KADER Penggerak NU

KADER Penggerak NU Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from KADER Penggerak NU, Community Organization, Jalan Raya sultan agung medan satria km 7, Bekasi barat/jabar, Bekasi.

Halaman ini sebagai ajang silaturrahmi antar alumni PKP-NU (pendidikan kader penggerak nu) dimanapun berada, silahkan menekan tombol "s**a" untuk bergabung

Salam NU
NKRI Harga mati
Pancasila Jaya

14/02/2026

Dawuh Kyai As'ad, santri putri Sukorejo harus siap 'dipoligami'.

Beredar pamflet "Peringatan Hari Lahir Nahdlotul Ulama ke-100 Masehi", yang akan berlangsung di Istora Senayan Jakarta:H...
27/01/2026

Beredar pamflet "Peringatan Hari Lahir Nahdlotul Ulama ke-100 Masehi", yang akan berlangsung di Istora Senayan Jakarta:
Hari : Sabtu
Tanggal : 31 januari 2026
Pukul : 06:00 WIB s/d selesai
Tamu : Bpk. Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia

Dalam hal ini KH. Miftachul Akhyar selaku Rois Aam PBNU menegaskan hal tersebut harus dijadwalkan ulang (dibatalkan) karena belum ada persetujuan Rois Aam selaku pimpinan tetinggi Jam'iyah, dan beliau telah mengirim surat tabayun kepada KH. Yahya Cholil Tsaqub (Gus Yahya).

Informasi sebelumnya pasca 'islah' Lirboyo, untuk mengembalikan posisi Ketum PBNU dari Pj. KH. Zulfa Mustofa kepada gus Yahya, sesuai AD-ART Jam'iyah harus melalui rapat pleno sebagaimana pergantian dari Gus Yahya kepada KH. Zulfa. Selama belum dilaksanakan rapat pleno tersebut, maka Ketua Umum PBNU yang sah tetap dijabat oleh Pj.

Entah dari mana asal meme ini, karena tidak ada identitas pembuatnya. Yang jelas jika yang dimaksud PBNU adalah Pengurus...
13/01/2026

Entah dari mana asal meme ini, karena tidak ada identitas pembuatnya. Yang jelas jika yang dimaksud PBNU adalah Pengurus Besar Nahdlotul Ulama, dapat dipastikan meme ini 1.000% hoax, namun jika yang dimaksud PBNU adalah akronim lain, wallahu a'lam.

Secara Jam'iyah PBNU selalu mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi hatta yaumil kiyamah, tidak ada istilah Cicak vs Buaya jilid III (KPK vs PBNU). Kyai-kyai NU semua sudah memberikan statemen, bahwa siapapun Pengurus NU, baik tingkat Anak Ranting sampai PBNU yang terlibat kasus hukum, silahkan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Ibarat anggota tubuh terserang penyakit, maka penyakit itu harus diobati, bukan dipelihara, kalau perlu diamputasi tidak apa-apa demi sehatnya jiwa dan raga tubuh secara keseluruhan.

Pembubaran Departemen Penerangan & Departemen Sosial oleh Gus Dur barangkali bisa menjadi muqobalah, mengapa Rois Aam, K...
25/12/2025

Pembubaran Departemen Penerangan & Departemen Sosial oleh Gus Dur barangkali bisa menjadi muqobalah, mengapa Rois Aam, KH. Miftachul Akhyar lebih memilih jalan pemakzulan Ketua Umum PBNU, Gus Yahya, dari pada melaksanakan Muktamar Luar Biasa (MLB) sebagaimana banyak disuarakan oleh pendukungnya.

Ibarat hati sudah busuk digerogoti ulat iri dan dengki alias hasud, melihat orang sholat tahajut dan mengaji di masjid p...
24/12/2025

Ibarat hati sudah busuk digerogoti ulat iri dan dengki alias hasud, melihat orang sholat tahajut dan mengaji di masjid pun mereka akan mengatakan itu riya', pamer, haus pujian, dll. Sama dengan saat mereka memandang Rois Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar dengan kacamata ghadobiyah, mereka tidak akan melihat sebesar apapun kebaikan pada beliau selain akan membuat narasi negatif dan fitnah yang keji kepadanya.

