18/09/2026
Bayangkan harus meninggalkan rumah setelah gempa, lalu menjalani hari-hari di pengungsian.
Di tengah kondisi yang serba terbatas, tubuh tetap membutuhkan perawatan.
Ada obat yang harus diminum.
Ada pemeriksaan yang tetap diperlukan.
Ada keluhan kesehatan yang tidak bisa menunggu.
Di masa pengungsian NTT, 94 warga meninggal dunia. Mayoritas merupakan kelompok rentan, terutama lansia dengan penyakit kronis.
Angka ini menjadi pengingat bahwa setelah bencana berlalu, perhatian terhadap kesehatan penyintas juga harus terus berjalan.
Karena pemulihan bukan hanya tentang kembali memiliki tempat tinggal.
Tetapi juga tentang memastikan mereka tetap mendapatkan air bersih, obat-obatan, pemeriksaan, dan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
Mari terus hadir untuk penyintas gempa NTT.
Bantu mereka melewati masa pemulihan dengan dukungan yang berarti.