PCPM Jatiasih

Directions

PCPM Jatiasih Page resmi Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Jatiasih, Kota Bekasi. Dikelola oleh tim Medkominfo PCPM Jatiasih

Teknologi makin cepat.Kita harus ikut belajar!OPENING KAM ACADEMY!Belajar memahami dunia digital dan mengoptimalkan AI u...
02/10/2026

Teknologi makin cepat.
Kita harus ikut belajar!

OPENING KAM ACADEMY!

Belajar memahami dunia digital dan mengoptimalkan AI untuk kehidupan sehari-hari.

LITERASI DIGITAL
Know what to trust.

AI 101
Know what AI can do.

OPTIMASI AI
Know how to use it.

đź“… 4 Oktober 2026
⏰ 09:00 - 12:00
📍 Ruang BLK Masjid Abdullah Abdulaziz A Almanie (Maps: https://maps.app.goo.gl/biMqpLadYD6N3yuH9)

Learn. Adapt. Grow.

👉 Info Registrasi: 0812-9069-7962 (Zahra)

“Santai aja bro, aman itu mah.”"Santai bro, cuma nanya.""Santai bro (isi sendiri)."Mulai muncul denging aneh di kuping s...
14/09/2026

“Santai aja bro, aman itu mah.”
"Santai bro, cuma nanya."
"Santai bro (isi sendiri)."

Mulai muncul denging aneh di kuping setelah baca tulisan diatas? bagus.

Sering kali kata "santai" dipakai bukan karena kita beneran siap dan tenang, tapi cuma jadi pelarian biar gak dibilang panik. Padahal, kebiasaan menunda dan menggampangkan tanggung jawab itu perlahan merusak kredibilitas kita sendiri di mata orang lain.

Dalam Islam, standar seorang muslim saat mengemban tugas itu Itqan, mengerjakan sesuatu dengan rapi, tuntas, dan maksimal. Sikap tenang yang berkelas itu lahir dari persiapan yang matang, bukan dari rasa malas yang dibungkus kata "santai".

Coba swipe carousel di atas buat liat kenapa kata "santai" bisa jadi jebakan buat perkembangan diri.

Tulis di kolom komentar: apa bad habit dalam ngerjain tugas yang lagi paling ingin diubah tahun ini?

“Kenapa sih harus sibuk ngurusin Palestina melulu? Urus aja dulu masalah dalam negeri yang gak kelar-kelar.”Kalimat kaya...
11/09/2026

“Kenapa sih harus sibuk ngurusin Palestina melulu? Urus aja dulu masalah dalam negeri yang gak kelar-kelar.”

Kalimat kayak gini wajar muncul pas orang udah masuk fase activism fatigue. Ketika dukungan cuma dibangun di atas rasa bersalah atau transaksi “utang sejarah”, orang bakal gampang capek dan ngerasa kepedulian itu beban.

Padahal, membela kemanusiaan itu bukan soal hitung-hitungan untung-rugi. Ini soal standar moral yang kita pegang sebagai manusia dan muslim. Kalau kita membiarkan penindasan dinormalisasi di satu tempat, kita sedang merusak standar keadilan di seluruh dunia, termasuk di lingkungan kita sendiri.

Empati itu bukan kuota internet yang kalau dipakai di sana, bakal habis buat di sini.

Coba swipe carousel di atas buat liat kenapa berdiri untuk Palestina itu sebenernya cara kita menjaga kewarasan nurani kita sendiri.

Menurutmu, apa yang bikin orang gampang ganti fokus atau burnout pas ngawalin isu-isu kemanusiaan? Tulis opinimu di kolom komentar!

̇ne

Emang kalo kita peduli sama Palestina itu FOMO agama? Pernah kepikiran gak, kenapa ya Indonesia dan Palestina bisa punya...
09/09/2026

Emang kalo kita peduli sama Palestina itu FOMO agama?

Pernah kepikiran gak, kenapa ya Indonesia dan Palestina bisa punya hubungan sedekat itu?
Ternyata ceritanya udah dimulai jauh sebelum Indonesia merdeka.

