Sajogyo Institute

Sajogyo Institute Belajar Bersama, Bertindak Setara Sajogyo Institute merupakan bagian dari Yayasan Sajogyo Inti Utama yang didirikan pada tanggal 10 Maret 2005. Prof.

Sajogyo Institute adalah lembaga nirlaba independen yang bergerak dalam bidang penelitian, pendidikan dan latihan, dan advokasi kebijakan untuk mencapai cita-cita keadilan agraria, kemandirian desa-desa, dan kedaulatan warganegara perempuan dan laki-laki atas tanah air Indonesia. Sajogyo, yang dikenal sebagai peletak dasar ilmu sosiologi pedesaan Indonesia, merupakan salah satu pendiri Yayasan dan

pemberi wakaf tanah yang berada di Jl. Malabar 22, Bogor, Jawa Barat, 16151, dengan keseluruhan bangunan rumah beserta isinya. Yayasan Sajogyo Inti Utama yang didirikan pada tahun 2005 lalu oleh Prof. Sajogyo bersama para kolega, sahabat, murid dan anak-anak muda yang terinspirasi oleh kepedulian, pemikiran dan konsistensi perjuangan beliau yang amat panjang dalam memahami dinamika masyarakat petani dan penghidupan di pedesaan dan menggerakkan aksi-bersama untuk meningkatkan kehidupan lapisan masyarakat yang tertinggal.

Penangkapan Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, beserta dua Wakil Kepalanya, pada 3 Juni 2026 lalu, semakin men...
12/06/2026

Penangkapan Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional, beserta dua Wakil Kepalanya, pada 3 Juni 2026 lalu, semakin menguak jelas kebobrokan program Makan Bergizi Gratis. Momen penangkapan ini, bagi sebagian pihak, menjadi momen tepat mempertimbangkan nasib MBG ke depan.

Namun, menyoroti problem tata kelola dan kebobrokan pucuk pimpinan saja tidak cukup. Ada masalah yang mendasar dan lebih parah daripada itu.

Kebijakan "Tanpa Kepala"

Selama ini, kebijakan MBG hanya bermodalkan pada janji kampanye tanpa adanya perencanaan berbasis riset mendalam. Suatu kebijakan seharusnya berlandaskan pada perencanaan yang didahului oleh riset data dasar yang mendalam dan komprehensif. Hasil riset tersebut menjadi dasar untuk menyusun perencanaan kebijakan perbaikan gizi anak nasional.

Karenanya, kebijakan ini bagaikan ‘tanpa kepala’ karena tidak ada perencanaan yang matang berbasis riset.

Paradigma "Menyuapi Anak"

MBG tidak didasarkan pada paradigma kebijakan yang membuka keran emansipasi rakyat. Pendidikan adalah kunci emansipasi rakyat untuk menyelesaikan masalahnya sendiri dalam jangka panjang.

Kebijakan yang sekadar bagai “menyuapi anak” hanya melanggengkan kemiskinan dan menghancurkan tenaga swadaya masyarakat dalam waktu yang lama. Kebijakan yang memperlakukan Rakyat semata sebagai ‘anak yang tidak tahu apa-apa”.

Kosong Imajinasi Sosial

Karena tidak punya dasar riset yang mencerminkan fakta dan kenyataan sosial di lapang, praktek kebijakan dan kenyataan begitu kosong imajinasi sosial. Ini terlihat dari penghilangan peran perempuan, khususnya para Ibu, dalam menentukan asupan pangan yang sesuai dengan gizi kebutuhan anak, sosial budaya dan sosial ekologis setempat.

Kebijakan ini menihilkan pengetahuan dan laku praktik keluarga, khususnya para Ibu, yang telah berperan dalam menjamin dan memastikan asupan pangan dan gizi bagi anak dan keluarganya.

Kemunduran 50 Tahun

Program MBG yang tidak didasarkan pada perencanaan berbasis riset mendalam dan komprehensif menandakan mundurnya pengambilan kebijakan, khususnya dalam perbaikan gizi anak di Indonesia.

Jika merujuk pada hasil riset Sajogyo dalam mengevaluasi Program Usaha Perbaikan Gizi Keluarga (1975) yang nantinya menghasilkan gagasan Taman Gizi (yang selanjutnya diadopsi dan dimodifikasi Pemerintah saat itu sebagai Posyandu), maka kebijakan MBG adalah bentuk kemunduran hingga 50 tahun ke belakang.

***

Kebijakan tanpa perencanaan berbasis riset menandakan laku Pemerintah yang hanya mengikuti nafsu mempertahankan kuasa, rakus akan akumulasi kekayaan dan mengorbankan nasib rakyat.

Kebijakan MBG adalah tanda Pemerintah mengorbankan rakyat dan membiarkan gizi dan masa depan anak berada di tangan oligarki.

HENTIKAN SEGERA KEBIJAKAN MBG!

