30/04/2026
Hutan Adat di Gunduli,
Laut di Pagari,
Gunung di Keruki,
Pembangunan di Tebar bagai Biji.
Rakyat Bersuara di Intimidasi,
Anak Bangsa Melawan di Tangkapi,
Kekayaan Pejabat Melambung Tinggi,
Damai dan Sejahtera-lah Oligarki.
Turun aksi dicurigai,
Membuat karya musik Waras di Kriminalisasi,
Orang-orang berebut Validasi tak Pasti,
Sementara yang Kenyang tetaplah Anteknya si Doi.
Konstitusi terus di Kangkangi,
Hukum di Sulap sesuka Hati,
Tebar Makan Beracun demi Konten bermuatan Peduli,
Sampai lupa dimana Kedaulatan Negri ini hari.
Berambisi terus Menguasai kursi,
Tak peduli akan Potensi Menteri,
Selagi segala sisi aman Terkendali,
Obral Pulau agar dompet tetap Terisi.
Ingatlah wahai Pemimpin Negeri,
Tangan dan Lidah mu tidaklah Sendiri,
Rakyat mu Mengawasi setiap Hari,
Apa yang kau Tanam hari ini,
Buahnya Esok kan kau Dapati.
Jangan karena Investasi,
Kau gadaikan Alam Negeri ini,
Jangan karena memiliki Kursi Tertinggi,
Ambisi, ambisi, dan Ambisi yang kau Realisasi.
Tak Cakap bekerja dapat diperbaiki,
Tak Pandai Berbicara dapat Dipelajari,
Namun jika sudah Nurani yang Mati,
Habis seisi Negeri demi keuntungan diri dan Oligarki.
Ingat, Kami Terus Mengawasi!!!
-TH
Selamat Hari Buruh,
Teruslah Mengayuh walau Basah Peluh,
Walau Negerimu semakin hari Kian Keruh.