Ingat bagaimana tanggapan kelompok mantan Ketum saat diberi nasehat agar mengadu kepada Majelis Tahkim jika merasa keberatan ikhwal pencopotan dirinya, mereka mengatakan "Majelis Tahkim dipenuhi orang pro Syuriyah, tidak netral, dan lain sebagainya". Hal ini sama ketika Rois Aam tidak menggunakan media official PBNU dan lebih memilih media profesional, sebab "mereka dipenuhi orang pro mantan Ketum, dan tidak netral". Begitu kira-kira jawabannya.

Ingat juga kasus persuratan Digdaya dimana Syuriyah diblokir sehingga tidak bisa memiliki akses. Media official pun kita meyakini akan melakukan hal senada terhadap Rois Aam.

Hikmah yang bisa kita petik, adanya perlawanan sporadis dan masif ini membuka tabir bahwa posisi Rois Aam adalah pucuk pimpinan tertinggi sekaligus owner Jam'iyah Nahdlotul Ulama, dan pemilik hak veto yang tidak dimiliki oleh siapapun. Seandainya dinamika ini no viral no justice, masyarakat masih akan berasumsi bahwa pucuk pimpinan tertinggi PBNU adalah Ketua Umum Tanfidziyah.

Dr. KH. Baharuddin AS MA, Rois Syuriyah PWNU Sulawesi Selatan menegaskan tegak lurus dan patuh kepada Rois Aam PBNU, KH....
23/12/2025

Dr. KH. Baharuddin AS MA, Rois Syuriyah PWNU Sulawesi Selatan menegaskan tegak lurus dan patuh kepada Rois Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar.

"Dalam tradisi dan konstitusi NU, Rais Aam adalah pimpinan tertinggi Jam’iyah. Maka sikap PWNU Sulawesi Selatan jelas, tegak lurus dan patuh kepada Rais Aam PBNU, sesuai AD/ART dan adab organisasi. NU dibangun dengan adab, bukan kegaduhan. Pengurus harus menjaga etika organisasi." Ujarnya

Surat tabayun Rois Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar terkait pemberhentian KH. Yahya Kholil Tsaquf (Gus Yahya) dari jabatan...
23/12/2025

Surat tabayun Rois Aam PBNU, KH. Miftachul Akhyar terkait pemberhentian KH. Yahya Kholil Tsaquf (Gus Yahya) dari jabatannya selaku Ketum PBNU. Diantara beberapa point itu adalah:

1. Tabayun kepada Ketua Umum PBNU sebanyak dua kali.
- Pertama, Hari Kamis, tanggal 13 November 2025 sekitar pukul 15:00-17.00 WIB bertempat di Surabaya.
- Kedua, Hari Senin, tanggal 17 November 2025 sekitar pukul 13.00-14:00 W1B bertempat di Ruang Rais Aam PBNU.

Dalam pertemuan kedua ini, KH. Yahya Cholil Tsaquf meminta undur diri lebih awal dari waktu yang disediakan oleh Rais 'Aam.

2. Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU pada Hari Selasa, tanggal 21 Dzulhijah 1446 H / 17 Juni 2025 M di Lt 8 Gedung PBNU Jakarta. Saran dan pendapat yang menjadi keputusan dalam Rapat tersebut diabaikan oleh Ketua Umum dengan memaksakan pelaksanaan AKN NU berjalan sesuai dengan jadwal yang dirancang dan disiapkan oleh Center for Shared Civilzational
Values (CSCV).

3. Senen kemarin, 22 desember 2025 M / 1 rajab 1447 H, Rois Aam telah menerima dua utusan yang menjadi panitia Musyawarah Qubro di PP. Lirboyo, KH. Muhibbul Aman Aly dan KH. 'Athoillah Sholahuddin Anwar. Karena itu, Syuriyah PBNU akan mengagendakan penyampaian penjelasan secara langsung kepada Mustasyar PBNU mengenai latar belakang, tahapan, prosedur, dan substansi keputusan Rapat Pleno PBNU yang akan diselenggarakan dalam waktu segera.

JAGA MARWAH ROIS AAM & ROIS SYURIYAHGerakan masif ingin mendegradasi posisi Rois Aam & Syuriyah sedang dilakukan, mereka...
22/12/2025

JAGA MARWAH ROIS AAM & ROIS SYURIYAH

Gerakan masif ingin mendegradasi posisi Rois Aam & Syuriyah sedang dilakukan, mereka tidak mementingkan eksistensi Jam'iyah demi ambisi pribadi. Kader Penggerak NU harus yaqin, menjaga Rois Aam adalah membela NU, membela NU berarti menyelamatkan Indonesia.