Seminar Nasional Politeknik Agraria STPN x Sajogyo Institutedengan tema Dimensi Gender dalam Kajian Agraria: "Mendorong ...
03/06/2026

Seminar Nasional Politeknik Agraria STPN x Sajogyo Institute

dengan tema Dimensi Gender dalam Kajian Agraria: "Mendorong Kepeloporan Perempuan dalam Tata Kelola Agraria Inklusif dan Berkeadilan" sudah di depan mata.

Bagi Bapak/Ibu yang telah melakukan registrasi dapat hadir secara daring pada:
🗓️​Kamis, 4 Juni 2026
⏰07.30 WIB – Selesai
​📍Meeting ID: 820 7813 8160
🗝️Passcode: SEMNAS

​Diharapkan untuk dapat bergabung tepat waktu untuk mengikuti diskusi mendalam serta menyimak berbagai ilmu yang akan dipaparkan oleh para ahli di bidang gender, terutama pada kajian agraria.

​Detail mengenai tata tertib, tautan Zoom, serta virtual background dapat anda akses pada tautan berikut: https://s.id/pZkLW

​Sampai jumpa di hari pelaksanaan!😉✨

[Invitation as Participants!]Academic Seminar & Workshop on Examining Oligarchy in Southeast AsiaIPB Dramaga, Bogor, 25 ...
23/05/2026

[Invitation as Participants!]

Academic Seminar & Workshop on Examining Oligarchy in Southeast Asia

IPB Dramaga, Bogor, 25 May 2026

The nexus between the oligarchy, worsening inequality, and the shrinking of civic spaces has comparative similarities across Southeast Asia. This forum will elaborate on the ways and strategies to address problems and challenges related to such a nexus. It is envisioned that this forum will be a ‘connectivity hub’ of academia, scholar-activists, social movements, and grassroots communities across the region toward international solidarity against oligarchy.

PRA-PESANBUKU PUSAKA PUSTAKA SAJOGYOSajogyo (1926-2012) dikenal sebagai begawan Sosiologi Pedesaan Indonesia yang mengab...
23/05/2026

PRA-PESAN
BUKU PUSAKA PUSTAKA SAJOGYO

Sajogyo (1926-2012) dikenal sebagai begawan Sosiologi Pedesaan Indonesia yang mengabdikan seluruh hidupnya mengangkat harkat martabat lapis masyarakat paling lemah di pedesaan dan kota. Sayangnya, gagasan brilian Sajogyo hampir tidak pernah dilirik khalayak umum dan insan akademik. Pemikirannya yang lintas disiplin, isu, dan masalah membuat membaca gagasan Sajogyo serasa rumit, sulit dicerna, dan terkadang disalahpahami.

Buku ini merupakan ikhtiar awal para pegiat Sajogyo Institute menggali pusaka gagasan dan pemikiran Sajogyo, yang selama ini terkubur sekian lamanya, melalui penulisan bibliografi beranotasi karya-karya Sajogyo. Di tengah naiknya rezim pembangunan berwatak otoriter-militeristik yang serba-komando dari atas, buku ini menjadi pusaka pembangkit ‘tenaga dalam’ rakyat Indonesia dalam membangun jalan pembangunan yang berdikari.

Pemesanan hubungi:
0851-0259-4244 (Admin)
0858-8271-5769 (Rini)

Kawan-kawan sekalian,Rangkaian 100 Tahun Sajogyo telah mencapai puncak acara. Karena itu, kami mengundang untuk seluruh ...
21/05/2026

Kawan-kawan sekalian,

Rangkaian 100 Tahun Sajogyo telah mencapai puncak acara. Karena itu, kami mengundang untuk seluruh kawan untuk ikut keseruan malam puncak peringata 100 Tahun Prof. Sajogyo dalam agenda "Solidarity Night and Art Exhibition: Dari Praktek Ke Teori dan ke Praktek yang Berteori".

Malam solidaritas akan diselenggarakan besok, 22 Mei 2026, pukul 19.00 - 21.00 WIB di Perpustakaan Pusat IPB (Perpus LSI IPB), Kampus IPB Dramaga, Bogor.

Jangan lewatkan keseruan semarak Malam Solidaritas bersama-sama.

Bagi kawan-kawan yang mau melihat pameran perjalanan intelektual dan kiprah Sajogyo, dapat memindai QR Code yang tertera di poster.


We invite you to attend in Special Panel A ICASAD 2026, in topic "Sajogyo's Legacy for Autonomous Social Science in Indo...
20/05/2026

We invite you to attend in Special Panel A ICASAD 2026, in topic "Sajogyo's Legacy for Autonomous Social Science in Indonesia: A Reflection on the Spiritual, Movement, and Intellectual Dimensions of Prof. Sajogyo’s Contributions to Rural Sociology".

