30/06/2026
Pleret, Bantul, 28 Juni 2026 – Sebanyak 50 anggota PKK Dusun Gatak, Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman, mengikuti kegiatan edukasi wisata (edu wisata) ke Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspa Gemari pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan dan keterampilan dalam pengolahan pangan berbasis bahan lokal yang bernilai ekonomi.
Sebelum mengikuti pelatihan di KWT Puspa Gemari, rombongan terlebih dahulu mengunjungi Museum Pleret. Dalam kunjungan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai sejarah dan potensi budaya kawasan Pleret yang dipandu oleh tim Desa Wisata Bumi Mataram Pleret.
Setelah itu, rombongan melanjutkan perjalanan menuju KWT Puspa Gemari. Kedatangan mereka disambut hangat oleh ibu-ibu pengurus KWT Puspa Gemari. Suasana penuh keakraban langsung terasa saat kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara kedua kelompok.
Acara kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan jamu tradisional serta egg roll berbahan dasar labu madu, yang menjadi salah satu produk unggulan KWT Puspa Gemari. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan proses, mulai dari pengenalan bahan baku, teknik pengolahan, hingga penyajian produk yang memiliki nilai jual tinggi.
Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru tentang pengolahan pangan, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan potensi usaha rumah tangga berbasis hasil pertanian lokal di lingkungan masing-masing.
"Kami sangat terkesan dengan sambutan yang ramah serta ilmu yang diberikan oleh KWT Puspa Gemari. Pelatihan ini memberikan pengalaman yang sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami mengenai pengolahan pangan yang kreatif dan bernilai ekonomi," ungkap salah seorang peserta.
Sebagai penutup kegiatan, rombongan memborong berbagai produk khas KWT Puspa Gemari sebagai oleh-oleh, di antaranya egg roll labu madu, peyek bayam Brazil, dan minuman fermentasi kombucha. Antusiasme peserta terhadap produk-produk tersebut menjadi bukti bahwa hasil olahan KWT Puspa Gemari memiliki cita rasa yang khas sekaligus berpotensi menjadi produk unggulan daerah.