18/09/2026
Gambut terbentuk dari sisa-sisa vegetasi yang terakumulasi selama ribuan tahun dalam kondisi basah dan minim oksigen. Proses ini membuat bahan organik terurai sangat lambat sehingga karbon dapat tersimpan dalam lapisan gambut dalam waktu yang sangat lama.
Selain menyimpan karbon, gambut juga memiliki fungsi penting dalam mengatur tata air. Layaknya spons alami, ekosistem gambut menyerap dan menyimpan air saat hujan, kemudian melepaskannya secara perlahan ke sungai dan lingkungan sekitar saat musim kering.
Ekosistem ini banyak ditemukan di wilayah hutan hujan tropis, termasuk Indonesia. Keberadaannya bergantung pada keseimbangan antara vegetasi, gambut, dan air. Ketika keseimbangan tersebut terganggu, misalnya akibat perubahan tata air atau hilangnya tutupan vegetasi, fungsi gambut dalam menyimpan karbon dan mengatur air juga ikut terganggu.
Karena itu, menjaga kondisi alami gambut menjadi bagian penting dalam menjaga fungsi ekosistem dan kehidupan yang bergantung di dalamnya.