Ini bukan tentang KH. Miftachul Akhyar, ini tentang Rois Aam & Rois Syuriyah. Cukup sampai Tanfidziyah agen Zionis bisa 'menyusup', jangan lagi nanti masuk pada jajaran Syuriyah.



Lembaga Falakiyah PBNU tetapkan 1 rajab 1447 H, jatuh pada hari senen 22 desember 2025 M.
20/12/2025

Lembaga Falakiyah PBNU tetapkan 1 rajab 1447 H, jatuh pada hari senen 22 desember 2025 M.

Kiai Afif, Berpihak pada Kebenaran Jauh hari sebelum riuh-rendah “konflik” PBNU mengemuka ke permukaan, Gus Yahya sudah ...
19/12/2025

Kiai Afif, Berpihak pada Kebenaran

Jauh hari sebelum riuh-rendah “konflik” PBNU mengemuka ke permukaan, Gus Yahya sudah hilir mudik bertemu Kiai Afif. Perjumpaan demi perjumpaan dilalui dengan intensitas obrolan yang cukup berat dan privat. Saking privatnya, acapkali majlis perjumpaan hanya diisi oleh beliau berdua saja. Bahkan Nyamuk dan cicak di didinding pun tidak diizinkan untuk mendengar isi obrolan tersebut.

Intensitas perjumpaan semacam ini sangat wajar dalam kapasitas santri dan kiainya (Syuriah dan tanfidz). Apalagi ikatan emosional beliau berdua cukup dekat. Kedekatan inilah yang membuat Gus Yahya acapkali “memberikan sesuatu” kepada kiai Afif. Pemberian yang secara terselubung bisa mendorong Kiai Afif membela dan berpihak kepada kakak Kandung eks menag periode tahun kemarin.

Hukum sosial mengatakan, “manusia ialah budak dari kebaikan”. Menurut hukum ini, semestinya seseorang berpihak kepada orang yang telah berbuat baik kepadanya. Pada biasanya, beginilah hukum sosial bekerja. Akhirnya, karena hukum sosial ini, banyak orang kehilangan obyektifitasnya. Saking tidak obyektifnya, kaidah usul fikih dikatakan bukan kaidah,upss!

Tapi tidak dengan Kiai Afif. Ikatan emosional, negosiasi, bahkan materi tidak bisa menggoyahkan komitmennya untuk berpihak pada kebenaran. Kebenaran yang sudah sampai di level haqqul yaqin (extra qat’i). Menjadi tidak logis bila apa yang sudah di level haqqul yaqin kemudian dibantah dengan hal-hal yang bersifat dzaniyah. Apalagi tahunya hanya dari postingan-postingan di media sosial.

Lagi p**a, “mustahil” orang seperti kiai Afif mengambil langkah yang salah. Sosok yang saya tahu betul sangat takut dengan dosa walau sebesar debu kosmik. Saking takutnya, Kiai Afif tidak pernah lagi naik sepeda motor dari rumahnya ke Ma’had Aly yang jaraknya tidak lebih dari 300 meter. Beliau berhenti naik sepeda motor karena undang-undang mengharuskan seseorang menggunakan helm walau jalan yang dilalui berupa gang sempit di plosok dusun.

Ini soal helm, apalagi soal AD/ART….

Ekasaputra

12/12/2025

KH. Sa'id Agil Siradj kritik Gus Yahya bersikap "Eksklusif" hingga terjadi kesenjangan komunikasi antara Ketum dengan Pengurus Harian Tanfidziyah maupun dengan Ketua Lembaga PBNU.

Kritik ini beliau sampaikan saat menghadiri "Forum Kyai Sepuh" yang berlangsung di PP. Tebung Ireng, Jombang, beberapa hari lalu yang juga dihadiri oleh KH. Nurul Huda Jazuli dan KH. Ma'ruf Amin (Daring).

Address

Jalan Raya Sultan Agung Medan Satria Km 7, Bekasi Barat/jabar
Bekasi

Telephone

+628139064132

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when KADER Penggerak NU posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to KADER Penggerak NU:

Share