Olahraga bela diri Satria merupakan program pendidikan patriotik, dimana pengertian kesatria adalah seseorang yang menjaga kehormatan serta membawa keadilan dan kedamaian bagi agama dan bangsanya dengan menggunakan kecerdasan akal pikiran, hati yang berbudi luhur, dan jiwa raga yang kuat. Kesatria harus memiliki keseimbangan dalam berbagai hal terutama dalam diri sendiri yang diaplikasikan pada be
ladiri, agar tidak mendominasi satu teknik dengan kata lain memiliki banyak teknik. Teknik-teknik tersebut bereferensi dari beladiri yang memiliki akurasi yang baik seperti referensi kecepatan pukulan dari Karate, kelincahan dan keseimbangan Wushu dan Silat, variasi tendangan Taekwondo, pemanfaatan poros siku dan lutut seperti Muay thai, kuncian dan patahan seperti Aikido, lemparan dan bantingan seperti Judo, agresif dan kekuatan Krav Maga, estatika flip atau salto, putaran, dan tendangan seperti Tricking, kelenturan Capoeira,Insting atau naluri ninja dan mampu menggunakan berbagai macam senjata seperti Ninjutsudan lebih banyak lagi beladiri lain, misalnyamampu melakukan pemecahan benda keras sebagai akurasi, dan mampu mengusai teknik hipnosis sebagai penyeimbang mental, dan memepalajari pengobatan. Tentu saja bukan jurus-jurus beladiri tersebut melainkan referensi yang sudah dijelaskan diatas. Dengan kemampuan yang dilengkapi secara efektif dan bervariasi maka kesatria diharapkan untuk menggunakan kemampuannya untuk hal-hal yang positif.