Saat Indonesia masih memperjuangkan kemerdekaan, Syekh Amin Al-Husseini, Mufti Palestina, pernah menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Indonesia melalui Radio Berlin. Dalam pemaparan bedah buku ini, Muhammad Ali Taher, pengusaha Palestina, juga disebut memberikan bantuan dana untuk perjuangan Indonesia.

Jadi sejarah solidaritas Indonesia–Palestina bukan cuma cerita Indonesia yang peduli Palestina. Pernah ada juga cerita Palestina yang mendukung perjuangan Indonesia.
Dan setelah Indonesia merdeka, hubungan itu nggak berhenti. Dukungan Indonesia terhadap Palestina terus menjadi bagian dari perjalanan politik dan sejarah luar negeri Indonesia.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, apakah solidaritas Indonesia terhadap Palestina cuma karena agama? Atau ada sejarah, pengalaman kolonialisme, hubungan antartokoh, dan perjuangan kemerdekaan yang ikut membentuknya?

Semua itu dibahas dalam Akar Sejarah Solidaritas Indonesia–Palestina.

EmpowerYouth Booktalk
đź—“ Sabtu, 12 September 2026
⏰ 15.00–selesai
📍 Typica Coffee, Grand Galaxy

Kalau selama ini kamu mengenal Palestina dari timeline, mungkin sudah waktunya kenal backstory-nya juga!
Tag/DM teman yang harus tahu lore ini!

Emang kalo kita peduli sama Palestina itu FOMO agama?  Pernah kepikiran gak, kenapa ya Indonesia dan Palestina bisa puny...
09/09/2026

Emang kalo kita peduli sama Palestina itu FOMO agama?

Pernah kepikiran gak, kenapa ya Indonesia dan Palestina bisa punya hubungan sedekat itu?
Ternyata ceritanya udah dimulai jauh sebelum Indonesia merdeka.

Saat Indonesia masih memperjuangkan kemerdekaan, Syekh Amin Al-Husseini, Mufti Palestina, pernah menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Indonesia melalui Radio Berlin. Dalam pemaparan bedah buku ini, Muhammad Ali Taher, pengusaha Palestina, juga disebut memberikan bantuan dana untuk perjuangan Indonesia.

Jadi sejarah solidaritas Indonesia–Palestina bukan cuma cerita Indonesia yang peduli Palestina. Pernah ada juga cerita Palestina yang mendukung perjuangan Indonesia.
Dan setelah Indonesia merdeka, hubungan itu nggak berhenti. Dukungan Indonesia terhadap Palestina terus menjadi bagian dari perjalanan politik dan sejarah luar negeri Indonesia.

Nah, sekarang pertanyaannya adalah, apakah solidaritas Indonesia terhadap Palestina cuma karena agama? Atau ada sejarah, pengalaman kolonialisme, hubungan antartokoh, dan perjuangan kemerdekaan yang ikut membentuknya?

Semua itu dibahas dalam Akar Sejarah Solidaritas Indonesia–Palestina.

EmpowerYouth Booktalk
đź—“ Sabtu, 12 September 2026
⏰ 15.00–selesai
📍 Typica Coffee, Grand Galaxy

Kalau selama ini kamu mengenal Palestina dari timeline, mungkin sudah waktunya kenal backstory-nya juga!
Tag/DM teman yang harus tahu lore ini!

Bisa naik motor mah biasa. Tapi kalau motor tiba-tiba rewel, bisa ngapa-ngapain sendiri nggak?Nah, Katanya Anak Muda bar...
03/09/2026

Bisa naik motor mah biasa. Tapi kalau motor tiba-tiba rewel, bisa ngapa-ngapain sendiri nggak?

Nah, Katanya Anak Muda bareng sama Tim KKN dari Universitas Muhammadiyah Indonesia mengadakan Pelatihan Servis Ringan Sepeda Motor buat ngebantu kamu memahami cara merawat motor

Di sini kita bakal bahas praktik servis ringan, strategi perawatan motor melalui penggantian oli berkualitas, serta hal-hal dasar yang penting untuk kemandirian dan keselamatan berkendara.

