Rasi Stars adalah nama buat temen - temen yg s**a Rasi Band
Tentang Rasi band
Membentuk sebuah band dengan latar idealisme bermusik yang berbeda-beda, tentu bukanlah perkara gampang. Paling tidak untuk menyatukan tekad, membangun kebersamaan dan menumbuhkan semangat saling mendukung antara satu dengan yang lainnya. Dan, enam anak muda asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sudah membuktikan itu. A
dalah Arief (Vocal), Safiq (Gitar), Sofa (Gitar), Yoga (Bass), Iwan (Keyboard) dan Ismeth (Drum), keenam anak muda yang mampu menyatu, walau berangkat dari influence bermusik yang tak sama. Maka pada 19 Oktober 2008, lahirlah sebuah band yang kemudian diberi nama Rasi. Nama Rasi diambil dari antologi kata Rasi Bintang. Yang berarti sebuah konstelasi bintang atau sekumpulan bintang yang tampak saling berhubungan satu sama lain membentuk suatu konfigurasi atau formasi khusus. Boleh dibilang, ini semacam doa bagi Rasi, agar jalan meniti karir di industri musik Indonesia lancar dan terang. Tentu saja dengan sinar kebintangan yang tak akan pernah redup. Untuk memantapkan eksistensinya di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya, Rasi band pun mulai melakoni beragam kegiatan manggung. Naik turun pentas festival hingga menjadi pengisi acara pada berbagai parade band lokal dijalani Rasi dengan penuh semangat. Bagi Rasi, semua ajang itu adalah ’kelas’ untuk mengasah skill masing-masing individu, sekaligus meningkatkan jam terbang. Dan, akhirnya cita-cita Rasi untuk ikut meramaikan panggung musik nasional terwujud sudah. Di bawah naungan GD Entertainment, sebuah label rekaman pendatang baru di industri musik Indonesia, awal Maret 2010 Rasi band go national dengan merilis single baru bertitel ”Tunggu Aku Di Sini”. Sebuah lagu ballad yang bertutur tentang kesetiaan, pengharapan dan kekuatan cinta. Tunggu Aku Di Sini hadir dengan konsep sederhana dalam balutan musik pop yang sweat dan easy listening. Intro lagu Tunggu Aku Di Sini mengalun syahdu dari kolaborasi antara petikan gitar, piano dan looping lirih. Lalu melebur dengan suara lembut Arief sang vokalis. ”Aransemen musik digarap secara pas sesuai kebutuhan lagu,”ujar Arief. Pun demikian dengan lirik. Rasi membuatnya dengan gaya bertutur yang lugas, sedikit puitis tetapi tetap catchy. Tidak membutuhkan interprestasi untuk bisa memahami cerita yang ingin disampaikan oleh lagu Tunggu Aku Di Sini.” Siapapun yang dengerin lagu ini, pasti bisa langsung paham isi ceritanya,” tambah Arief.