

Di sepanjang Dataran Tinggi Managalas, pohon-pohon kakao tua yang ditanam puluhan tahun lalu masih berdiri. Sebagian telah ditinggalkan dan kini ditumbuhi lumut kerak.

Namun, kenaikan harga kakao global, mulai mengubah keadaan. Sejumlah pemilik lahan di Managalas kembali merawat pohon-pohon tua dan menanam pohon baru.

Kali ini, mereka tidak sendiri. Mereka mendapat dukungan.

Baca kisahnya bagaimana kakao Managalas berusaha bangkit: https://bit.ly/4ywFhaC

Address

Jalan CIFOR, Situ Gede
Bogor
16115

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 08:00 - 17:00
Wednesday 08:00 - 17:00
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+62 251-8622-622

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Landscape Alliance Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Landscape Alliance Indonesia:

Shortcuts

Share