Info Kalimantan +

Info Kalimantan + Berita Informasi Budaya Silaturahmi kriminal, sosial berbagi berita dan informasi untuk wilayah Kalimantan

Video Tak Senonoh Karyawan di Palangka Raya Terancam Disebar.Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:56 WIBPALANGKA RAYA – Seorang k...
10/01/2026

Video Tak Senonoh Karyawan di Palangka Raya Terancam Disebar.
Sabtu, 10 Januari 2026 - 06:56 WIB

PALANGKA RAYA – Seorang karyawan toko di Palangka Raya, sebut saja Kumbang (27) mendapat ancaman usai melakukan video call tak senonoh atau VCS.

Ia diancam oleh seseorang yang baru dikenalnya di media sosial. Awalnya, ia dimintai uang Rp 3 juta, kemudian diminta lagi Rp 7 juta

Kejadian berawal saat Kumbang menemukan link pesan VCS di instagram. Kemudian berpindah ke telegram dan berakhir di whatsapp.

Kemudian ia melakukan VCS dan diketahui wajahnya direkam. Pelaku kemudian mengancam dan meminta sejumlah uang.

Kejadian ini dilaporkan ke Ketua Virtual Police Polda Kalteng, Caksam.

“Saya diancam untuk kirim uang Rp 3 juta, saya kirim karena saya panik, setelah saya kirim Rp 3 juta saya diminta kirim Rp 7 juta lagi, kalau tidak mengirim maka data dan video akan disebarkan,” curhatnya.

Cak Sam kemudian menyarankan agar dilaporkan langsung ke Polda atau ke Polres terdekat untuk bisa diproses hukum.

Namun Kumbang tidak mau karena malu. la hanya minta agar pelaku tidak menyebarkan video VCS tersebut dan ia mengikhlaskan uang yang sudah ditransfer.

Cak Sam selanjutnya menghubungi pelaku dan memberikan peringatan keras, agar tidak menyebarkan video yang mengandung unsur
pornografi karena itu melanggar hukum dan bisa dipidana.

Akhirnya, pelaku mengurungkan niatnya untuk menyebarkan video tersebut.Cak Sam juga menasehati Kumbang agar tidak lagi melakukan VCS dengan siapapun, karena bisa direkam layar dan akan dijadikan alat pengancaman dan pemerasan.

Wartabanjar.com/rilis
Editor Restu
Baca lebih lanjut di: https://wartabanjar.com/2026/01/10/video-tak-senonoh-karyawan-di-palangka-raya-terancam-disebar/

Kepolisian mengungkap gambaran utuh di balik peristiwa pembuangan bayi laki-laki yang sempat menggegerkan warga Gang Man...
09/01/2026

Kepolisian mengungkap gambaran utuh di balik peristiwa pembuangan bayi laki-laki yang sempat menggegerkan warga Gang Mandiri, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda. Dari hasil penyelidikan, tindakan tersebut tidak dilakukan secara terencana, melainkan dipicu oleh kepanikan mendalam dan tekanan ekonomi yang dialami ibu kandung bayi usai melahirkan.

Kapolsekta Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, menjelaskan bahwa bayi tersebut ditemukan warga pada Kamis (08/01/2026) pagi dalam kondisi masih hidup. Tangisan bayi yang terdengar dari sekitar permukiman membuat warga segera melapor kepada aparat.

Dalam waktu relatif singkat, lebih dari satu jam, kami berhasil mengamankan seorang perempuan yang diduga kuat terkait langsung dengan bayi tersebut,” katanya.

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada fakta bahwa perempuan tersebut merupakan ibu kandung bayi. Dari keterangannya kepada penyidik, terungkap bahwa bayi itu lahir pada dini hari di rumah tanpa bantuan tenaga medis.

Tekanan psikologis tersebut diperberat oleh kondisi ekonomi yang serba terbatas

Sumber
https://kaltimetam.id/polisi-ungkap-alasan-pembuangan-bayi-di-samarinda-dipicu-kepanikan-dan-kesulitan-ekonomi/

Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas yang membackup Polsek Selat, menangkap dua orang pria yang merupakan saudara kandun...
09/01/2026

Unit Resmob Satreskrim Polres Kapuas yang membackup Polsek Selat, menangkap dua orang pria yang merupakan saudara kandung berinisial Y (29) dan G (21) terkait kasus dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Keduanya merupakan warga Desa Palingkau Lama dan diamankan pada Selasa (6/1/2025) malam di Jalan Antang, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat.

