Nahdlatu Syubban Pragaan

Nahdlatu Syubban Pragaan Nahdlatu Syubban Pragaan adalah organisasi komunitas yang didirikan untuk mengorganisir, yg berkeinginan untuk mewujudkan idialisme santri.

23/01/2025

Ustadz Abdul Somad tentang Bacaan Solat.

Mendadak Viral, Warga Praya Nikahi Perempuan Cantik Maskawin Sandal JepitNama Iwan Firman Wahyudi, warga Dusun Sendong S...
22/01/2025

Mendadak Viral, Warga Praya Nikahi Perempuan Cantik Maskawin Sandal Jepit
Nama Iwan Firman Wahyudi, warga Dusun Sendong Sekeq Desa Braim, Kecamatan Praya Tengah Lombok Tengah ini, mendadak viral di dunia maya. Itu setelah, pria kelahiran 26 November 1996 tersebut, menikahi Helmi Susanti dengan mahar sepasang sandal jepit dan segelas air putih.

Pernikahan berlangsung pukul 20.00 Wita, atau usai Salat Isya, Jumat (3/7) di kediaman mempelai laki-laki. Akad nikah dihadiri sekitar 50 orang warga sekitar. "Saat ijab kabul, tiga kali salah dan tiga kali saya ulangi," cerita Yudi-panggilan akrabnya, saat ditemui Lombok Post di kediamannya, kemarin (4/7) sembari tersenyum.

Itu karena, kesalahan mengucapkan mahar. Yang seharusnya menyampaikan sandal jepit dan segelas air putih dibayar tunai. Tapi, dikira seperangkat alat salat dibayar tunai. "Karena mahar ini, bukan permintaan saya. Melainkan istri saya," ujar Yudi, didampingi istri tercinta Helmi Susanti.

Awalnya dari pihak orang tua istri, Yudi diminta mahar Rp 40 juta. Namun jumlah itu dirasa berat. Sehingga sang istri meminta maskawin yang sederhana saja. Sebuah sandal jepit merek Skyway. Harganya Rp 10 ribu. Dibeli di salah satu toko di dekat rumah Yudi. "Itu dah, jadi mas kawin saya," sambung Helmi Susanti sembari tertawa.

Perempuan cantik kelahiran 14 Januari 2000 itu, merasa bahagia dengan hal itu. Apalagi dibarengi dengan segelas air putih. Begitu selesai akad nikah, kata Hel-panggilan kesehariannya- air putih langsung diminum. Hingga mereka resmi menjadi suami dan istri.

Mereka bermadu cinta, berawal dari perkenalan di Facebook beberapa bulan yang lalu. Alhasil, mereka bertemu dan pacaran selama dua minggu. Setelah itu, mereka memutuskan membangun rumah tangga.

Kini, sandal jepit dipampang di tembok rumah Yudi. Bagi mereka berdua, sandal jepit itu tidak boleh dipakai, kapan pun dan siapa pun. Tapi, akan dijadikan cerita dan catatan sejarah bagi anak dan cucu mereka kelak. Bahwa, pernikahan tidak selamanya memberatkan, menyulitkan dan menyusahkan.

Couch Shin Tea-yong STY ucapkan salam untuk Indonesia dan seluruh fans
15/01/2025

Couch Shin Tea-yong STY ucapkan salam untuk Indonesia dan seluruh fans

Salut pada perjuangan wanita yang satu ini, yang tidak menjadikan dan memandang lumpuh sebagai sebuah masalah, melainkan...
15/01/2025

Salut pada perjuangan wanita yang satu ini, yang tidak menjadikan dan memandang lumpuh sebagai sebuah masalah, melainkan dijadikan modal perjuangan untuk meraih kesuksesan.

Mari perhatikan baik-baik, dalam kehidupan ini, kita telah mengenal waktu sekarang (present tense), akan datang (future tense), dan masa lalu (past tense).

Kesalahan terbesar kita ialah, terkadang kita terlalu sibuk pada masalah yang akan datang (future tense) dan bukan masalah sekarang (present). Kita lupa, bahwa kita mempunyai waktu berharga di waktu sekarang. Karena itu, masalah yang akan datang tidak mesti dipikirkan, melainkan harus mengisi masa sekarang dengan agenda transformatif jangka panjang.

Kita harus belajar pada perjuangan yang dilakukan oleh Ibu ini—meskipun kondisinya sedang lumpuh—tentang pentingnya memaknai melakukan sebuah proses di masa sekarang untuk menjemput kebahagiaan di masa depan.

Semuaorang

10/11/2024

Memimpikan Masa Depan Kabupaten Sumenep Dengan Calon Pemimpin Yang Berintegritas










Address

Bogor

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Nahdlatu Syubban Pragaan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share