Yayasan Nusahada

Yayasan Nusahada Yayasan Nusahada adalah Ketertinggalan itu tentu disebabkan banyak hal, salah satunya adalah tingkat pendidikan masyarakatnya yang masih sangat rendah.

Kabupaten Batang merupakan salah satu kabupaten di pantura Jawa Tengah yang meskipun tidak terdaftar sebagai kabupaten tertinggal, ternyata masih memiliki kantong-kantong kecamatan atau desa tertinggal. Salah satunya adalah Kecamatan Reban yang berada di lereng utara Pegunungan Dieng, merupakan daerah yang masih tertinggal dibanding kecamatan sekitar. Social ekonomi masyarakat masih rendah, kebany

akan berprofesi sebagai petani gurem, buruh tani, buruh perkebunan yang berpenghasilan di bawah UMR. Reban adalah satu kecamatan yang hingga kini belum memiliki SLTA. Sepanjang tahun 1970-an, Ngadirejo, salah satu desa di kecamatan Reban bagian selatan, merupakan basis abangan, yakni kantong masyarakat Jawa Tradisional yang masih jauh dari agama dan pendidikan masyarakatnya sangat rendah. Hanya ada 1 buah SD yang muridnya sangat terbatas, akibat kesadaran pendidikan masyarakat yang sangat rendah. Melihat kenyataan ini, salah seorang tokoh agama K. Shobari Husaini merasa sangat prihatin. Bagaimana mungkin masyarakat mau maju jika aspek spiritual maupun intelektual masyarakat begitu rendah. Maka, ikhtiar dimulai pada awal 1980-an dengan mendirikan Majelis Taklim yang diberi nama Fathul Iman, sebagai pintu masuk memberikan penyadaran masyarakat, baik tentang arti penting pendidikan maupun agama yang dikemas dalam konsep dakwah. Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Al Mustaqim itu bertahun-tahun berjalan tanpa kenal lelah melakukan upaya penyadaran public. Tidak sia-sia, pada 1983 didirikan 2 unit SD Negeri baru untuk menampung semangat dan antusiasme masyarakat. Akhirnya, 3 buah SD tersebut hingga saat ini maju dan berkembang pesat, bahkan SDN Ngadirejo 01 termasuk SD yang besar dengan jumlah murid mendekati 200 anak. Pendidikan formal tingkat dasar telah terpenuhi saat itu, yang dirasa belum adalah pendidikan keagamaan. Maka, untuk itu pada 01 Oktober 1988, K. Shobari Husaini dibantu HM. Abdul Azis dan beberapa tokoh agama, merintis berdirinya Madrasah Diniyah Awaliyyah “Miftahush-Shibyan”. Hingga saat ini, madin tersebut eksis dengan siswa mencapai 160-an anakdan telah memiliki Gedung sendiri di sebuah tanah wakaf. Selanjutnya, dengan kebijakan baru tentang pendidikan dasar 9 tahun, maka tokoh masyarakat Ngadirejo pun mulai resah, sebab di Ngadirejo belum memiliki SLTP. Dengan berbagai upaya yang maksimal, tokoh agama Ngadirejo, pemerintah Desa Ngadirejo yang dipelopori Kades saat itu (KH. Rochmat) dan Ketua BPD (Sodikin, S. Ag) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Batang, pada tahun 2003 mendirikan SMP Negeri 03 Reban yang gedungnya dibangun di tanah kas Desa (bengkok). Tampaknya menjadi timpang jika sekolah formal sudah tersedia sampai tingkat lanjutan, sedang sekolah agama belum. Maka pada tahun 2006, K. Shobari Husaini dibantu beberapa tokoh Masyarakat lainnya, di antaranya H. Rochmat dan Sodikin, S.Ag. merintis berdirinya Madrasah Diniyyah Wustho “Miftahus-shibyan”. Disamping itu, untuk mempersiapkan anak-anak memasuki Madin Awaliyah, agar standar inputnya memadahi,pada tahun itu juga dirintis berdirinya Taman Pendidikan al Qur’an (TPQ) “Miftahush-shibyan”. Begitu luasnya aktifitas yang dikelola para tokoh agama dan masyarakat di Ngadirejo. Maka untuk menampung berbagai lembaga pendidikan non formal yang telah dirintis dan berjalan cukup lama tersebut, pada tahun 2008 muncul gagasan untuk mendirikan yayasan. Dengan yayasan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah kelembagaan yang solid untuk mengembangkan ikhtiyar dakwah dan pendidikan yang selama ini diperjuangkan dan didarmabaktikan. Maka, pada bulan Juni 2009 resmi didiirikan Yayasan Nusahada yang akan mewadahi Majelis Taklim Fathul Iman, TPQ Miftahush-Shibyan, Madin Awaliyah Miftahush-Shibyan dan Madin Wustho Miftahush-Shibyan. Selanjutnya, untuk dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar pada masyarakat, maka Yayasan Nusahada akan merintis berdirinya, Sanggar Belajar dan Pondok Pesantren dan secara bertahap juga sedang digagas berdirinya SMK Pertanian, guna menyediakan sarana pendidikan tingkat SLTA di Kecamatan Reban yang hingga saat ini belum tersedia

Visit
13/08/2016

Visit

Hadirilah dan ikutilah "Napak Tilas Jejak Perang Kemerdekaan Indonesia" di Desa Ngadirejo, Kec. Reban, Kab. Batang pada hari MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 mulai PUKUL 07.00 WIB. Acara ini akan diikuti oleh Banser, TNI, Polri, CBP, Pencak Silat Pagar Nusa dan Pramuka.