Pencurian terjadi pada Sabtu (29/12/2025) dini hari di Mess Proyek Jembatan Galpanis, Jalan Penantang Sawang, Kecamatan Bataguh. Korban, Abdul Rahman Sidik, kehilangan sepeda motor Honda CBR 150 miliknya dan mengalami kerugian sekitar Rp22,5 juta. Pelaku beraksi dengan merusak kabel kontak motor.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sepeda motor korban, STNK, serta motor Yamaha MX King yang digunakan pelaku. Selain itu, turut disita dua unit Honda CBR 150 lain yang diduga terkait kasus serupa di Kalimantan Selatan. Diketahui salah satu pelaku G merupakan residivis. Keduanya kini ditahan dan dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e KUHPidana.(*)

Sumber
https://radarsampit.jawapos.com/lintas-kalteng/2347043680/dua-saudara-kandung-di-kapuas-ditangkap-resmob-diduga-pelaku-curanmor

INFO ORANG HILANGMohon bantuan buhan pian semua 🙏Telah hilang 2 orang anak bernama:1. Wildan2. MalikiKeterangan:➡️ Bepad...
09/01/2026

INFO ORANG HILANG

Mohon bantuan buhan pian semua 🙏
Telah hilang 2 orang anak bernama:

1. Wildan
2. Maliki

Keterangan:
➡️ Bepadah handak tulak bedua ke Sekumpul

Tulak jam 3 sore tadi pakai sepeda tinjak

Apabila ada pian yang melihat di jalan atau di sekitaran jalan menuju Sekumpul, atau di rest area mohon ditahan dengan baik-baik dan segera hubungi nomor di bawah ini:

📞 0858-2866-5852

Mohon dibantu sebarkan.
Semoga anak-anak segera ditemukan dalam keadaan selamat.
Terima kasih banyak atas kepeduliannya 🤍

Polres Banjarbaru kembali mengungkap dugaan praktik prostitusi online di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pe...
18/11/2025

Polres Banjarbaru kembali mengungkap dugaan praktik prostitusi online di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Penindakan dilakukan pada Jumat (14/11/2025) malam di sebuah indekos di Jalan Guntung Paring, Kelurahan Guntung Manggis.

Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, membenarkan pengungkapan tersebut saat dikonfirmasi usai apel Operasi Zebra Intan 2025, Senin (17/11/2025).

Sumber Radar Banjarmasin

Warga RT 19, RW 3, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, mengeluhkan keberadaan kandang babi yang kembali ...
07/10/2025

Warga RT 19, RW 3, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, mengeluhkan keberadaan kandang babi yang kembali beroperasi di sekitar Jalan Danau Seran Ujung.

Bau menyengat dari kandang dan keberadaan anjing liar disebut sangat mengganggu kenyamanan warga, terutama pada malam hari.

“Masyarakat merasa keberatan dengan adanya kandang babi dekat perumahan tersebut. Kalau malam itu mencium baunya, kemudian ada anjing liarnya dan sangat mengganggu,” ujar Ketua RT 19, Ponari.

Banjarmasin

  Jajaran Polres Kotim masih mendalami motif kasus peng4ni4yaan yang terjadi di Eks Golden, Kecamatan Mentawa Baru Ketap...
07/10/2025



Jajaran Polres Kotim masih mendalami motif kasus peng4ni4yaan yang terjadi di Eks Golden, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, pada Jumat (3/10) siang. Persoalan itu ternyata bukan karena dendam kesumat pelaku.

”Masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Yang pasti permasalahannya bukan masalah dendam, tetapi kesalahpahaman," kata AKP Iyudi Hartanto, Kasatreskrim Polres Kotim, Senin (6/10).

Dia menambahkan, pelaku yang diamankan merupakan dua bersaudara. Mereka ditangkap di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, setelah beberapa hari kejadian tersebut. ”Untuk korban masih dirawat di RSUD dr Murjani Sampit. Mudah-mudahan korban bisa segera pulih," katanya.(sir/ign)

sampit

Polisi ungkap kronologi Ibu Muda di Kotim Kubur Bayinya SendiriWarga Desa Mekar Sari, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten K...
07/10/2025

Polisi ungkap kronologi Ibu Muda di Kotim Kubur Bayinya Sendiri

Warga Desa Mekar Sari, Kecamatan Tualan Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalteng, digemparkan oleh penemuan mayat bayi laki-laki di belakang rumah warga pada Senin (22/9/2025) siang.

Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, Polres Kotim berhasil mengungkap bahwa pelaku tak lain adalah ibu kandung sang bayi sendiri, berinisial P (18).