Tanggal: Sabtu, 5 September 2026
Jam: 08.00–09.00 WIB
Lokasi: Masjid Abdullah Abdulaziz Al Manie
Acara ini terbuka untuk umum yaa!

Kalau mau join, langsung hubungi CP kita:
Salman: 08154857217
Zico: 081313768229

Maulid Nabi Muhammad SAW bukan cuma soal mengingat tanggal kelahiran Rasulullah ď·ş. Ini tentang mengingat kembali siapa y...
25/08/2026

Maulid Nabi Muhammad SAW bukan cuma soal mengingat tanggal kelahiran Rasulullah ď·ş. Ini tentang mengingat kembali siapa yang kita teladani, bagaimana akhlaknya, dan apa yang bisa kita bawa ke kehidupan hari ini.

Selamat Maulid Nabi Muhammad saw.
Semoga cinta kepada Rasulullah ď·ş nggak berhenti di ucapan, tapi tumbuh menjadi akhlak dan amal dalam fastabiqul khairat.

“Kalo gue hidup di jaman Nabi Muhammad ﷺ, pasti bakal ikut beliau.”Ah yang beneer?Hari ini kita gampang blang gitu karen...
24/08/2026

“Kalo gue hidup di jaman Nabi Muhammad ﷺ, pasti bakal ikut beliau.”
Ah yang beneer?

Hari ini kita gampang blang gitu karena kita udah tahu akhir ceritanya. Tapi bayangin hidup di Makkah waktu itu, ada orang gak bisa baca gak bisa nulis, ngaku Nabi, nerima wahyu dan ngajakin buat ninggalin seluruh tradisi yang udah dipercaya turun-temurun.

Abu Bakar memilih percaya. Abu Jahal memilih menolak. Bedanya bukan karena kurang mengenal Rasulullah ď·ş, tetapi karena menerima kebenaran sering kali menuntut kita meninggalkan ego, status, dan kenyamanan.

Mungkin itu yang membuat para sahabat menjadi generasi terbaik. Mereka beriman saat belum ada jaminan kemenangan.

Maulid bukan sekadar mengenang kelahiran Nabi Muhammad ď·ş. Tapi menguji, kalo kebenaran datang hari ini, apakah kita siap menerimanya?

Pernah ngerasa hidup kosong padahal udah ngejar semuanya?Karier harus jalan, skill harus naik, badan harus sehat, relasi...
22/08/2026

Pernah ngerasa hidup kosong padahal udah ngejar semuanya?
Karier harus jalan, skill harus naik, badan harus sehat, relasi aman.

Lama-lama, quarter-life crisis terasa bukan karena kita nggak punya tujuan—tapi karena semuanya memang terasa ada yang kurang.
Di sinilah life balance yang benar jadi penting.
Quantum FRESh melihat pengembangan diri secara utuh: fisik, rasio, emosi, dan spiritual.
Karena mungkin kita nggak butuh hidup yang lebih cepat.
Kita cuma butuh hidup yang lebih seimbang.

NGOPI YUK IS BACK!Kita balik lagi. Dan kali ini materinya ga kalah menarik dari yang sebelumnya!kita bakal membedah buku...
21/08/2026

NGOPI YUK IS BACK!
Kita balik lagi. Dan kali ini materinya ga kalah menarik dari yang sebelumnya!
kita bakal membedah buku "Quantum FRESh" langsung bareng penulisnya sendiri, Bapak Zen Zainul.

Fisik. Rasio. Emosi. Spiritual.
Emang apa hubungannya?
Kenapa empat hal ini penting buat pengembangan diri?

Jawabannya bakal bisa kamu dapetin di NGOPI YUK! kali ini!.
Kapan? tanggal 22 Agustus 2026
Jam berapa? 10.00–12.00 WIB
Dimana? Masjid Al Muhajirin Lt. 1, Jatiasih

Save the date. Ajak yang lain. Kita ketemu di Ngopi Yuk!

Address

Komplek Pemda Blok C Jatiasih
Bekasi
17423

Opening Hours

18:00 - 23:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PCPM Jatiasih posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share