19/09/2026
Kalau kita memburu penyu, sebenarnya siapa yang rugi? 🐢
Beberapa waktu lalu, tersebar video pemburuan penyu yang begitu menyesakkan. Kita kembali kehilangan seekor penyu sisik—satwa yang bukan hanya bagian dari kekayaan laut Indonesia, tetapi juga punya peran penting dalam menjaga ekosistem terumbu karang.
Penyu sisik membantu mengendalikan pertumbuhan alga di terumbu karang. Ketika penyu terus diambil dari alam, fungsi ekologis ini pun ikut berkurang. Pada akhirnya, yang terdampak bukan hanya penyu, tetapi juga keseimbangan ekosistem laut yang kita andalkan.
Lalu, bagaimana jika penyu dikonsumsi?
Daging penyu dapat mengandung toksin yang terakumulasi dari makanan dan lingkungannya. Memakannya berisiko menyebabkan chelonitoxism, yaitu keracunan yang dapat menimbulkan diare, muntah, sakit perut, dan sakit kepala. Dalam kasus yang parah, keracunan bahkan dapat menyebabkan gangguan pernapasan.
Karena itu, biarkan penyu tetap hidup dan menjalankan perannya di alam.
Berdasarkan KEPMEN KP No. 26 Tahun 2025, seluruh jenis penyu dilindungi secara nasional. Mengambil, menangkap, atau memanfaatkan penyu dapat menjadi tindak pidana dan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Jadi, ketika bertemu penyu di alam, biarkan ia tetap menjadi bagian dari laut ya 🌊🐢