Kasus memilukan ini disampaikan Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP Iyudi Hartanto, konferensi pers di Sampit, Senin (6/10/2025).

“Pelaku saat ini sudah kami tetapkan sebagai tersangka.

Ia merupakan ibu kandung dari bayi laki-laki yang ditemukan meninggal dunia di Desa Mekar Sari,” ujar AKP Iyudi.

Dari hasil penyelidikan, diketahui peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat malam, 19 September 2025.

Saat itu, pelaku yang tengah hamil melahirkan seorang bayi di kamar mandi tanpa bantuan siapa pun.

“Pelaku awalnya hendak buang air besar, namun justru melahirkan di kamar mandi.

Karena panik dan takut diketahui orang tuanya, pelaku memasukkan bayi ke dalam ember,” ungkap AKP Iyudi.

Pelaku kemudian menggali lubang sedalam sekitar 30 sentimeter di belakang rumah menggunakan cangkul kecil, lalu menguburkan bayi malang itu di sana.

Aksi ini dilakukan diam-diam pada malam hari.

Kasus ini terungkap tiga hari kemudian, ketika seorang warga bernama MR (56) menemukan benda mencurigakan menyerupai boneka di belakang rumah pelaku.

Setelah dicek, ternyata benda itu adalah jasad bayi.

Warga kemudian melaporkan temuan itu ke Polsek Parenggean, yang segera berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kotim.

“Setelah olah TKP dan pemeriksaan forensik, kami memastikan bayi tersebut lahir dalam keadaan hidup, sebelum akhirnya meninggal dunia,” kata Iyudi.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain ember hitam, cangkul kecil, serta pakaian yang digunakan pelaku saat melahirkan.

Pelaku P dijerat dengan Pasal 80 ayat (3) dan (4) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 341 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Saat ini pelaku masih dalam tahap pemulihan, sehingga belum bisa kami hadirkan ke publik,” tambahnya.

Selain menetapkan P sebagai tersangka utama, penyidik kini tengah menelusuri identitas pria yang diduga menjalin hubungan dengan pelaku.

“Kami masih melakukan pengembangan terhadap pria yang diduga memiliki hubungan khusus dengan pelaku sebelum peristiwa ini,” jelas AKP Iyudi.

Dalam penanganan kasus ini, Polres Kotim bekerja sama dengan psikolog dan Dinas Sosial untuk memberikan pendampingan terhadap pelaku yang masih berusia muda.

“Kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan tim psikologi agar proses hukum tetap memperhatikan kondisi kejiwaan tersangka,” tutup Iyudi.




06/10/2025

Senin 06/10/2025

Sebuah mobil alami laka di Banjarbaru (depan Katara) saat di evakuasi sopir tidak sadarkan diri. Dan info terbaru, beliu meninggal dunia.

 Lagi...Kembali terjadi insident Kecelakaan kerja di Area PT. Borneo Alumindo Prima, Pagar Mentimun..Minggu, 05-10-2025W...
05/10/2025


Lagi...
Kembali terjadi insident Kecelakaan kerja di Area PT. Borneo Alumindo Prima, Pagar Mentimun..
Minggu, 05-10-2025
Warga Negara China yang bekerja di Project Smelter Bauksit Perusahaan Investasi Hangzhou Jinjiang Grup, wilayah Pagar Mentimun mengalami kejadian naas saat bekerja.
Pada hari sebelumnya, ditempat yang sama juga dilaporkan ada insident Lakalantas yang melibatkan Truck Tronton dengan Seorang Scurity...

Semoga kita selalu dijauhkan dari bahaya dan senantiasa berhati hati saat bekerja.

Info Media
🎥Julian Cabanas

05/10/2025

Infonya siang tadi, Minggu 5/10/25, ada yg besasahan di Siring Juwita Barabai,

Belum diketahui kronologi

Orang tersesat : Nama sidin H Iskandar bepadah orang kota baru dan punya jua keluarga di sekitar sekumpul.Yang mengenal ...
05/10/2025

Orang tersesat :

Nama sidin H Iskandar bepadah orang kota baru dan punya jua keluarga di sekitar sekumpul.

Yang mengenal beliau bisa menjemput atau memberi informasi kepada pihak keluarga.

Beliau saat ini kami amankan di pintu gerbang komplek ar-raudhah sekumpul ( posko induk )
Beliau sama sekali tidak membawa indentitas
( Penulis berita Junaidi/ 10 pucuk ) No wa : 081915627329

Address

Brigjen H Hasan Basry
Banjarmasin

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Kalimantan + posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Info Kalimantan +:

Share