Kegiatan ini juga akan dihadiri oleh: Caswiyono Rusydie Cw (Wasekjend Pimpinan Pusat GP Ansor), Ikhwanudin (Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah), Harun Heru Supriyanto (Ketua PW Pencak Silat NU Pagar Nusa Provinsi Jaaa Tengah), Umar Abdul Jabbar (Ketua GP Ansor Kab. Batang), Komandan Mukhtarom (Kepala Satkorcab Banser Batang), Arif Rahman Hakim (Ketua LAKPESDAM NU Kab. Batang), Ahmad Munir Malik (Ketua NU Care - LAZISNU Kab. Batang), Slamet Tuharie (Ketua Pimpinan Pusat IPNU), Camat Reban, Kapolsek Reban, Danramil Reban dan lain-lain.

Yang juga harus kalian tahu, acara ini juga akan dihadiri oleh peneliti dari Stanford University, Amerika Serikat (Kampus Terbaik KETIGA di DUNIA), Mrs. Kerry Ann Carter Persen. Kalau yang jauh-jauh dari Amerika saja datang ke Ngadirejo, masa kamu ngga??? Yakiiiin????

Yuk, Kunjungi , jelajahi eksotisnya, nikmati kulinernya, rasakan keramahannya.

06/08/2016

PAKET EDUWISATA SEJARAH
NAPAK TILAS SEJARAH PERANG KEMERDEKAAN DI NGADIREJO

Dalam rangka memperingati HUT RI Ke 71, akan diselenggarakan Acara Napak tilas sejarah diikuti oleh Banser, Pasukan TNI, Polri, CBP, Pramuka, Pagar Nusa, Batang Resque, KNPI, Hansip, dll. Sebagai Upaya untuk membangkitkan semangat Nasionalisme dalam jargon NKRI HARGA MATI yang sekarang sering dirong-rong oleh oknum bangsa ini. Acara diselenggarakan hari Ahad, tanggal 14 Agustus 2016 di Desa Ngadirejo, mulai jam 07.00 sampai 19.00. Acara diakhiri di Kompleks Makam Pahlawan di Ngadirejo.
Disamping acara tersebut, sebagai rangkaian acara peri gatan HUT RI juga diselenggarakan Karnaval Kemerdekaan, pada tanggal 17 Agustus usai Upacara dan dilanjut dengan Pentas seni dan budaya.
Insya Allah, Acara tersebut akan dihadiri juga oleh Mrs Kerry Persen dari Stanford University Amerika Serikat yang datang secara khusus dan juga diramaikan oleh kehadiran Sandy Nayoan (pemeran Midun dalam Film Sengsara membawa Nikmat dan pemeran Arya Kamandanu dalam Serial Tutur Tinular). Tak ketinggalah akan hadir juga Bang Said (pemeran dalam Bajai Bajuri) untuk memeriahkan pentas seni.***

Coming soon...
17/02/2016

Coming soon...

Nantikan Video Selanjutnya

17/01/2016

Hadir dan ikuti!
JELAJAH DESA NGADIREJO bersama Sandy Nayoan dan para pegiat pembangunan perdesaan.
"Ngadirejo, The Heart of Java"

Agenda:
1) Panen Kebun Organik Nusakamulyan: Selasa, 19 Januari 2016 jam 07.00 - selesai.
2) Silaturahim Petani Organik: Selasa, 19 Januari jam 09.00 - selesai.
3) Tea Exploration: Rabu, 20 Januari 2016 jam 08.00 - selesai
4) Green Village Tourism: Kamis-Jumat, 21-22 Januari 2016 jam 08.00 - selesai.

Tempat: Desa Ngadirejo, Kec. Reban Kab Batang.

Organized by: Yayasan Nusahada
Supported by: Pemerintah Desa Ngadirejo, DPN Gerbang Tani, LPPNU Batang, Asosiasi Petani Organik Kab Batang, Gapoktan Bogorejo, Laskar Batang.