The speaker(s):

1. Kiagus M. Iqbal (Sajogyo Institute): "Empowering Participation, Not Mere Provisioning: The Relevance of Sajogyo’s Thought in Reforming the National Child Nutrition Improvement Effort."

2. Hayom Pramudito (State University of Yogyakarta): "The Historical Dynamics of the Subud Bogor Foundation and Sajogyo’s Role Within It"

3. Bella Nur Hidayah (State University of Yogyakarta): "Poverty, Human Dignity, and Spiritual Humanism in the Thought of Prof. Sajogyo (1990–2000)"

4. Habiburrachman (Sajogyo Institute): "Inner Strength: Methods of Self-Reliance Organization in Sajogyo's Thought"

Moderator: Wida D. Yistiarani (Sajogyo Institute)

This panel will be held on Thursday, 21th May 2026, 13.00-15.00 WIB. At Hall A, University Library, IPB Dramaga Campus.

Kepada kawan-kawan sekalian,Kami mengundang kawan-kawan untuk ikut merayakan bersama peringatan 100 Tahun Prof. Sajogyo ...
19/05/2026

Kepada kawan-kawan sekalian,

Kami mengundang kawan-kawan untuk ikut merayakan bersama peringatan 100 Tahun Prof. Sajogyo pada Kamis-Sabtu (21-23 Mei 2026).

Rangkaian agenda dimulai dengan Konferensi Internasional bertema "Autonomous Social Sciences and Alternative Development in Times of Multiple Crises", diskusi panel tematik dan panel khusus, pameran dan bazar buku, pameran dari Gerakan Masyarakat Sipil dan diakhiri dengan Solidarity Night pada 23 Mei 2026.

Kami juga akan secara khusus meluncurkan 4 buku, khususnya meluncurkan buku monografi Sajogyo yang dianggap mendobrak kebekuan di masa Orde Baru: "Modernization Without Development".

Puncak Peringatan 100 Tahun Sajogyo akan diselenggarakan di Kampus Dramaga, IPB University.

Mari kita merayakan bersama, merayakan kembalinya semangat !

We invite you to attend in Special Panel D ICASAD 2026, in topic "The Human Rights Imperative: Reforming Agrarian Confli...
18/05/2026

We invite you to attend in Special Panel D ICASAD 2026, in topic "The Human Rights Imperative: Reforming Agrarian Conflict Resolution and Natural Resource Governance in Indonesia".

The speaker(s):

1. A. H. Semendawai (Commissioner at Komnas HAM): "A Roadmap for Human Rights-Led Agrarian Conflict Resolution"

2. Sandra Moniaga (Human Rights and Indigenous People's Activist): "Securing Rights for Women and Marginalised Groups in Natural Resource and Environmental Governance"

3. Yance Arizona (Lecturer at Faculty of Law, UGM): "Constitutional Reform: Centring Human Rights within Natural Resource Governance"

4. M. Shohibuddin (Lecturer at Faculty of Human Ecology, IPB University): "Dignity Over Extraction: Synthesising Human Security and Human Rights in Natural Resource Governance"

This panel will be held on Friday, 22th May 2026, 09.30-11.30 WIB. At Collaboration Room, University Library, IPB Dramaga Campus.

Call for Participants!The international Conference on “Autonomous Social Sciences and Alternative Development in Times o...
15/05/2026

Call for Participants!

The international Conference on “Autonomous Social Sciences and Alternative Development in Times of Multiple Crises”

IPB Dramaga, Bogor, 21-23 May 2026

The conference reflects the commitment of scholars, activists, and communities to build strategies and networks that address climate-related and socio-political challenges, especially in the Southeast Asia region. This region is among the most vulnerable to accelerating climate-related stresses, which intersect with deep structural inequalities and a resurgence of authoritarianism.

Mainstream development paradigms have frequently struggled to address this complexity, at times exacerbating vulnerability through social exclusion and environmental degradation. In this regard, ICASAD 2026 will serve as an international forum to foster dialogue on autonomous social sciences—theory and praxis rooted in the realities, histories, and epistemologies of the Global South. By challenging the “captive mind” and the uncritical imitation of external frameworks, this gathering aims to reclaim intellectual sovereignty and articulate alternative development visions emerging from the ground.

Please register here:
https://ipb.link/register-icasad-2026

JANGAN LEWATKANSegera dibuka pendaftaran peserta non-presenter untuk menghadiri acara International Conference "Autonomo...
08/05/2026

JANGAN LEWATKAN

Segera dibuka pendaftaran peserta non-presenter untuk menghadiri acara International Conference "Autonomous Social Science in Times of Multiple Crises", tanggal 21-23 Mei 2026 (Hybrid Format).

Silakan pelajari konferensi ini melalui Conference Booklet terlampir.

Link to download:
https://ipb.university/icasad2026-booklet

Address

Jalan Malabar No, 22
Bogor
16151

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+622518374048

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sajogyo Institute posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sajogyo Institute:

Shortcuts

Share