14/08/2026
RAINBOW SANCTUARY INDONESIA KRISIS AIR
Sejak kemarin sore debit air dari sumur yg kami gunakan mulai menipis. Beberapa sektor Rumah dogie mulai kehabisan air.
Sebenarnya kami memiliki 3 sumur bor.
Namun sumur pertama yg dibuat dg biaya 12jt colaps, ambrol, dan tidak bisa digunakan. Sumur ini sebenarnya bagus, kedalamannya lebih dari 65m dan dikerjakan lebih dari 3 minggu krn harus menembus lapisan batu.
Sumur kedua inilah yg kami pakai sekarang, sumur ini jg dibuat dg biaya 12jt. Tukangnya tidak mau lagi menggali di posisi atas krn bantak batu. Jd dia cari aman menggali di posisi bawah yg lebih mudah, tapi reservoir airnya lebih sedikit.
Sumur ketiga sebenarnya sedang dikerjakan dg biaya 15jt, tapi tukangnya kabur, tidak mau mengerjakan lagi krn bbrp kali bornya hancur krn harus menembus batu.
Lokasi kami memang susah. Selain di dalam hutan, kami juga di atas gunung battu. Disini lebih banyak batu daripada tanah. Kami masih terlindung krn banyaknya pepohonan dari hutan. Krn itu kami sangat menjaga hytan kami.
Namun dalam cuaca extrem begini, kondisi asli tanah ini mulai terlihat. Tandus dan air hanya bisa ditemukan di lapisan paling dalam. Butuh biaya besar utk bisa menembus sampai kedalamsn tsb utk mendapatkan air.
Saat ini yg bisa kami lakukan adalah membeli air tangki, yg suppliernya masih belum ada yg merespon.
Kami juga harus menyiapkan toren2 besar utk tempat penampungan air, krn supplier baru mau kirim jika minimal pembelian 8.000L.
Tentu ini biayanya tidak sedikit.
Bagi yg mau membantu, bisa langsung ke rekeningbyayasan kami:
BCA
A.N YAY RUMAH SI CENIL
2771790200
Atu menghubungi admin kami di 08119269996
πππ