14/01/2016

UNDANGAN TERBUKA

Ayo hadir dan ikut:

Jelajah Desa Ngadirejo bersama Sandy Nayoan

“Ngadirejo, The Heart of Java”

Agenda:
- Panen kebun organik Nusakamulyan:
Selasa, 19 Januari 2016 jam 08.00-10.00
- Silaturahim Petani Organik:
Selasa, 19 Januari 2016 jam 12.00-Selese
- Tea Exploration:
Rabu, 20 Januari 2016 jam 08.00-17.00
- Green Village Tourism:
Kamis-Jumat, 21-22 Januari 2016, jam 08.00-selesai

Tempat: Desa Ngadirejo Kecamatan Reban, Batang

Organized by:
Yayasan NUSAHADA
Supported by:
Pemerintah Desa Ngadirejo, DPN Gerbang Tani, Gapoktan Bogorejo, LPPNU, Asosiasi Petani Organik Batang

TEH TERMAHAL DI DUNIANdelok rupane jebul koyo teh uyeg gaweane Biyung. Mungkinkah teh uyeg dikembangkan menjadi teh maha...
19/01/2015

TEH TERMAHAL DI DUNIA
Ndelok rupane jebul koyo teh uyeg gaweane Biyung. Mungkinkah teh uyeg dikembangkan menjadi teh mahal? Inspirasi bagi wadiabala Nusahada.
https://cauchymurtopo.wordpress.com/2014/01/26/10-teh-termahal-di-dunia/

Minum teh hangat sangat nikmat jika pada saat cuaca dingin. Di pagi hari setelah bangun tidur, secangkir teh sambil menikmati berita koran atau di televisi adalah salah satu cara menikmati teh yang...

31/12/2013

Dalam spektrum gerakan sosial di Batang, elemen mahasiswa belum mengambil peran yg berarti. Hal ini di samping karena di Batang belum ada perguruan tinggi yg menjadi sentrum gerakan mahasiswa, juga karena organisasi kemahasiswaan di Batang bergerak parsial dan belum terkonsolidasi dengan optimal. Tanggal 2 Januari 2014 besok saya diundang utk berbicara pd Dialog Publik "Mahasiswa dan Pembangunan Daerah". Semoga bermanfaat utk Batang lebih baik.

Potensi Wisata BatangNUSAHADA.COM–Kabupaten Batang yang terletak di sebelah timur Kota Pekalongan ternyata memiliki pote...
27/09/2013

Potensi Wisata Batang

NUSAHADA.COM–Kabupaten Batang yang terletak di sebelah timur Kota Pekalongan ternyata memiliki potensi wisata yang sangat menarik. Sayangnya potensi tersebut belum digarap secara maksimal, sehingga masyarakat pun kurang mengenal obyek-obyek wisata yang ada di Kab. Batang. Berdasarkan penelusuran tim Nusahada.com, ada beberapa obyek wisata yang sangat potensial dan bisa menjadi pilihan saat libur akhir tahun. Berikut penelusuran tim Nusahada.com:

NUSAHADA.COM–Kabupaten Batang yang terletak di sebelah timur Kota Pekalongan ternyata memiliki potensi wisata yang sangat menarik. Sayangnya potensi tersebut belum digarap secara maksimal, sehingga masyarakat pun kurang mengenal obyek-obyek wisata yang ada di Kab. Batang. Berdasarkan penelusuran tim...

26/09/2013

Bangun Karakter Melalui Kitab Kuning

NUSAHADA.COM, Batang – Pendiri sekaligus pengurus PAUD Az-Zahra, Solihah, S.Ag., menyetakan bahwa pendidikan karakter ha...
26/09/2013

NUSAHADA.COM, Batang – Pendiri sekaligus pengurus PAUD Az-Zahra, Solihah, S.Ag., menyetakan bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak dini. Tidak mungkin karakter itu muncul tiba-tiba, namun perlu proses dan pembiasaan. Beliau mencontohkan, “ ketika kita ajak anak berbahasa halus, atau bahasa kromo dalam tradisi Jawa, tidak mungkin seketika kita perintahkan dan anak nurut. Tapi perlu dibiasakan sedikit demi sedikit agar tidak malu untuk memulainya.”

NUSAHADA.COM, Batang – Pendiri sekaligus pengurus PAUD Az-Zahra, Solihah, S.Ag., menyetakan bahwa pendidikan karakter harus dimulai sejak dini. Tidak mungkin karakter itu muncul tiba-tiba, namun perlu proses dan pembiasaan. Beliau mencontohkan, “ ketika kita ajak anak berbahasa halus, atau bahasa kr...

26/09/2013

NUSAHADA.COM,Batang – Perkembangan sosial ekonomi akhir-akhir ini sangat meresahkan bagi masyarakat desa. Ketidak mampuan ekonomi yang selama ini dihadapi bukannya semakin ringan, tetapi justru semakin berat. Bagaimana tidak. Melemahnya rupiah terhadap dolar dalam perdagangan internasional, ternyata berdampak langsung terhadap masyarakat desa, khususnya ibu-ibu. Mahalnya harga tahu dan tempe hingga semakin jarangnya ditemui di pasaran, membuat ibu-ibu desa kewalahan.

http://www.nusahada.com/menghadapi-zaman-edan-bentengi-diri-dengan-iman/

NUSAHADA.COM, Lombok Barat – Sebanyak 23 Pimpinan Pondok Pesantren di Nusa Tenggara Barat mengikuti Pelatihan Kewirausah...
24/09/2013

NUSAHADA.COM, Lombok Barat – Sebanyak 23 Pimpinan Pondok Pesantren di Nusa Tenggara Barat mengikuti Pelatihan Kewirausahaan Pertanian yang diadakan di Puri Saron Beach Hotel, Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jum’at, (30/8/2013).

Address

Batang
51273

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Nusahada posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share